6 Beasiswa S3 Luar Negeri 2023-2024 Yang Cocok Buat Dosen

Share:

kobi education-beasiswa s3 luar negeri 2023-gambar dosen sedang mengajar di dalam ruang kelas

Untuk menjadi Dosen di Indonesia, kamu setidaknya harus mengantongi gelar Doktor. Namun, mahalnya biaya kuliah menjadi salah satu kendalanya, apalagi bagi kamu yang berencana melanjutkan S3 ke luar negeri. Tapi, jangan khawatir! Kan sekarang ada banyak beasiswa S3 luar negeri 2023-2024.

 

Siap-siap! Ini dia 6 rekomendasi beasiswa S3 luar negeri yang bisa kamu daftar. Yuk, simak informasi lengkapnya!

Kenapa Dosen Perlu S3 ke Luar Negeri?

Study abroad mungkin menjadi dambaan banyak Dosen di Indonesia. Kira-kira kenapa, ya? Berikut beberapa alasannya:

1. Kesempatan Memperluas Wawasan dan Pengetahuan

Interaksi dengan mahasiswa serta profesor dari berbagai latar belakang, terlibat dalam jaringan akademik internasional, aktif mengikuti konferensi internasional, hingga kolaborasi penelitian lintas batas menjadi beberapa cara memperluas wawasan dan pengetahuan selama study abroad

Semua pengalaman tersebut tentu sangat bermanfaat dan bisa diterapkan kembali di universitas tempatnya bekerja setelah menyelesaikan studi. Positifnya, hal tersebut bisa meningkatkan kualitas pendidikan serta kurikulum pendidikan Indonesia.

2. Prestisius dan Dihargai Secara Global

Mendapat gelar S3 dari luar negeri juga kerap dianggap lebih prestisius dan dihargai secara global karena berasal dari universitas dengan reputasi kuat di dunia akademik. 

Selain itu, gelar yang didapat juga mencerminkan tingkat komitmen dan dedikasi tinggi, mengukuhkan pandangan bahwa kamu memiliki kemampuan di bidang studi pilihan. 

3. Gerbang Jaringan Profesional Internasional

Alasan terakhir kenapa Dosen perlu study abroad adalah terbuka luasnya kesempatan membangun jaringan profesional internasional.

Sebab, di sana mereka akan banyak terlibat dalam proyek penelitian berskala internasional dengan rekan-rekan dari berbagai negara. 

Selain itu, jaringan profesional internasional juga memudahkan akses ke berita terkini dalam bidang studi pilihan serta tren penelitian global, lho.

Beasiswa S3 Luar Negeri untuk Dosen

Bagi para Dosen yang berencana study abroad namun terkendala biaya, kamu enggak perlu khawatir! Berikut adalah 6 beasiswa S3 luar negeri 2023 yang siap menanggung berbagai kebutuhanmu selama studi dan bisa kamu coba daftar.

Yuk, simak!

1. Beasiswa Pendidikan Indonesia (BPI) Doktoral

BPI  adalah program scholarship hasil kerjasama antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi di bawah Program Ekstensi Program LPDP. 

Scholarship ini terbuka untuk jenjang S1/S2/S3/Non-Degree. Khusus jenjang S3, sasarannya dari beasiswa ini, yaitu:

  • Dosen Perguruan Tinggi Akademik;
  • Dosen Perguruan Tinggi Vokasi;
  • Tenaga Kependidikan pada Perguruan Tinggi Negeri Pendidikan Akademik/Vokasi, dan Tenaga Kependidikan pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi;
  • Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi di Lingkungan Kemendikbud Ristek;
  • Guru/ Pendidik dan Tenaga Kependidikan pada satuan pendidikan formal dan non formal di lingkungan Kemendikbud Ristek;
  • Dosen Pendidikan Profesi Guru;
  • Pelaku budaya;
  • Dosen/Peneliti atau calon Dosen/Peneliti Fakultas Kedokteran di Indonesia.

 

Nah, karena Dosen masuk dalam kriteria di atas, yuk, simak persyaratannya sebelum daftar:

  • WNI;
  • LoA Unconditional;
  • Telah lulus studi pada jenjang S2;
  • Tidak sedang atau telah menempuh program S3;
  • Tidak sedang menerima atau akan menerima beasiswa lain selama menjadi penerima BPI Kemendikbud Ristek.


2. Fulbright Scholarship

Fulbright adalah scholarship dari pemerintah Amerika Serikat bagi warga negara Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke sana. 

 

Setiap tahunnya, scholarship ini rutin dibuka dengan dua program, yaitu Fulbright Master’s Degree Scholarship dan Fulbright Doctoral Degree Scholarship. Khusus program Doctoral Degreescholarship ini diberikan untuk bidang studi apa pun, kecuali kedokteran atau bidang lain yang terkait dengan perawatan pasien.

 

Berikut adalah beberapa persyaratan daftar Fulbright Scholarship jenjang S3:

  • WNI;
  • Telah lulus dari jenjang S2;
  • IPK minimal 3,00/4,00;
  • Sertifikat Bahasa Inggris dengan nilai minimal:
    • TOEFL ITP minimal 575;
    • TOEFL iBT 90;
    • IELTS 7,0;
    • Duolingo 110;
  • Berkomitmen untuk kembali ke posisi akademik di Indonesia setelah menyelesaikan studi;
  • Punya jiwa kepemimpinan;
  • Mengisi formulir aplikasi;
  • Dua surat rekomendasi, baik dari pemberi kerja atau Dosen universitas;
  • Fotokopi transkrip akademik & ijazah (dalam bahasa asli dan terjemahan Bahasa Inggris);
  • KTP/paspor;
  • Curriculum vitae (CV);
  • Menunjukkan secara realistis akan menyelesaikan studi penuh waktu atau melakukan penelitian di AS.

 

3. MEXT Scholarship

MEXT (Monbukagakusho) adalah salah satu scholarship S3 favorit di kalangan Scholarship Hunters. Scholarship ini didanai langsung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang. 

 

Untuk jenjang S3, program ini enggak hanya ditujukan bagi para peneliti, tetapi juga calon Dosen.

Scholarship ini mencangkup biaya kuliah, uang saku, tiket pesawat pulang-pergi, hingga biaya pelatihan Bahasa Jepang, tak heran jika MEXT menjadi incaran banyak Scholarship Hunters. 

 

Berikut adalah syarat daftar MEXT Scholarship untuk jenjang S3:

  • Usia maksimal 34 tahun pada tanggal 1 April 2024;
  • Telah lulus dari jenjang S2;
  • Memilih bidang studi pada rumpun ilmu yang sama dengan bidang studi jenjang pendidikan sebelumnya;
  • IPK di jenjang pendidikan sebelumnya minimal 3,20/4,00;
  • Sertifikat bahasa Inggris dengan nilai minimal:
    • TOEFL-PBT/ITP minimal 543;
    • TOEFL-iBT minimal 72;
    • IELTS minimal 5.5;
    • TOEIC L&R minimal 785; 
    • TOEIC S&W minimal 310;
    • Japanese Language Proficiency Test (JLPT) (tanpa minimal skor);
  • Ijazah terakhir;
  • Transkrip nilai;
  • Mengisi form aplikasi;
  • Sertifikat penghargaan (jika ada);
  • Esai;
  • Surat rekomendasi;
  • Proposal penelitian;
  • Pas foto;
  • Bersedia belajar Bahasa Jepang.

 

4. Turkiye Burslari Scholarship

Turkiye Burslari Scholarship adalah scholarship untuk jenjang S1, S2, maupun S3 ke Turki dari Presidency for Turks Abroad and Related Communities (YTB) dengan dengan institusi lain seperti: YÖK, Yurt – Kur, General Directorate of Migration Management & Ministry of Foreign Affairs

 

Menariknya, scholarship ini enggak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup saja, tetapi juga menjamin penempatan universitasmu nanti, lho. Tertarik S3 ke Turki dengan scholarship ini? Berikut adalah beberapa syaratnya:

  • WNI;
  • Usia maksimal 35 tahun;
  • Nilai minimum ijazah pendidikan sebelumnya 75/100, (khusus pelamar Jurusan Kedokteran, nilai minimum ijazah pendidikan sebelumnya 90/100);
  • Bukan merupakan Warga Negara Turki;
  • KTP;
  • Pas foto terbaru;
  • Ijazah terakhir;
  • Transkrip nilai terakhir;
  • Sertifikat penghargaan (opsional);
  • Hasil ujian internasional (GRE, GMAT, SAT, dll) jika diminta oleh pihak universitas;
  • Sertifikat kemampuan bahasa (TOEFL, DELF, dll) jika diminta oleh pihak universitas.

 

5. Taiwan ICDF Scholarship

Sesuai namanya, Taiwan ICDF adalah scholarship dari berbagai lembaga di Taiwan, seperti: yayasan, pemerintah, maupun universitas bagi mahasiswa internasional, termasuk dari Indonesia. 

 

Enggak hanya untuk jenjang Doktor, scholarship ini juga terbuka bagi calon mahasiswa S1 maupun S2. Khusus untuk Program Doktor, berikut adalah beberapa syarat daftar beasiswanya:

  • WNI;
  • Paspor;
  • Transkrip nilai;
  • Ijazah terakhir;
  • Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris;
  • Dua surat rekomendasi.

 

6. LPDP Scholarship 

LPDP adalah program beasiswa yang membiayai berbagai kebutuhan penerimanya guna menunjang kelancaran studinya. Scholarship ini ditawarkan untuk WNI yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 atau S3. 

 

Khusus untuk pelamar jenjang S3, berikut persyaratannya:

  • WNI;
  • Telah menyelesaikan studi S2; 
  • Surat rekomendasi;
  • Usia maksimal 40 tahun;
  • IPK minimal 3,25/4,00;
  • Ijazah;
  • Transkrip nilai;
  • Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal:
    • TOEFL iBT® 94; 
    • PTE Academic 65; 
    • IELTS™ 7,0;
  • Biodata diri;
  • KTP;
  • Esai dengan menggunakan tema:
    • Komitmen kembali ke Indonesia;
    • Rencana pasca studi;
    • Rencana kontribusi di Indonesia;
  • Proposal penelitian.

Persiapan untuk Sukses Mendapatkan Beasiswa S3 dari Luar Negeri

1. Riset Beasiswa 

Aktiflah bertanya ke rekan sejawat atau siapa pun yang sudah memiliki pengalaman mencari beasiswa. Kemudian, tanyakan pengalaman mereka dan jangan ragu untuk minta saran. 

 

Tak cukup sampai di situ, tambahkan informasi tersebut dengan melakukan riset mandiri di Internet. Cari tahu hingga ke akar-akarnya, mulai dari persyaratan pendaftaran, tenggat waktu aplikasi, hingga fokus utama dari setiap beasiswa. 

 

Tapi, jangan hanya terlalu fokus pada jumlah yang akan kamu targetkan, ya. Lebih baik, fokus untuk daftar beasiswa yang benar-benar cocok dengan tujuan dan visi kamu.

 

Nah, setelah terkumpul, buatlah daftar prioritas beasiswa-beasiswa incaran. Dengan cara ini, kamu akan lebih mudah fokus dan terarah dalam misi pencarian beasiswamu.

 

2. Buat Perencanaan Waktu

Setelah memiliki list, persiapan selanjutnya adalah membuat perencanaan waktu. Persiapan daftar beasiswa membutuhkan waktu enggak singkat, misalnya kamu harus membuat esai, mencapai skor IELTS yang disyaratkan, dan lain sebagainya. 

 

Nah, supaya lebih terarah dan persiapan jadi lebih matang, buatlah jadwal persiapan untuk setiap beasiswa yang akan dibuka.

 

3. Perkuat Esai

Yap! Esai merupakan salah satu dokumen yang kerap diminta penyelenggara beasiswa. Biasanya, dokumen ini juga kerap menjadi menjadi bahan penilaian penyelenggara beasiswa untuk menentukan kecocokan kamu dengan beasiswa. 

 

Maka dari itu, pastikan esai kamu telah mencerminkan dengan jelas mengapa kamu layak menerima beasiswa tersebut. Untuk membuatnya lebih meyakinkan dan pesan bisa dipahami dengan baik, pastikan juga bahwa pernyataan kamu tertulis secara terstruktur, bebas dari kesalahan tata bahasa, serta berfokus pada poin-poin yang paling relevan.

 

4. Mengikuti Kelas Bimbingan

Terakhir, tetapi tidak kalah pentingnya adalah pertimbangkan untuk mencari pembimbing supaya persiapanmu jadi lebih terarah. Dewasa ini, banyak sekali lembaga atau perusahaan yang membuka kelas bimbingan persiapan study abroad. Tujuannya, untuk membantu kamu dan Scholarship Hunters lainnya dalam mencapai impiannya. 

 

Lewat kelas tersebut, biasanya kamu akan dibimbing langsung oleh mentor berpengalaman serta dibimbing dari A-Z oleh mereka. 

 

Nah, itulah beberapa beasiswa S3 luar negeri 2023-2024 untuk para Dosen. Semoga informasi di atas bermanfaat dan jangan lupa untuk mulai persiapan dari sekarang, ya!

 

Semoga berhasil!

Daftar Isi

Artikel Lainnya

Ingin up to date dengan artikel terbaru Kobi? Yuk subscribe sekarang 👉

Cek privacy policy disini