Mau daftar beasiswa tapi maju mundur gara-gara belum punya TOEFL? Eits, jangan galau dulu!
Kamu bisa, kok, daftar beasiswa Thailand tanpa TOEFL baik untuk Jenjang S1, S2, atau S3, dan tetap gas lanjut kuliah di sana.
Penasaran apa aja beasiswanya? Yuk, cek di sini dan curi start persiapan kuliah ke universitas top Thailand dari sekarang!
Ini Daftar Beasiswa Thailand Tanpa TOEFL Buat S1-S3 Yang Bisa Kamu Coba!
1. CIMB Asean Scholarship
Pendaftaran: Dibuka April 2026
Jenjang: S1 dan S2
Universitas: Chulalongkorn University, Mahidol University, Chiang Mai University, dan beberapa kampus top Thailand lainnya.
CIMB ASEAN Scholarship bisa jadi pilihan kamu yang lagi cari beasiswa Thailand tanpa TOEFL, buat program S1/S2.
Beasiswa fully-funded ini didanai oleh CIMB Group untuk calon mahasiswa dari negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, untuk belajar di berbagai bidang studi seperti Akuntansi, Finance, dan Psikologi.
Keuntungan Beasiswa:
- Biaya kuliah penuh;
- Biaya hidup;
- Tiket pesawat;
- Tunjangan buku dan akomodasi;
- Laptop;
- Mentorship Program, Management Trainee Program, dan kesempatan Magang.
- Garansi peluang kerja di Bank CIMB setelah lulus.
Syarat:
- Mahasiswa asal Indonesia, Thailand, Malaysia, Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Filipina.
- Memiliki minat yang kuat untuk berkarir di sektor keuangan dan perbankan;
- Calon mahasiswa yang akan memulai program studi, atau yang memiliki sisa minimal satu tahun akademik sebelum lulus;
- Melampirkan unconditional Letter of Acceptance (LoA) saat dinyatakan lolos sebagai awardee;
- IPK minimal 3.25 dari skala 4.0 (untuk S2);
- Transkrip akademik;
- Paspor;
- CV akademik;
- Terlibat aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler;
- Tidak sedang menerima beasiswa lain.
2. ASEAN Maybank Scholarship
Pendaftaran: Januari–Maret 2026
Jenjang: S1
Universitas: Berbagai universitas
Pilihan beasiswa tanpa TOEFL untuk S1 lainnya adalah Program ASEAN-Maybank Scholarship. Beasiswa ini diberikan lewat kerja sama antara Maybank Foundation dan Sekretariat ASEAN.
Program ini mendukung anak-anak muda berbakat buat kuliah S1 di universitas top ASEAN, termasuk lima universitas di Thailand.
Mereka adalah Chulalongkorn University, Chiang Mai University, Prince of Songkla University, Mahidol University, dan Burapha University.
Keuntungan Beasiswa:
- Biaya kuliah penuh;
- Laptop;
- Tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi;
- Tunjangan kedatangan (sekali);
- Tunjangan bulanan;
- Tunjangan akomodasi dan transportasi;
- Biaya pendaftaran universitas;
- Biaya visa pelajar;
- Asuransi kesehatan;
- Program Pengembangan;
- Kesempatan magang dan program penugasan di Sekretariat ASEAN, ASEAN Foundation, atau kantor Maybank di berbagai negara;
- Kesempatan menjadi relawan atau berpartisipasi dalam program unggulan Maybank dan Maybank Foundation di berbagai wilayah ASEAN;
- Sertifikasi keterampilan Future Ready, seperti programming, coding, design thinking, dan scrum;
- Penempatan kerja berbentuk kontrak kerja selama 3 tahun di Maybank, Sekretariat ASEAN, atau ASEAN Foundation.
Syarat:
- Ijazah dan transkrip akademik;
- Paspor;
- Aktif terlibat dalam kegiatan ekstrakurikuler;
- Telah menerima LoA atau sedang menjalani tahun pertama di universitas dalam jaringan AUN atau afiliasinya;
- Dapat mempertahankan IPK minimal 3.0 dari skala 4.0 atau setara selama studi.
3. SIIT Graduate Scholarships
Pendaftaran: Awal sampai akhir September 2026 (berdasarkan timeline 2025)
Jenjang: S2 dan S3
Universitas: Sirindhorn International Institute of Technology
SIIT Graduate Scholarships adalah beasiswa fully funded tanpa syarat TOEFL lainnya yang bisa Kawan Kobi daftar.
Beasiswa ini diberikan kepada mahasiswa internasional untuk melanjutkan pendidikan di S2 atau S3 Sirindhorn International Institute of Technology (SIIT) dalam Bidang Teknik, Teknologi, dan Manajemen!
Keuntungan Beasiswa:
- Biaya kuliah penuh;
- Tunjangan untuk penyusunan tesis;
- Tunjangan hidup sebesar Rp4,6 juta per bulan;
- Tiket pesawat pulang-pergi kelas ekonomi;
- Biaya visa dan pajak bandara dengan total sebesar Rp4,6 juta;
- Asuransi kesehatan dan kecelakaan.
Syarat:
- Memenuhi kualifikasi program Pascasarjana SIIT;
- Paspor atau KTP;
- Dua surat rekomendasi (setidaknya satu dari institusi akademik);
- IPK minimal 2.75 dari skala 4.0 (untuk S2) dan 3.5 dari skala 4.0 (untuk S3).
Baca Juga Artikel Ini: 15+ Beasiswa S2 Luar Negeri Tanpa TOEFL, Ini Info Terbarunya!
4. Asian Institute of Technology (AIT) Scholarship
Pendaftaran: Deadline Desember 2025
Jenjang: S2
Universitas: Asian Institute of Technology
Beasiswa Asian Institute of Technology (AIT) adalah beasiswa untuk mahasiswa internasional yang pengen lanjut kuliah S2 di Asian Institute of Technology.
Beasiswa ini terbuka untuk program-program di beberapa departemen, yaitu Teknik Sistem Industri, Information Communications and Technologies, serta School of Management.
Keuntungan Beasiswa:
- Biaya kuliah penuh;
- Tunjangan hidup;
- Biaya akomodasi;
- Kesempatan kerja di AAPICO (Able Autoparts Industries Company) setelah lulus.
Syarat:
- Lulus program S1;
- IPK minimal 2.75 dari skala 4.0;
- Memenuhi persyaratan penerimaan AIT;
- Dapar mempertahankan IPK minimal 3.25 dari skala 4.0 selama masa studi;
- AIT-English Entry Test (AIT-EET) dengan skor minimal 6.
5. SEARCA PhD Research Scholarship
Pendaftaran Gelombang ke-1: Dibuka Juli 2025
Pendaftaran Gelombang ke-2: Dibuka Desember 2025
Jenjang: S3
SEARCA PhD Research Scholarship adalah program beasiswa yang ditujukan untuk mendukung penelitian mahasiswa Doktoral IPB, UGM, dan Universitas Brawijaya.
Topik penelitian Ph.D yang diajukan untuk mendaftar beasiswa ini harus selaras dengan tema besar SEARCA, yaitu Accelerating Transformation Through Agricultural Innovation (ATTAIN).
Berikut adalah area topik yang menjadi prioritas:
- Agri-Business Models for Increased Productivity and Income;
- Sustainable Farming Systems and Natural Resource Management;
- Food and Nutrition Security;
- Transformational Leadership for Agricultural and Rural Development (ARD);
- Gender and Youth Engagement in ARD;
- Enhanced ARD towards Climate Resilience;
- Eco-Health/One-Health Applications to ARD.
Keuntungan Beasiswa:
- Bantuan dana penelitian hingga sekitar Rp69,8 juta;
- Kesempatan magang di SEARCA selama maksimal dua bulan (jika mengambil kesempatan ini, ada dana tambahan untuk biaya perjalanan, asuransi, dan uang saku selama magang);
- Bantuan akademik dan logistik selama penelitian di wilayah SEAMEO.
Syarat:
- Mahasiswa Doktoral IPB, UGM, dan Universitas Brawijaya;
- Formulir aplikasi online;
- Rekomendasi dari atasan (jika bekerja);
- Formulir rekomendasi yang sudah diisi oleh Dekan;
- Proposal disertasi;
- Rincian anggaran penelitian yang disetujui dan direkomendasikan oleh pembimbing utama dan Dekan;
- Salinan transkrip akademik yang telah dilegalisasi oleh fakultas;
- Surat pernyataan dari yang menyatakan sedang tidak menerima dana penelitian lain dari institusi mana pun;
- Jadwal penelitian secara mendetail dan target tanggal sidang (tidak boleh lebih dari satu tahun).
6. SUT Royal Scholarship
Jenjang: S1
Pendaftaran: 1 Oktober 2025 – 31 Maret 2026
Universitas: Sunrae University Thailand
SUT Royal Scholarship merupakan beasiswa dari Suranaree University Thailand (SUT).
Beasiswa ini diberikan kepada siswa-siswi SMA dari negara-negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk kuliah di SUT!
SUR sendiri merupakan salah satu kampus favorit di Thailand. Kampus ini juga unggul dalam Bidang STEM dan Teknik, lho Kawan Kobi!
Keuntungan Beasiswa:
- Pengurangan biaya kuliah hingga 100 persen;
- Biaya akomodasi;
- Biaya hidup bulanan.
Syarat:
- Bukan Warga Negara Thailand;
- Punya prestasi yang bagus;
- Ijazah SMA;
- Rapor SMA;
- Paspor;
- Kartu identitas;
- Surat rekomendasi dari sekolah asal;
- Bersedia kuliah secara Full-Time.
Beasiswa Thailand emang banyak yang enggak butuh TOEFL. Tapi, jangan salah! Sebelum daftar beasiswanya, Kawan Kobi tentu harus daftar dulu ke kampus tujuan.
Nah, beberapa kampus di Thailand ada, lho, yang mensyaratkan sertifikat IELTS buat pendaftarnya! Umumnya, skor minimal yang diminta adalah 5,5!
Sayangnya, dapetin skor IELTS segitu bisa aja jadi hal yang sulit. Apalagi, kalau Kawan Kobi enggak punya Basic English yang bagus.
Tapi, no worries, Kawan Kobi! Soalnya, kamu bisa ikut Kelas IELTS Offline bareng Kobi Education di Jakarta biar skor kamu improve abis!
Di kelas ini, kamu bakal belajar IELTS intensif selama 3 bulan bareng Expert Tutor yang udah berpengalaman biar skor kamu tembus 7.0++!
Enggak cuma itu! Kawan Kobi juga bakal dapat rekaman kelas, ratusan latihan soal, simulasi mirip soap asli, sampai modul pembelajaran yang mudah dimengerti!
Makanya, yuk, kejar skor IELTS bareng Kobi sekarang biar bisa kuliah di Thailand! Seat-nya terbatas, ya! Jadi, siapa cepat, dia yang dapat!
Yuk Kepoin Lagi 7 Rekomendasi Universitas Thailand Berikut Ini!
1. Chulalongkorn University
Chulalongkorn University adalah universitas tertua di Thailand yang diresmikan di tahun 1917. Universitas ini punya tiga prinsip inti pembangunan sosial, yaitu preparing future leaders, developing impactful research and innovation, dan advocating social sustainability.
Kini, lebih dari 38.000 mahasiswanya tersebar di 20 fakultas. Diantaranya adalah Fakultas Teknik, Ilmu Alam, dan Kedokteran.
Kalau kamu tertarik buat kuliah di sini, jurusan unggulannya ada di beberapa bidang, seperti Kedokteran, Teknik, serta Ilmu Politik.
2. Sirindhorn International Institute of Technology (SIIT)
Sirindhorn International Institute of Technology (SIIT) didirikan pada tahun 1992 sebagai lembaga teknologi internasional di bawah Thammasat University. Tetapi, SIIT ini tetap mengelola dan membiayai lembaganya sendiri.
Menariknya, SIIT menawarkan program-program dalam Bidang Sains, Teknologi, Teknik, serta Manajemen dengan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, Kawan Kobi!
Jadi, kalau kamu mau kuliah di Bidang Teknologi, khususnya Teknik Industri, Teknik Elektro, dan Manajemen Teknologi, SIIT bisa nih jadi salahsatu pilihan study abroad-mu!
3. Mahidol University
Awalnya, Mahidol University didirikan pada tahun 1888 sebagai Sekolah Medis Siriraj.
Namun kemudian namanya diubah menjadi “Mahidol” sebagai bentuk penghormatan kepada Pangeran Mahidol Adulyadej yang dijuluki sebagai “Bapak Pengobatan Modern dan Kesehatan Masyarakat di Thailand”.
Universitas ini memiliki 17 fakultas, yang di antaranya adalah Fakultas Kedokteran, Ilmu Kesehatan, juga Teknik.
Kalau dilihat dari asal-usul namanya, maka enggak heran kalau Universitas Mahidol ini unggul di Bidang Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat, SoB. Bahkan Pusat Pendidikan Kedokteran mereka setiap tahunnya menghasilkan sekitar 850 Dokter, lho!
Baca Juga Artikel Ini: 10 Universitas Terbaik di Inggris Jurusan Kedokteran, Yuk Daftar!
4. Chiang Mai University (CMU)
Chiang Mai University (CMU) didirikan pada tahun 1964 sebagai universitas pertama di Thailand bagian utara. Saat ini, CMU memiliki 17 fakultas dengan lebih dari 250 program studi.
Semua kegiatannya tersebar di tiga kampus yang totalnya mencakup lahan seluas sekitar 3.490 hektar, lho! Jadi, CMU ini menjadi salah satu universitas dengan lingkungan kampus terbesar di Thailand.
Beberapa jurusan unggulannya ada di Bidang Ilmu Sosial, Ilmu Kesehatan, juga Sains dan Teknologi. Jadi, kalau kamu mau coba daftar beasiswa Thailand tanpa TOEFL, bisa sekalian ngincar jurusan tersebut.
5. Thammasat University
Diresmikan di 1934, Thammasat University kini menjadi universitas tertua ke-2 di Thailand setelah Chulalongkorn University.
Universitas ini dikenal sebagai “universitas untuk rakyat“, karena misi awalnya adalah untuk mendidik generasi muda mengenai prinsip-prinsip demokrasi dan keadilan sosial.
Kini, Thammasat memiliki lebih dari 30 fakultas yang beberapa diantaranya adalah Fakultas Hukum, Ilmu Politik, serta Humaniora, yang juga menjadi jurusan unggulannya.
Banyak alumninya telah menjadi pemimpin politik bersejarah, seperti Yingluck Shinawatra, mantan Perdana Menteri perempuan pertama di Thailand.
6. Kasetsart University
Pada awal dibangun di 1943, pembelajaran di Kasetsart University lebih berfokus pada Ilmu Pertanian. Sesuai dengan misinya untuk memajukan teknologi pertanian dan sumber daya alam di Thailand.
Sekarang, universitasnya memiliki 36 fakultas, dengan bidang unggulan di Pertanian Kehutanan dan Ilmu Pangan. Keunggulannya juga terbukti dengan UNESCO Albert Einstein Medal yang mereka terima pada tahun 1982.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kontribusi Universitas Kasetsart dalam penelitian pertanian dan pengembangan teknologi yang berdampak signifikan pada kesejahteraan masyarakat pedesaan di Thailand.
Baca Juga Artikel Ini: 10 Beasiswa S1 Asia Yang Fully Funded dan Worth Buat di Coba!
7. Asian Institute of Technology (AIT)
Asian Institute of Technology (AIT) didirikan pada tahun 1959 dengan tujuan untuk memajukan pendidikan Teknologi dan Ilmu Manajemen di Asia. Kampusnya terletak di Pathum Thani, Thailand, dan dikenal sebagai pusat penelitian yang terkemuka di kawasan ini.
AIT unggul dalam Teknik Lingkungan, Manajemen Teknologi, dan Pembangunan Berkelanjutan.
Komitmennya terlihat dari kerja sama mereka dengan berbagai organisasi internasional seperti UNESCO, Asian Development Bank (ADB), dan United Nations Environment Programme (UNEP).
Jadi, kalau kamu tertarik sama bidang-bidang tersebut dan mau dapetin kesempatan terlibat di proyek yang berdampak terhadap lingkungan, bisa, nih, melanjutkan studi di AIT!
Walau Tanpa TOEFL Tapi Tetep Aja Enggak Ada Salahnya Kamu Buat Belajar Bahasa Inggris!
Nah itu dia, Kawan Kobi, daftar beasiswa Thailand tanpa TOEFL yang bisa kamu coba beserta rekomendasi universitasnya!
Tapi, ingat, ya, Kawan Kobi! Walaupun beasiswa tadi enggak mensyaratkan TOEFL, enggak ada salahnya, kok, buat kamu untuk belajar Bahasa Inggris!
Soalnya, bahasa Inggris tentu bakal enggak cuma dibutuhkan di dunia akademik aja, tapi juga di dunia kerja!
Kalau Kawan Kobi mau info lebih lengkap soal beasiswa atau kuliah di luar negeri, yuk, langsung aja follow Instagram Kobi dan join channel Telegram Kobi!