15+ Beasiswa S2 Luar Negeri Tanpa TOEFL, Ini Info Terbarunya!

Sedang mencari info beasiswa S2 luar negeri tanpa TOEFL? Kamu sudah berada di artikel yang tepat! Ini dia 17 rekomendasi beasiswanya!

Share:

kobi education-beasiswa s2 luar negeri tanpa toefl-gambar letter tiles yang dibuat dari kayu

Maju mundur buat daftar beasiswa luar negeri gara-gara enggak pede sama skor TOEFL? Duh, sayang banget kalau impianmu lanjut S2 ke luar negeri harus terhalang gara-gara tes bahasa. Padahal ada beasiswa S2 luar negeri tanpa TOEFL yang bisa kamu coba, lho!

Yap, beasiswa-beasiswa ini enggak mensyaratkan TOEFL buat pendaftaran. Jadi, kamu bisa fokus persiapan tanpa stres kejar skor bahasa.

Mau tahu apa aja beasiswanya? Simak informasi lengkapnya sampai akhir, ya!

Rekomendasi Beasiswa S2 Luar Negeri Tanpa TOEFL

1. Global Korea Scholarship

Negara: Korea Selatan

Pendaftaran Embassy Track: Februari

Pendaftaran University Track: Sekitar Februari–April (tergantung kampus)

Kabar baik buat para pecinta drakor! Beasiswa studi berjenjang dari pemerintah Korea Selatan, alias Global Korea Scholarship, enggak wajib melampirkan TOEFL atau IELTS.

Tapi.. kalau kamu mau melampirkan nilai TOEFL/IELTS akan ada tambahan poin, lho! 

Tambahan poin ini berdasarkan skor yang kamu dapatkan, antara lain:

Poin Tambahan

TOPIK

TOEFL iBT

IELTS

100%

Level 5, 6

90%

Level 4

114 ke atas

8.0 ke atas

80%

Level 3

95 ke atas

7.0 ke atas

70%

Level 2

72 ke atas

6.0 ke atas

60%

Level 1

42 ke atas

5.0 ke atas


Lumayan banget buat memperbesar peluang lolos, kan?


Persyaratan:

    • Berusia maksimal 40 tahun;
    • Minimal IPK 2.64;
    • Mengisi formulir aplikasi;
    • Personal statement;
    • Statement of Purpose/study plan;
    • Surat rekomendasi;
    • Ijazah atau surat keterangan akan lulus;
    • Transkrip nilai;
    • KTP/paspor/akta kelahiran pelamar dan orang tua.


Cakupan:

    • Biaya kuliah penuh;
    • Biaya hidup bulanan sebesar KRW 1,000,000 (sekitar Rp11,8 juta);
    • Biaya penempatan;
    • Tiket pesawat pulang-pergi (PP);
    • Korean Proficiency Grants sebesar KRW 100,000 (sekitar Rp1,1 juta) setiap bulan;
    • Kelas Bahasa Korea selama 1 tahun;
    • Asuransi kesehatan.

2. Manaaki New Zealand Scholarship

Negara: Selandia Baru

Pendaftaran: Februari


Cung yang mau kuliah di negeri kiwi!
Manaaki New Zealand Scholarship menawarkan beasiswa penuh tanpa harus melampirkan TOEFL atau IELTS sama sekali!

Enggak cuma itu, beasiswa ini juga enggak wajib melampirkan Letter of Acceptance (LoA) dan surat rekomendasi saat mendaftar. 

Syarat TOEFL/IELTS hanya akan diminta kalau kamu lolos tahap wawancara.

Persyaratan:

    • Memiliki pengalaman kerja minimal 1 tahun (full-time) dan 2 tahun (part-time);
    • 2 Kontak pemberi rekomendasi (hanya kontak, enggak perlu surat rekomendasi);
    • Mengisi formulir dan esai online;
    • KTP/paspor;
    • Transkrip nilai dan ijazah (dalam terjemahan Bahasa Inggris).


Cakupan:

    • Bebas biaya kuliah;
    • Biaya hidup;
    • Tunjangan awal untuk persiapan hidup, seperti akomodasi, buku teks, dan bahan belajar lainnya;
    • Biaya pengajaran tambahan, bila ada kelas tambahan;
    • Tiket pesawat PP;
    • Tiket mudik ke negara asal sebanyak satu atau dua kali tergantung lama studi;
    • Asuransi kesehatan dan perjalanan.

3. Chevening Scholarship

Negara: Inggris Raya

Pendaftaran: September–November

Scholarship Hunter tujuan Inggris merapat! Chevening Scholarship, beasiswa prestisius dari Pemerintah Inggris ini wajib banget kamu coba karena syaratnya anti ribet! 

Beasiswa ini enggak mewajibkan Sertifikat TOEFL/IELTS dan LoA saat awal mendaftar. Eitss… bukan cuma itu, Chevening juga tanpa batasan usia dan enggak perlu apostille berkas.

Persyaratan:

    • Bersedia kembali ke Indonesia;
    • Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun atau setara 2.800 jam;
    • Mengajukan aplikasi ke 3 program universitas di Inggris yang memenuhi syarat;
    • Surat rekomendasi.


Cakupan:

    • Bebas biaya kuliah, kecuali biaya kuliah MBA di atas £22,000 (Rp447 juta) harus dibayarkan sendiri;
    • Tiket pesawat PP;
    • Biaya hidup bulanan;
    • Biaya visa;
    • Uang saku kedatangan;
    • Uang saku tambahan perjalanan;
    • Uang saku kepulangan.

4. Romanian Government Scholarship

Negara: Rumania

Pendaftaran: Desember–Maret

Beasiswa dari Pemerintah Rumania ini anti ribet-ribet club

Yap, bagi pelamar S2, kamu enggak wajib Sertifikat TOEFL/IELTS karena akan ada kelas Bahasa Rumania selama 1 tahun.

Selain itu, Romanian Government Scholarship juga tanpa syarat esai, minimal IPK, pengalaman kerja, surat rekomendasi, bahkan enggak ada seleksi wawancara, lho! 

Persyaratan:

    • Surat pengantar dari Kedutaan Besar Rumania di Indonesia;
    • Formulir aplikasi;
    • Surat keterangan sehat;
    • 2 Lembar pas foto terbaru;
    • Akta kelahiran;
    • Transkrip nilai dan ijazah;
    • CV akademik.


Cakupan:

    • Biaya kuliah penuh;
    • Tunjangan bulanan;
    • Biaya akomodasi asrama;
    • Biaya visa pelajar;
    • Biaya transportasi lokal;
    • Asuransi kesehatan.

5. Chinese Government Scholarship

Negara: China

Pendaftaran: Oktober–Maret

Ngumpulin orang-orang yang mau kuliah ke China, karena Chinese Government Scholarship enggak wajib melampirkan TOEFL/IELTS plus tanpa minimal IPK!

Kamu enggak perlu menyerahkan Sertifikat TOEFL kalau pilih program berbahasa China. Tapi, kalau memilih program berbahasa Inggris, kamu perlu melampirkan Sertifikat IELTS/TOEFL dengan skor minimal tergantung kampus tujuan.

Nah, biar berhasil kejar target skor IELTS dari kampus tujuan, mulai latihan dari sekarang, ya. Kobi siap bantu! 

Persyaratan Beasiswa:

    • Usia maksimal 35 tahun;
    • Formulir aplikasi;
    • Paspor;
    • Surat rekomendasi;
    • Ijazah dan transkrip nilai;
    • Rencana studi atau proposal penelitian berbahasa Inggris atau Mandarin;
    • LoA dari universitas tujuan;
    • Publikasi penelitian;
    • Portofolio karya (bagi anak seni);
    • Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Cakupan:

    • 100% Bebas biaya kuliah;
    • Tunjangan hidup bulanan;
    • Gratis tempat tinggal di asrama universitas atau subsidi akomodasi;
    • Asuransi kesehatan.

6. Turkiye Burslari Scholarship

Negara: Turki

Pendaftaran: Januari–Februari

Mau kuliah gratis ke Turki, sekaligus merasakan budaya Asia dan Eropa sekaligus? Kalau iya, kamu wajib banget daftar Turkiye Burslari Scholarship!

Beasiswa penuh dari Pemerintah Turki ini memberikan berbagai kemudahan pendaftaran, lho, seperti tanpa syarat pengalaman kerja, LoA, dan tanpa kewajiban kembali ke Indonesia.

Beasiswa Turkiye Burslari juga enggak mewajibkan skor TOEFL saat pendaftaran, hanya diperlukan kalau diminta oleh universitas atau program studi pilihanmu.

Persyaratan:

    • Berusia maksimal 30 tahun;
    • Nilai minimum ijazah 75% atau setara IPK 3.0/4.0;
    • KTP/paspor;
    • Pas foto terbaru;
    • Ijazah atau surat keterangan lulus;
    • Transkrip nilai;
    • Sertifikat penghargaan.

Cakupan:

    • Biaya kuliah;
    • Biaya hidup per bulan;
    • Akomodasi;
    • Tiket pesawat PP;
    • Asuransi kesehatan;
    • Penempatan jurusan dan universitas;
    • Kelas Bahasa Turki selama 1 tahun.

7. INPEX Scholarship

Negara: Jepang

Pendaftaran: Juli–Oktober

Setelah lulus S1, tertarik lanjut studi S2 bidang natural science di Jepang? Pas banget, kamu cocok daftar INPEX Scholarship!

Beasiswa S2 luar negeri tanpa TOEFL ini ditawarkan oleh INPEX Scholarship Foundation, organisasi nirlaba yang telah ada sejak 1981 di Jepang. 

Beasiswa INPEX cocok buat kamu yang mau kuliah S2 di Bidang Ilmu Pengetahuan Alam, seperti Biologi, Fisika, Kimia, Ilmu Bumi, Matematika, dan banyak lagi.

Persyaratan:

    • Usia maksimal 30 tahun;
    • Lulus jenjang S1 di rumpun MIPA;
    • Mau melanjutkan Studi S2 di Bidang Natural Sciences;
    • IPK minimal 3.0/4.0;
    • Formulir aplikasi;
    • Surat rekomendasi;
    • CV;
    • Ijazah;
    • Surat keterangan sehat;
    • Esai;
    • Research plan.


Cakupan:

    • Biaya pendidikan penuh;
    • Biaya ujian masuk;
    • Biaya hidup hingga Rp17 juta per bulan;
    • Tiket pesawat PP;
    • Commuter Pass di Jepang.

8. CIMB ASEAN Scholarship

Negara: Berbagai negara

Pendaftaran: Mei–Juni

 

Kamu pasti udah enggak asing sama Bank CIMB, kan? Yap, bank swasta ini menawarkan beasiswa penuh bagi calon mahasiswa dari negara-negara ASEAN untuk Studi S1/S2 di universitas di berbagai negara.

 

Pendaftarannya juga gampang, kok, karena CIMB enggak mensyaratkan sertifikat bahasa, surat rekomendasi, dan esai. 

 

Kamu juga bisa langsung berkarier di Bank CIMB setelah lulus. Anti pusing mikirin masa depan lagi, deh!

 

Persyaratan:

    • IPK minimal 3.25/4.0;
    • KTP/paspor;
    • Ijazah dan transkrip akademik;
    • LoA Unconditional atau bukti penerimaan dari universitas tujuan;
    • Curriculum vitae.

 

Cakupan:

    • Biaya kuliah penuh;
    • Biaya hidup;
    • Biaya visa;
    • Biaya buku;
    • Laptop;
    • Akomodasi;
    • Tiket pesawat satu kali di awal perkuliahan;
    • Program pengembangan diri (mentoring, magang, Management Trainee);
    • Jaminan karier setelah menyelesaikan studi.

9. Eiffel Excellence Scholarship

Negara: Prancis

Pendaftaran: September–Januari

Mau daftar beasiswa yang syaratnya super simple dan proses seleksinya sat set? Pstt… Eiffel Excellence Scholarship enggak butuh IELTS/TOEFL dan seleksinya cuma kirim berkas aja, lho!

Ada tujuh bidang studi yang mendapatkan pendanaan beasiswa ini, yaitu:

    • Biology and Health;
    • Ecological Transition;
    • Mathematics and Digital Sciences;
    • Engineering Sciences;
    • History, French Language and Civilization;
    • Law and Political Science;
    • Economics and Management.


Persyaratan:

    • Berusia maksimal 25 tahun;
    • Paspor/KTP;
    • CV;
    • Motivation letter;
    • Mendaftar atau sudah diterima di kampus di Prancis;
    • Mengirimkan alamat tempat tinggal;
    • Alamat Email dan nomor telepon;
    • Sertifikat atau dokumen asuransi kesehatan nasional (Sécurité Sociale).


Cakupan:

    • Biaya hidup bulanan;
    • Biaya kedatangan;
    • Tiket pesawat PP;
    • Bantuan mencari tempat tinggal;
    • Akses ke aktivitas kebudayaan;
    • Asuransi.

10. Hashiya Scholarship Foundation

Negara: Jepang

Pendaftaran: November–Januari


Hashiya Scholarship Foundation
(HSF) adalah yayasan beasiswa yang berdiri sejak 1981 oleh Ryosuke Hashiya. Yayasan ini secara khusus memberikan beasiswa untuk para pelajar Indonesia yang sedang kuliah di Jepang.

For your information, Pendiri HSF Ryosuke Hashiya pernah memiliki pengalaman pribadi yang mendalam dengan Indonesia. 

Selama Perang Dunia II, beliau pernah ditugaskan di Poso, Sulawesi Tengah, oleh Nanyo Takushoku Co., Ltd. dari tahun 1942 hingga 1945. 

Pengalaman ini mendorongnya untuk mendirikan yayasan beasiswa sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap pendidikan di Indonesia. Menarik, ya?

Persyaratan:

    • Mahasiswa yang sudah diterima di universitas di Jepang minimal menjalani satu tahun studi;
    • Bisa berkomunikasi dalam Bahasa Jepang (minimal setara JLPT Level N2);
    • Formulir aplikasi;
    • Surat rekomendasi;
    • Surat bukti penerimaan universitas;
    • Transkrip akademik, dari program yang sedang berjalan saat ini atau program jenjang sebelumnya;
    • KTP/paspor;
    • Esai ditulis tangan dalam Bahasa Jepang sepanjang 1.000 kata dengan tema “Harapan dan tekad saya belajar di Jepang“;
    • Hasil pemeriksaan kesehatan.


Cakupan:

    • Tunjangan senilai JYP 100,000 (sekitar Rp10,2 juta) setiap bulan.

11. Russian Government Scholarship

Negara: Rusia

Pendaftaran: Oktober–November

Kuliah S2 gratis di negara terbesar di dunia, kenapa enggak? Russian Government Scholarship memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa internasional yang ingin studi berjenjang di universitas-universitas Rusia, lho!

Selain tanpa syarat sertifikat bahasa, kamu juga enggak butuh pengalaman kerja dan urus surat rekomendasi. 

Persyaratan:

    • Formulir aplikasi;
    • Paspor;
    • Ijazah dan transkrip nilai;
    • Minimal IPK 3.0/4.0;
    • Akta kelahiran;
    • Kartu keluarga;
    • KTP pelamar dan orang tua;
    • Motivation letter.


Cakupan:

    • 100% Gratis biaya kuliah.

12. Swedish Institute Scholarships for Global Professionals (SISGP)

Negara: Swedia

Pendaftaran: Februari

 

Siapa yang ngincer lanjut S2 ke Benua Eropa? Swedia bisa jadi pilihan menarik, nih! Tenang aja, soal biaya kamu bisa daftar Beasiswa SISGP!

 

Beasiswa dari pemerintah Swedia ini enggak butuh sertifikat bahasa dan tanpa seleksi wawancara, lho! Jadi bisa lebih sat set, deh!

 

Persyaratan:

    • Pengalaman kerja minimal 3.000 jam dari maksimal tiga organisasi atau perusahaan;
    • Bukti pengalaman kerja dan kepemimpinan;
    • CV;
    • Surat referensi sesuai format SISGP;
    • Paspor/KTP;
    • Motivation letter.

 

Cakupan:

    • Biaya kuliah penuh;
    • Uang saku bulanan;
    • Tunjangan transportasi ke Swedia;
    • Asuransi kesehatan.

13. BHW Scholarship

Negara: Amerika Serikat

Pendaftaran: Januari–April

Cewek-cewek merapat! Ada beasiswa yang bisa membiayai kamu kuliah S2 gratis di Amerika, nih!


BHW Scholarship
merupakan beasiswa yang ditawarkan oleh The BHW Group, sebuah perusahaan konsultan teknologi informasi yang berbasis di Amerika Serikat. 

Beasiswa ini ditujukan khusus untuk perempuan yang sedang menempuh studi di Bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

Persyaratan:

    • Perempuan;
    • Sedang belajar di universitas di Amerika Serikat;
    • Terdaftar atau sudah diterima sebagai mahasiswa program Master (S2) di Bidang STEM;
    • Foto terbaru;
    • Mengisi esai di formulir aplikasi.


Cakupan:

    • Tunjangan senilai $3.000 atau sekitar Rp47 juta.

14. Korea International Cooperation Agency (KOICA) Scholarship

Negara: Korea Selatan

Pendaftaran: Sekitar Februari

Selanjutnya, ada beasiswa S2 luar negeri tanpa TOEFL atau IELTS khusus kamu yang sedang bekerja di lembaga pemerintahan, nih! 

Yap, KOICA Scholarship merupakan beasiswa dari Pemerintah Korea untuk calon mahasiswa dari negara-negara berkembang, termasuk Indonesia yang menjabat di lembaga pemerintah untuk melanjutkan studi Pascasarjana di universitas di Korea.

Persyaratan:

    • Pejabat pemerintah yang diajukan secara resmi oleh pemerintahnya;
    • Berusia di bawah 40 tahun;
    • Memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun;
    • Formulir aplikasi KOICA;
    • Formulir aplikasi universitas tujuan;
    • Paspor;
    • Ijazah dan transkrip akademik.


Cakupan:

    • Biaya pendidikan;
    • Biaya hidup bulanan;
    • Biaya kedatangan;
    • Tiket pesawat;
    • Akomodasi;
    • Asuransi kesehatan.

15. MoE Taiwan Scholarship

Negara: Taiwan

Pendaftaran: Februari–Maret

Kuliah S2 gratis ke Taiwan, siapa yang bisa nolak? 


MoE Taiwan Scholarship
menawarkan beasiswa penuh dengan berbagai kemudahan pendaftaran, seperti tanpa batasan usia, LoA, dan syarat TOEFL yang sifatnya opsional.

Persyaratan: 

    • IPK minimal 3.5/4.0;
    • Formulir aplikasi;
    • Paspor/KTP;
    • Transkrip nilai dan ijazah;
    • Bukti pembayaran biaya pendaftaran universitas;
    • Surat rekomendasi.


Cakupan:

    • Bebas biaya kuliah;
    • Biaya hidup mencapai Rp10 juta per bulan.

16. Ontario Graduate Scholarship

Negara: Kanada

Pendaftaran: Tergantung jurusan dan universitas


Ontario Graduate Scholarship
merupakan program beasiswa yang ditujukan untuk mahasiswa pascasarjana yang terdaftar di universitas-universitas di provinsi Ontario, Kanada.

Universitas-universitas di Ontario, antara lain University of Toronto, McMaster University, Queen’s University, dan University of Ottawa.

Persyaratan:

    • Sudah menjadi mahasiswa penuh waktu di program Pascasarjana yang memenuhi syarat di salah satu universitas di Ontario;
    • Rata-rata nilai akademik minimal 80% dalam dua tahun terakhir studi penuh waktu;
    • Formulir aplikasi;
    • Transkrip akademik;
    • Rencana studi;
    • Dua referensi akademik;
    • Sertifikat penghargaan, publikasi, pengalaman konferensi, dan penelitian.


Cakupan:

    • Tunjangan senilai CAD 5.000 (sekitar Rp58 juta) per semester;
    • Awardee bisa menerima beasiswa ini selama 2 atau 3 semester tahun akademik, dengan total maksimal CAD 15.000 (sekitar Rp175 juta) per tahun.

17. ADB-Japan Scholarship Program for Developing Countries in Asia and Pacific

Negara: Berbagai negara

Pendaftaran: Tergantung jurusan


ADB-JSP adalah program beasiswa yang didanai oleh Pemerintah Jepang dan dikelola oleh Asian Development Bank (ADB). 

Program ini ditujukan untuk mahasiswa dari negara-negara anggota ADB, termasuk Indonesia, yang ingin melanjutkan pendidikan Pascasarjana di berbagai universitas di kawasan Asia dan Pasifik.

Persyaratan:

    • Telah diterima di program Pascasarjana di institusi yang berpartisipasi dalam Program ADB-JSP;
    • Memiliki gelar Sarjana atau setara;
    • Memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun;
    • Berusia maksimal 35 tahun;
    • Berkomitmen kembali ke negara asal setelah lulus studi.


Cakupan:

    • Biaya kuliah penuh;
    • Tunjangan hidup bulanan;
    • Biaya perjalanan.
    • Buku dan bahan pengajaran;
    • Asuransi kesehatan.


Nah, itulah dia sejumlah beasiswa S2 luar negeri tanpa TOEFL yang bisa kamu coba. Kamu mau daftar beasiswa yang mana, nih?

Apapun pilihan beasiswamu, segera persiapkan dari sekarang, ya! Semoga berhasil, SoBi!

Daftar Isi

Rekomendasi Artikel

Bingung Persiapan Study Abroad Mulai Dari Mana?

Sini Kobi temenin kamu #KejarBareng kampus dan beasiswa impianmu!

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Ingin up to date dengan artikel terbaru Kobi? Yuk subscribe sekarang 👇

Cek privacy policy disini