10 Tips Sukses Wawancara Beasiswa Chevening, Plus Contohnya!

Sedang struggle buat persiapan wawancara Beasiswa Chevening? Berarti kamu perlu baca artikel yang satu ini, dimana MinBi share 10 tips-nya!

Share:

kobi education-wawancara beasiswa chevening-gambar interviewer sedang melakukan wawancara dengan senyuman yang berbahaya

Sedang menyiapkan wawancara Beasiswa Chevening, tapi bingung harus mulai dari mana? Tenang, Sob, tahap wawancara memang bikin deg-degan, tapi dengan persiapan matang, kamu bisa menaklukannya!

 

Nah, kamu harus tahu tips seputar wawancara Chevening agar lebih siap. Simak informasi lengkapnya di artikel ini, ya!

Mekanisme Wawancara Chevening

Wawancara Chevening bisa dilakukan secara online maupun offline sesuai kondisi masing-masing pelamar. Waktu wawancara berkisar 30–40 menit dengan 4–8 pertanyaan.

 

Kamu akan diwawancarai 3–4 orang, terdiri dari Perwakilan Kedutaan Besar Inggris Raya, Ketua Chevening Indonesia, dan alumni Chevening.

 

Sebelum wawancara, kamu diminta mengunggah dokumen di portal Beasiswa Chevening. Dokumen-dokumen tersebut, antara lain ijazah, transkrip nilai, KTP/paspor, surat rekomendasi dari atasan dan Dosen, serta biografi singkat tentang diri sendiri.

 

Nah, setelah mengunggah dokumen, kandidat dipersilakan memilih sendiri jadwal wawancara yang disediakan. Tipsnya, segera tentukan jadwal biar kamu enggak kehabisan slot dan mendapatkan waktu wawancara paling nyaman.

Tips Sukses Wawancara Beasiswa Chevening

1. List Pertanyaan dan Jawaban

Buat daftar pertanyaan dan jawaban yang kira-kira akan ditanyakan oleh pewawancara. Daftar ini bisa jadi panduan buat latihan dan bikin kamu lebih siap saat hari-H.

 

Coba brainstorm pertanyaan-pertanyaan umum seputar motivasi, pengalaman, kepemimpinan, networking, isu global, kontribusi ke Indonesia, dan Chevening.

 

Setelah itu, coba jawab pertanyaan-pertanyaan itu dengan jelas, singkat, dan padat. Jangan lupa riset tentang Chevening dan program studi pilihanmu biar kamu punya pemahaman mendalam.

2. Fokus Pada Esai

Kamu enggak perlu menyebutkan semua achievement satu per satu ya, Sob! Cukup jelaskan apa yang kamu tulis saja di esai saja. 

 

Soalnya, pewawancara lebih banyak melontarkan pertanyaan berdasarkan empat pilar esai chevening, yaitu leadership, networking, study in UK, dan career plan

 

Pertanyaan terkait esai juga berbeda-beda, tergantung esai dari masing-masing pelamar. Jadi, hindari menjelaskan informasi yang enggak ada dalam esai. Ingat, konsistensi itu penting biar pewawancara paham dan terkesan.

 

Makanya, kuasai esai kamu dengan baik sebelum wawancara, ya!

3. Kuasai Isu-Isu Global

Selain menguasai esai, kamu juga harus paham isu-isu global yang berkaitan sama bidang studi kamu, nih! Biasanya, pewawancara akan menanyakan keterkaitan minat studimu dengan isu-isu global saat ini. 

 

Misalnya, kamu berencana studi di Bidang Farmasi, maka pewawancara mungkin akan bertanya pendapatmu tentang vaksin AstraZeneca dari Inggris Raya. 

 

Yap, tipe pertanyaan ini biasanya mengambil contoh dari hasil kerja sama antara Inggris Raya dan Indonesia. Jadi, kamu wajib tahu apa saja kerja sama yang sudah dilakukan kedua negara, terutama yang berhubungan dengan bidang studimu.

4. Gunakan Metode STAR

Saat ditanya, “Jelaskan pengalaman kepemimpinan kamu.” Jangan hanya menjawab, “Saya pernah menjadi Ketua BEM di kampus.” 

 

Kurang greget, kan?

 

Intinya, hindari menjawab pertanyaan dengan jawaban singkat. Melainkan, elaborasikan atau ceritakan jawaban kamu. Tapi, jangan terlalu berbunga-bunga atau berputar-putar, ya! 

 

Agar lebih efektif dan efisien, kamu bisa menjawab dengan Metode STAR.

    • Situation – Jelaskan dulu situasinya. Contohnya, “Waktu saya jadi ketua BEM di kampus…
    • Task – Jabarkan tugas-tugas kamu dalam peran itu. Misalnya, “Saya bertugas mengatur kegiatan kemahasiswaan, koordinasi dengan pihak kampus, dan…
    • Action – Ceritakan aksi nyata yang kamu lakukan. Misalnya, “Saya membuat program mentoring untuk mahasiswa baru, mengadakan seminar kewirausahaan, dan…
    • Result – Jangan lupa sebutkan hasil dari aksi tersebut. Contohnya, “Program Mentoring berhasil meningkatkan partisipasi mahasiswa baru, seminar kewirausahaan dapat respon positif dari peserta, dan…

5. Kuasai Bahasa Inggris

Wawancara Beasiswa Chevening menggunakan Bahasa Inggris, jadi kamu wajib melatih pengucapan dan grammar agar percakapan berlangsung lancar dan pewawancara paham maksudmu.

Salah-salah arti atau kata, bisa bikin maksud jawabanmu jadi berbeda, lho, Sob! Jadi, kuasai grammar dan perbanyak kosakata agar kamu bisa menjelaskan ide-idemu dengan tepat dan meyakinkan.

Tenang, kamu bisa belajar grammar sekaligus IELTS all skills bareng Expert Tutor Kobi, lho! 

Nah, meski grammar penting, konten yang kamu sampaikan jauh lebih penting. Jangan sampai terlalu fokus dengan grammar sampai lupa menyampaikan ide-ide brilianmu, ya!

Latihan rutin hingga kamu bisa berbicara Bahasa Inggris dengan lancar dan percaya diri, sambil tetap fokus menyampaikan informasi atau pendapat dari setiap pertanyaan.

6. Lakukan Mock Interview

Jangan lupa lakukan mock interview atau simulasi wawancara, ya! Cari teman, keluarga, atau mentor yang bisa bantu kamu latihan. Anggap saja mereka pewawancara Chevening sungguhan.

 

Sebisa mungkin, latihan wawancara dengan teman atau Mentor yang enggak sebidang dengan kamu, ya. 

 

Soalnya, kalau kamu latihan dengan orang sebidang, mereka sudah paham istilah-istilah teknis yang kamu pakai. Nah, kalau sama orang beda bidang, kamu jadi terbiasa menjelaskan dengan bahasa sederhana dan umum, sehingga pewawancara juga bisa lebih mudah memahami maksud kamu.

 

Selain simulasi wawancara dengan orang lain, kamu juga bisa latihan sendiri di depan cermin, lho! Perhatikan mimik wajahmu, pastikan terkesan ramah dan selalu tersenyum, ya!

7. Membawa Letter of Acceptance (LoA)

LoA memang enggak wajib dibawa saat wawancara, tapi kalau kamu sudah mendapatkan LoA sebelum wawancara bisa jadi poin plus, Sob! 

 

Nah, untuk mendapatkan LoA, kamu perlu:

    • Tentukan universitas tujuanmu. For your information, Chevening mensyaratkan pelamar memilih tiga program studi sama di universitas berbeda atau tiga program studi berbeda di satu universitas yang sama;
    • Penuhi persyaratan setiap program studi dan universitas;
    • Biasanya, pendaftaran universitas dilakukan secara online melalui UCAS (Universities and Colleges Admissions Service);
    • Setelah daftar, tunggu proses seleksi dari universitas. Jika lolos, mereka akan mengabarkan melalui Email.

8. Be Unique

Biar lebih stand out di antara pelamar-pelamar lainnya, kamu harus punya keunikan sendiri. Gali potensi dirimu dan temukan apa yang bikin kamu beda dari kandidat lain.

 

Setiap orang pasti punya ciri khas sendiri, kok. Tunjukkan keunikanmu melalui esai, karakter, atau kepribadianmu. Jadilah sendiri, tapi tetap profesional dan sopan.

9. Perhatikan Penampilan

Pastikan penampilan kamu saat wawancara terlihat rapi dan sopan, ya. Kesan pertama itu penting banget, lho!

 

Untuk laki-laki, kamu bisa memakai kemeja lengan panjang, celana bahan, dan sepatu pantofel. Enggak perlu jas, tapi kalau mau juga boleh, kok. 

 

Sementara untuk perempuan, pakai blouse atau kemeja, celana bahan atau rok panjang, dan sepatu. Hindari memakai baju terlalu ketat, terbuka, atau warna-warni mencolok.

10. Jaga Kesehatan dan Istirahat Cukup

Jangan lupa jaga kesehatan dan istirahat yang cukup sebelum hari-H wawancara. Tubuh sehat dan pikiran segar bakal bikin kamu lebih fokus dan maksimal saat wawancara. Jangan sampai begadang atau kelelahan, ya!

 

Selain itu, sarapan atau makan siang sebelum wawancara biar kamu punya energi cukup. Intinya, jaga kesehatan fisik dan mental agar kamu tampil prima dan percaya diri saat wawancara.

Contoh Pertanyaan Wawancara Chevening

Melansir dari berbagai sumber, ini pertanyaan-pertanyaan yang mungkin keluar saat wawancara:

    • Tell us about yourself.
    • What are the differences between a good leader and a bad leader? Please provide real-life examples from your own experience.
    • What are your expectations when you study in the UK?
    • Besides studying, what else do you plan to do in the UK?
    • What are your career goals?
    • What is your back-up plan?
    • How will your proposal support your country?

 

Pertanyaan-pertanyaan di atas enggak pasti muncul atau terbatas segini aja, ya! Masih ada pertanyaan-pertanyaan lainnya, terutama soal esai kamu. 

Butuh Skor IELTS 7.5+ Buat Daftar Universitas di UK? IELTS Master Class Solusinya!

Karena rata-rata universitas di UK mensyaratkan IELTS 6.5 – 7.5, mulai cicil persiapannya dari belajar IELTS dulu aja! Biar semakin terarah, ikutan program persiapan IELTS bareng Expert Tutor Kobi di IELTS MASTER CLASS.

 

Nikmati berbagai fasilitasnya!

kobi education-wawancara beasiswa chevening-gambar promo kedua ielts master class

Jangan sampai peluang terlewat gara-gara skor IELTS enggak nyampe target ya, Sob! Gas sekarang!

Nah, itulah tips wawancara Beasiswa Chevening beserta contoh pertanyaannya. Latihan terus hingga kamu terbiasa dan percaya diri, ya! Ingat, tahap wawancara adalah akhir dari seleksi Chevening, jadi harus dipersiapkan dengan baik.

Semoga berhasil, SoBi!

Daftar Isi

Rekomendasi Artikel

Bingung Persiapan Study Abroad Mulai Dari Mana?

Sini Kobi temenin kamu #KejarBareng kampus dan beasiswa impianmu!

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Ingin up to date dengan artikel terbaru Kobi? Yuk subscribe sekarang 👇

Cek privacy policy disini