Study Plan Beasiswa GKS: Arahan Nulis Supaya Kamu Sukses!

Share:

kobi education-study plan beasiswa gks-gambar tumpukan buku di dekat laptop

Ada dua jenis esai yang disyaratkan dalam pendaftaran Global Korea Scholarship, yaitu personal statement dan study plan Beasiswa GKS. 

 

Study plan adalah salah satu jenis esai yang memberikan gambaran rencana studi di program atau universitas tujuan kamu. 

 

Masih bingung gimana caranya menulis study plan untuk Beasiswa GKS? Yuk, simak pembahasannya di artikel ini! 

Sekilas Tentang Beasiswa GKS

Kenalan singkat dulu sama beasiswa ini, yuk!

Global Korea Scholarship adalah program beasiswa penuh dari Pemerintah Korea Selatan untuk pelajar internasional, termasuk dari Indonesia yang ingin Studi D3/S1/S2/S3 di perguruan tinggi terbaik Korea.

For your information, beasiswa ini terdiri dari dua jalur pendaftaran, yaitu:

    • Embassy Track Melalui Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia. Pelamar mengirimkan berkas ke kedutaan;
    • University TrackMelalui universitas tujuan di Korea Selatan. Pelamar mengirimkan berkas langsung ke universitas.

Kapan pendaftarannya?

 

S1

S2/S3

Embassy Track

September 

Februari 

University Track

Oktober-November

Februari-April (tergantung deadline universitas tujuan)


Buat mendapatkan beasiswa ini, kamu wajib memaksimalkan esai biar makin dilirik penyeleksi! Yuk, kita bahas!

Kupas Tuntas Study Plan Beasiswa GKS

kobi education-study plan beasiswa gks-gambar contoh study plan

GKS mensyaratkan study plan berisikan rencana belajar bahasa, tujuan dan rencana belajar keseluruhan, dan rencana setelah lulus studi.

 

Sebelum menulis, ada aturan dari GKS yang wajib kamu ketahui:

    • Harus diketik dalam Bahasa Inggris atau Korea;
    • Maksimal 3 halaman;
    • Gunakan font Times New Roman/바탕체/돋움체 ukuran 11 dengan spasi 1.0 (single);
    • Tulis di lembar formulir aplikasi.

 

Nah, sekarang kita bahas setiap poin-poin yang harus dijelaskan, yuk!

1. Language Study Plan

Pada bagian ini, kamu perlu menjelaskan rencana belajar sebelum dan setelah tiba di Korea, khususnya belajar bahasa untuk mencapai level yang disyaratkan program studi tujuan.

Ini Tipsnya:

    • Jelaskan sudah sejauh mana pemahamanmu tentang Bahasa Korea dan Inggris dari sebelum dan setelah tiba di Korea;
    • Ceritakan caramu belajar bahasa sebelum tiba di Korea;
    • Tuliskan strategimu untuk mencapai target Bahasa Korea, minimal TOPIK (Test of Proficiency in Korean) Level 3, setelah tiba di Korea;
    • Sebutkan berapa target skor TOPIK atau English certificate (IELTS/TOEFL) kamu beserta alasannya;
    • Jangan bertele-tele, jelaskan secara singkat, padat, dan runut;
    • Tunjukkan bahwa kamu mau bersungguh-sungguh belajar Bahasa Korea dan Inggris, tanpa terkesan berlebihan.


Contoh:

Before going to Korea, I enrolled in elementary Korean courses during my undergraduate degree at University of Indonesia. I was introduced to essential grammar, vocabulary, and the construction of basic conversational phrases. To further my understanding, I acquired self-learning materials for the TOPIK examination and engaged with complimentary online practice tests.

2. Goal of Study and Study Plan

Jelaskan rencana Studi S1/S2/S3 yang lebih detail, mencakup rencana akademik dan non-akademik.

 

Ini rumus menulisnya:

    • Tulis jurusan tujuanmu beserta alasannya;
    • Jelaskan mata kuliah yang akan dipelajari, kaitkan dengan tujuan studimu;
    • Cantumkan target IPK beserta alasannya;
    • Tulis topik riset yang mau kamu ambil beserta alasannya;
    • Tulis nama Profesor yang diinginkan untuk jadi supervisor kamu, untuk menunjukkan keseriusanmu belajar di jurusan pilihan;
    • Tulis gambaran singkat riset yang akan ditulis dan apa manfaatnya.

 

Contoh:

My study plan spans four semesters, beginning with foundational courses in social psychology, including Research Methodology and Psychological Statistical Analysis, alongside electives such as Industrial, Personality, and Physiological Psychology. I look forward to advanced courses and research under the guidance of Prof. Ji Sun Park, focusing on consumer behavior and the marketing strategies of Korean industries. 

 

The curriculum also covers Organizational Innovation and Conflict Management, essential for my future involvement in enterprises. My academic journey will culminate in a thesis on consumer behavior, aiming to contribute insights to improve Indonesia’s small and medium enterprises through Korea’s marketing strategies. I am particularly excited about the Advanced Social Psychology class, which will delve into the influences on individual behavior within society.

3. Future Plan

Bagian ini berisikan detail rencanamu di masa depan setelah menyelesaikan studi, yang berkaitan dengan jurusan pilihan. 

 

Ini rumus menulisnya:

    • Tulis rencana, mulai dari short-plan, mid-term plan, dan long-term plan. Jangan lupa kaitkan dengan jurusan pilihanmu;
    • Masukkan rencana kolaborasi Korea-Indonesia yang bisa kamu realisasikan melalui jurusan pilihan. Pastikan rencana tersebut realistis.

 

Contoh:

After completing my graduate studies, I plan to intern in a South Korean marketing department, developing essential soft skills for my career. Within three to five years, I aim to take on greater responsibilities in marketing, contributing to creative processes, presenting reports, and coordinating projects. In the long term, I envision becoming a marketing specialist, applying and expanding upon my academic knowledge in a professional setting.

 

Ultimately, I will return to Indonesia to leverage the marketing skills and strategies I’ve acquired to bolster Indonesian MSMEs’ presence in international markets, aiming for their independence and competitive edge. My goal is to contribute to the prosperity of Indonesian MSMEs, thereby strengthening the national economy and setting an example for global MSME resilience.

Contoh Study Plan GKS

Language Study Plan

I have learned intermediate Korean at Chonnam National University as an exchange student in 2021. Currently, I am learning Korean with a tutor and teaching a beginner Korean as an online business owner at the same time. I plan to take the TOPIK Exam by April 2022 and aim for level 3.1. I will practice to give me an idea about the exam. On the other hand, I learned English in several courses and got a band 7.0 on the recent IELTS Test. I plan to improve my English by making the learning process easier while taking graduate courses.

While studying Korean in language school, I will take the TOPIK Exam at the end of my language program and hope to aim for Level 4 or higher. Even though all of my classes are in English, I need to expand my Korean skills by joining. I will also hangout with my Korean friends in Gwangju that I met before while I was an exchange student and other Korean friends that I met while studying my Master’s Degree. I hope to make my Koreans sound more natural to natives by talking to Koreans regularly. 

Goal of Study & Study Plan

Since high school, I have been interested in the business field, which led me to take the School of Business Major for my Bachelor’s Degree. 

Global MBA at Chonnam National University offers high demand courses taught in English by experts’ Professors. 

During my master’s program, I want to take a Hi-Tech Marketing, Consumer Behavior, and Human Resources Management course. I want to write my could supervise (nama profesor). It would be an honor if Professor people in business, which will thesis about me. She is my professor in the Principle of Management course that I took while I was an exchange student at Chonnam National University. She is a good lecturer and she has many publications around customers’ behavior.

Future Plan After Study


After graduating from Global MBA and getting a TOPIK 5 or 6 in Korean, for the first six months. I will start finding Indonesian and Korean for my teams to build the curriculum and launch a new program in the following year. I will use the knowledge from the Hi-Tech Marketing Course to build high technology in online promotion and use the knowledge from the Consumer Behavior Course to create the best experience for my customers. 

SUMBER: Okky Ayu Permata

Kata-Kata Esai Yang Ditolak Penyeleksi

Sebaiknya, hindari kata-kata ini kalau enggak mau esaimu ditolak penyeleksi!

1. Kata-Kata Slang

Esai jadi gerbang awal penyeleksi mengenal kamu. Jadi, hindari menggunakan kalimat slang karena terkesan kurang profesional dan kaku.

 

Contoh:

This scholarship would be a game-changer for me, ya know? It’s lit and could totally level up my academic journey!

 

PRO TIPS: Gunakan bahasa formal dan profesional biar terkesan lebih serius daftar GKS.

2. Kata-Kata Klise

Kata-kata klise bikin keunikan yang mau kamu tonjolkan kurang terlihat oleh penyeleksi, lho!

 

Contoh:
From a young age, I knew I wanted to make the world a better place.

 

PRO TIPS: Daripada pakai kata-kata klise, lebih baik jelaskan dengan realistis dan terukur, ya!

3. Kata-Kata Terlalu Santai

Gaya bahasa santai terkesan kurang serius buat esai. Bisa-bisa penyeleksi ragu buat memilih kamu, lho!

 

Contoh:

Getting this scholarship would be off the charts! It’s gonna be the bomb dot com, opening doors I’ve only ever dreamed of.

 

PRO TIPS: Pakai bahasa formal yang jelas dan mudah dipahami.

4. Kata-Kata Diskriminatif

Esai jadi kesempatan buat menunjukkan siapa kamu dan kelayakanmu menerima beasiswa. Hindari kata-kata diskriminatif karena khawatir bakal mengurangi penilaian.

Contoh: 

Women are weaker than men and should stick to traditional roles.

PRO TIPS: Kata-kata dengan makna diskriminatif secara enggak langsung menunjukkan kurangnya kesadaran sosialmu. Sebisa mungkin, tunjukkan keunggulanmu tanpa perlu mendiskriminasikan kelompok tertentu, ya.

Nah, itu dia penjelasan tentang study plan Beasiswa GKS dan contohnya. Mulai persiapkan dari sekarang, yuk!

Bingung harus mulai persiapan beasiswa dari mana? Tenang… kamu bisa contek step by step persiapannya di sini.

BACA SEKARANG

Semoga berhasil, SoBi!

Daftar Isi

Artikel Lainnya

Ingin up to date dengan artikel terbaru Kobi? Yuk subscribe sekarang 👉

Cek privacy policy disini