Kawan Kobi ada rencana kuliah ke Austria? Pas banget! Artikel kali ini bakal ngebahas beasiswa S1 dan S2 di Austria.
Â
Bicara soal kuliah di Eropa, satu hal yang sering bikin mundur langkah adalah biaya hidup.Â
Â
Di banyak negara Eropa Barat, rata-rata biaya hidup mahasiswa bisa tembus €1.200–€1.500 per bulan, terutama di kota-kota besar seperti Paris, London, atau Amsterdam.
Â
Makanya, buat kamu yang pengen kuliah di Eropa tapi masih mikir soal budget, Austria bisa jadi alternatif yang tepat. Dibanding negara Eropa Barat lainnya, biaya hidup di Austria relatif lebih terjangkau dengan kualitas pendidikan yang tetap kelas dunia.
Â
Sebagai gambaran, biaya hidup mahasiswa di Austria berkisar di angka €900–€1.000 per bulan, tergantung kota dan gaya hidup. Angka ini biasanya udah mencakup sewa tempat tinggal, makan, transportasi, hingga kebutuhan sehari-hari.
Â
Maka dari itu, yuk kenali dulu beasiswa berikut siapa tahu bisa jadi rezeki kamu, lho!
Kuliah Gratis di Austria Dengan Beasiswa? Bisa Banget Dong!
Tanpa basa-basi lagi, MinBi spill beasiswa S1 sampai S2 Austria buat Kawan Kobi. Yuk, ssimak bak-baik!
1. Webster Vienna Scholarship
Pendaftaran: Mei-Juni
Jenjang: S1 & S2
Â
Beasiswa yang pertama ada Webster Vienna Scholarship. Beasiswa dari Webster Vienna Private University ini menargetkan mahasiswa berprestasi dengan IPK min. 3.0 dan kemampuan Bahasa Inggris yang baik.Â
Â
Nah, Kawan Kobi perlu ingat nih, beasiswa ini hanya menerima mahasiswa internasional 10-20 orang aja! Jadi, persiapin sebaik mungkin ya!
Â
Kalau Kawan Kobi lolos beasiswa ini, kamu bakal dapat potongan UKT hingga 50% per tahun!Â
Â
Persyaratan:
- Mahasiswa baru yang mendaftar ke Webster Vienna Private University;
- Prestasi akademik yang sangat baik (IPK minimal 3.0 atau setara);
- Kemampuan Bahasa Inggris yang kuat (minimal B2);
- Menulis esai dan surat rekomendasi;
- Menunjukkan kebutuhan finansial (financial need).Â
Baca Juga Artikel Ini: 6 Berkas Beasiswa Erasmus Mundus, Apa Aja Yaa? Yuk Baca Sekarang!
2. Beasiswa LPDP
Pendaftaran Tahap 1: Januari-Februari
Pendaftaran Tahap 2: Juni-Juli
Jenjang: S2
Â
Beasiswa yang satu ini pasti udah enggak asing di telinga Kawan Kobi. Yap, apalagi kalau bukan Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan atau LPDP.
Â
LPDP ini didanai oleh Kementerian Keuangan RI, lho. Termasuk buat kamu yang mau kuliah S2 di Austria, fully funded!
Â
Karena favorit, sudah pasti LPDP termasuk beasiswa yang tricky karena jadi incaran banyak orang. Jadi, persiapan wajib maksimal dari jauh-jauh hari ya Kawan Kobi!
Â
Benefit Beasiswa:
- Pendanaan kuliah penuh;
- Dana buku;
- Dana hidup bulanan;
- Biaya penelitian tesis/disertasi;
- Tunjangan transportasi;
- Dana aplikasi visa;
- Asuransi kesehatan;
- Dana darurat.
Â
Persyaratan Beasiswa:
- Warga Negara Indonesia;
- Tidak sedang menempuh S2/S3;
- Melampirkan KTP, ijazah, dan transkrip nilai;
- Sertifikat bahasa (TOEFL/IELTS);
- Batas usia maksimal 35 tahun (S2) dan 40 tahun (S3).
3. CIMB ASEAN Scholarship
Pendaftaran: April
Jenjang: S1
Â
Kawan Kobi tertarik ambil jurusan di bidang terkait Finansial dan Teknologi Bisnis? Kalau iya, Kawan Kobi wajib ambil kesempatan scholarship ini sih.Â
Â
Sesuai namanya, CIMB ASEAN Scholarship adalah program pendanaan yang didanai langsung oleh CIMB Group, bank besar se-Asia Tenggara! CIMB ini ditujukan buat kamu yang mau kuliah S1 di negara manapun, termasuk Austria.
Â
Kalau Kawan Kobi warga negara dari Negara ASEAN (termasuk Indonesia), punya prestasi akademik bagus, aktif organisasi atau komunitas, dan pengen kuliah di jurusan-jurusan strategis, fix cocok banget daftar Beasiswa CIMB!
Â
Benefit:
- Dana pendidikan penuh;
- Tunjangan hidup;
- Dana bebas visa;
- Dana buku;
- Laptop;
- Akomodasi;
- Tiket pesawat satu kali di awal perkuliahan;
- Program pengembangan diri (sesi Mentoring, Magang, Management Trainee);
- Jaminan karier setelah menyelesaikan studi.
Â
Persyaratan:
- Warga Negara ASEAN (termasuk Indonesia);
- Maksimal 25 tahun saat mendaftar;
- IPK minimal 3.25/4.0 for pre-university or Diploma atau nilai rata-rata akhir minimal 85 (untuk lulusan sekolah);
- Akan memulai atau sedang menempuh S1 di universitas terkemuka dengan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional;
- Aktif dalam kegiatan kurikuler atau ekstrakurikuler;
- Tidak sedang menerima beasiswa lain dengan ikatan kerja.
4. Erasmus Mundus Joint Masters (EMJMD)
Pendaftaran: Sekitar Oktober-Maret
Jenjang: S2
Â
Berikutnya ada Erasmus Mundus Joint Masters. Beasiswa ini tuh disediakan untuk mahasiswa internasional dari Uni Eropa buat ngejar Gelar Master ke kawasan Uni Eropa.Â
Â
Bayangin aja, Kawan Kobi bisa kuliah di 2–3 negara Eropa dalam 1 program aja, dapat gelar dari banyak universitas sekaligus!
Â
Kalo soal biaya, enggak usah khawatir karena semuanya ditanggung penuh ya!
Â
Benefit:
- Didanai penuh;
- Tunjangan bulanan;
- Tiket PP;
- Biaya perjalanan;
- Tunjangan perjalanan saat penerima scholarship pindah ke negara lain selama masa studi.
Â
Persyaratan:
- Lulusan S1 (untuk program Master) atau S2 (untuk program Doktor) dari universitas yang diakui;
- Memiliki prestasi akademik yang baik (IPK minimal biasanya ≥ 3.0/4.0, tergantung konsorsium);
- Memenuhi syarat Bahasa Inggris (TOEFL iBT/IELTS/sertifikat sejenis);
- Belum pernah menerima Erasmus Mundus Joint Master Degree sebelumnya;
- Melampirkan CV, ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, dan paspor.
Baca Juga Artikel Ini: Jadwal Beasiswa Garuda Buat Gelombang I dan II, Serta 7 Alternatifnya!
5. Helmut Veith Stipend
Pendaftaran: Deadline November
Jenjang: S2
Â
Buat kamu yang hobi ngoding, suka ngulik algoritma, bahkan interest dengan AI, Beasiswa Helmut Veith Stipend cocok banget buat kamu.
 Â
Kawan Kobi Tahu enggak, sih? Program ini dibuka sebagai bentuk penghormatan untuk mendiang Prof. Helmut Veith, Ilmuwan hebat di bidang formal methods dan logika komputer.Â
Â
Jadi mereka pengen terus dukung perempuan untuk berkarier di bidang yang sama. Inspiratif banget, kan?Â
Â
Benefit Beasiswa:
- €7.000 per tahun, sekitar Rp124 juta per tahun;
- Bebas biaya kuliah di TU Wien, Austria.
Â
Persyaratan:
- Perempuan;
- Lulusan Ilmu Komputer atau Matematika;
- Fasih berbahasa Inggris;
- Melampirkan dokumen (CV, cover letter, sertifikat bahasa Inggris, transkrip nilai, ijazah, surat rekomendasi, motivation letter, paspor).
6. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)
Pendaftaran: Juni-Juli
Jenjang: S2
Â
Kalau Kawan Kobi lulusan S1 dari perguruan tinggi keagamaan, Guru Madrasah, tenaga kependidikan, atau Pegawai Kementerian Agama dan ingin kuliah S2 ke luar negeri, kayak Austria, daftar Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) wajib masuk ke list juga, nih!Â
Â
Nah, beasiswa ini tuh merupakan program dari Kementerian Agama RI yang bekerja sama dengan LPDP dengan misi utamanya meningkatkan kualitas SDM keagamaan Indonesia, lho!
Â
Jadi, kalau kamu mau sekolah tinggi tapi tetep jadi bagian dari penggerak pendidikan dan moderasi beragama, ini salah satu jalannya!
Â
Benefit-nya juga enggak main-main! Nih MinBi bocorin:
- Dana kuliah penuh;
- Dana buku;
- Biaya skripsi/tesis/disertasi;
- Dana transportasi;
- Dana kedatangan;
- Biaya hidup bulanan;
- Pengurusan visa pelajar;
- Asuransi kesehatan;
- Dana darurat.
Â
Persyaratan:
- WNI;
- Lulusan pesantren, PT Keagamaan, Guru/Dosen/tenaga kependidikan di bawah naungan Kemenag;
- Usia maksimal 40 tahun untuk S2 dan 45 tahun untuk S3;
- Memiliki ijazah dan transkrip nilai;
- Melampirkan sertifikat bahasa asing (TOEFL/IELTS/TOAFL);
- IPK minimal 3,00 untuk S2 dan 3,25 untuk S3;
- Melampirkan KTP/KK, ijazah, transkrip nilai, surat rekomendasi, Letter of Acceptance (LoA) jika ada,dan personal statement (motivasi).
Baca Juga Artikel Ini: 12 Negara Tujuan Kuliah S1 Yang Mewajibkan TOEFL iBT, Dari Asia Sampai Amerika!
Kenapa Kuliah di Austria Layak Jadi Pertimbangan?
Kenapa sih Kawan Kobi harus coba daftar kuliah Ke Austria? Jawabannya selain beasiswanya yang melimpah, Austria punya banyak keunggulan, lho! di antaranya:
- Pendidikan berkualitas tinggi;
- Lokasi strategis di Eropa;
- Biaya hidup lebih terjangkau;
- Lingkungan aman dan multikultural;
- Banyak program berbahasa Inggris.
- Pendidikan berkualitas tinggi;
Enggak hanya itu, Faktor seperti layanan kesehatan yang baik, lingkungan bersih, transportasi efisien, serta keseimbangan antara studi dan kehidupan pribadi membuat negara ini jadi tempat ideal buat kuliah sekaligus menikmati hidup!
Ingin Kuliah ke Austria? Yuk Biar Kobi Bantu Kamu Raih Impianmu!
Banyak scholarship hunters baru mulai persiapan itu pas udah Kelas 12. Padahal, di titik itu lagi sibuk-sibuknya belajar buat ujian sekolah. Dokumen belum siap, nentuin jurusan masih bingung, dan strateginya masih meraba-raba.
Â
Kalau kamu udah kepikiran kuliah S1 ke luar negeri seperti Austria, idealnya persiapan dimulai sejak Kelas 10 atau 11, lho! Iya kamu enggak salah denger!
Â
Di fase ini, kamu punya ruang untuk mengenali potensi diri, memperkuat akademik, membangun CV, sekaligus menyiapkan strategi beasiswa yang realistis.
Â
Nah, biar persiapan kamu makin terstruktur dan efektif, kamu bisa ikut Program Mentoring S1 Kobi Education!
Â
Program ini adalah bimbingan intensif untuk siswa SMA yang ingin melanjutkan Studi S1 ke luar negeri. Kamu enggak cuma dikasih materi, tapi benar-benar didampingi dari nol! Mulai dari memilih kampus dan jurusan bahkan latihan wawancara beasiswa!
Â
Lewat Mentoring S1, dokumen kamu akan direview, materi disesuaikan dengan kebutuhan pribadi, gratis workshop dan mini coaching, pendampingan pendaftaran kampus, dibantu menemukan jurusan yang sesuai dengan profil kamu, dan masih banyak lagi!
Â
Karena kuliah ke luar negeri bukan cuma soal pintar aja, tapi soal persiapan yang tepat, mulai lebih awal, dan dijalani dengan strategi yang tepat!
Kalau Kawan Kobi mau info tentang beasiswa atau kuliah di luar negeri, yuk, langsung aja follow Instagram Kobi!