Action Plan LPDP, Tingkatkan Sukses Persiapan Tahap 2 di 2024

Share:

kobi education-action plan lpdp-gambar sticky notes dengan tulisan aksi untuk berencana sekarang

Enggak sempet daftar LPDP tahap 1 tahun ini? No worries, SoBi! Kamu bisa daftar tahap 2 di bulan Juni sampai Juli. Jangan lupa, bikin action plan LPDP biar persiapanmu lebih mantap!

 

Action plan ini membantu banget buat memaksimalkan persiapan beasiswa. Kamu jadi lebih sat set daftar, anti drama panik belum nyiapin ini-itu lagi, deh.

 

Penasaran gimana action plan buat daftar LPDP? Intip informasinya di artikel ini, yuk!

Sekilas Informasi Mengenai Beasiswa LPDP

Beasiswa LPDP merupakan program beasiswa penuh dari Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan untuk calon mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan Studi S2/S3 ke universitas, baik dalam maupun luar negeri.


Catat informasi pendaftarannya biar enggak ketinggalan, yuk! 


Pembukaan LPDP Tahap 1:
11 Januari – 12 Februari 2024

Pembukaan LPDP Tahap 2: 19 Juni – 18 Juli 2024


Ketinggalan daftar di Tahap 1? Tenang, 4-5 bulan lagi LPDP Tahap 2 buka pendaftaran, lho.


Biar enggak ketinggalan dan persiapan jadi makin terarah, intip
action plan yang bisa kamu ikuti, yuk!

Action Plan LPDP

Setiap orang punya waktu berbeda menyiapkan aplikasi Beasiswa LPDP. Tapi, kalau kamu belum ada strategi menyiapkan beasiswa biar mantap dan tepat waktu, kamu bisa mengikuti jadwal ini.

Bulan 1

    • Cek Syarat Beasiswa dan Jurusan Serta Universitas Pilihan – Baca panduan Beasiswa LPDP dan buat checklist persyaratan yang diperlukan. Jangan lupa juga baca persyaratan jurusan dan kampus tujuanmu;
    • Mulai Belajar IELTS – LPDP mensyaratkan skor IELTS minimal 6,5 untuk pelamar S2 dan minimal 7,0 untuk pelamar S3. Buat jadwal belajar IELTS intensif biar target skormu tercapai;
    • Daftar Kampus untuk Mendapat LoA Unconditional – Enggak wajib, tapi lebih baik daftar biar bisa skip Tes Bakat Skolastik.

Bulan 2

    • Menulis Esai LPDP – Mulai nyicil menulis esai LPDP yang mencakup komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia;
    • Update CV – Buat pengisian biodata diri di formulir aplikasi;
    • Minta Surat Rekomendasi – Bisa dari Dosen atau tokoh masyarakat;
    • Simulasi Tes IELTS – Kamu boleh langsung ambil Tes IELTS kalau hasil skor dari simulasi bagus;
    • Melengkapi Berkas Beasiswa – Mulai scan ijazah, transkrip akademik, KTP/Paspor, dan berkas-berkas lainnya.

Bulan 3

    • Ikut Tes IELTS – Usaha dan doa enggak bakal mengkhianati hasil, kerjakan soal-soal IELTS dengan fokus;
    • Proofread Esai – Wajib, biar enggak ada typo, kesalahan ejaan, dan alur penulisannya enak dibaca;
    • Isi Formulir Aplikasi Online – Mulai nyicil isi formulir sambil checklist persyaratan.

Bulan 4

    • Upload Berkas – Mulai dari esai, Sertifikat IELTS, LoA Unconditional (jika ada), surat rekomendasi, dan dokumen-dokumen lainnya;
    • Double Check Pengisian Formulir Aplikasi – Buat memastikan enggak ada kesalahan atau dokumen tertinggal;
    • Submit Pendaftaran – Selamat! Kamu sudah terdaftar sebagai pelamar Beasiswa LPDP. Sambil menunggu tahapan selanjutnya, kamu bisa mulai latihan Tes Bakat Skolastik (kalau enggak ada LoA) dan wawancara.

Rahasia Sukses Beasiswa LPDP ala Awardee LPDP

Irawati Puteri
Awardee LPDP 2022
Master of Laws, Stanford University, Amerika Serikat

Kak Irawati Puteri, Awardee LPDP 2022 di Stanford University, lahir dari keluarga sederhana.


Meski begitu, Kak Ira disekolahkan di salah satu SMA terbaik di Jakarta dengan mengajukan keringanan. 


Selain belajar, ia juga bekerja sambilan dan ikut berbagai perlombaan. Ia pernah bekerja sebagai SPG F
reelance Chicken Nugget, Guru Les, Jurnalis Majalah, dan lain-lain.


Hadiah lomba ia pakai untuk mendaftar ujian masuk kampus. Kak Ira berhasil lolos di Fakultas Hukum, Universitas Indonesia. 


Saat kuliah, ia masih belajar sambil bekerja. Hingga di semester akhir, ia bekerja penuh waktu di sebuah firma hukum di Jakarta.


Kondisi finansial keluarganya menjadi lebih baik. Adiknya bisa kuliah lagi dan ia mampu membangun rumah untuk orang tuanya.


Kak Ira bahkan bisa mendirikan organisasi sosial bernama Estafet Kebaikan untuk membantu anak jalanan dan kaum marjinal di Indonesia. 


Merasa perlu lanjut S2, ia mulai berburu beasiswa dan kampus. Kak Ira menetapkan pilihan buat daftar beasiswa dari LPDP, tanpa daftar kampus.


Pengalamannya ikut lomba sana-sini dan mendirikan organisasi sosial menjadi modal berharga untuk mendaftar beasiswa.


Hasilnya? Kak Ira lolos beasiswa LPDP pertengahan tahun 2022 dan mulai daftar kampus di Amerika Serikat.

Ia pun berhasil lolos di sembilan kampus top dunia, yaitu:

    • Stanford University (Law School and Graduate School of Education);
    • Harvard University;
    • Columbia University;
    • University of Michigan;
    • New York University;
    • University of California, Berkeley;
    • Cornell University;
    • University of Pennsylvania;
    • University of Chicago.

 

Dari sembilan kampus tersebut, Kak Ira memutuskan memilih Stanford Law School – Law, Science, and Technology. For your information, Stanford University dikenal sebagai kampus top #3 di dunia, lho!

 

Ini dia tips lolos LPDP ala Kak Ira:

    • Tahu objektif untuk lanjut kuliah lagi dan tahu kontribusi untuk Indonesia;
    • Banyak riset, baik secara online maupun bertanya ke senior yang berhasil atau yang gagal;
    • Mulai kontribusi atau bikin inisiatif di bidang peminatanmu sehingga kamu dapat lebih meyakinkan pemberi beasiswa;
    • Berdoa, kamu sudah melakukan yang terbaik, tinggal berserah pada Tuhan apapun hasilnya;
    • Kegagalan bukan akhir dari segalanya, mungkin kamu perlu menavigasi lagi tujuanmu.

Enta Fadila Tapisa
Awardee LPDP
Master of Science in Management, University of Glasgow, Inggris

Kak Enta Fadila Tapisa, akrab disapa Dila, berasal dari Desa Muer di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. 


Ia merantau ke Kota Sumbawa saat SMA karena kualitas pendidikan dan fasilitas sekolah yang belum merata di daerahnya. 


Setelah lulus SMA, ia berkeinginan kuliah di luar pulau. Namun, orang tuanya sempat tidak mengizinkan karena perempuan dan anak bungsu.


Berkat kesungguhannya, Kak Dila berhasil meyakinkan orang tuanya. Ia pun lolos di Jurusan Hubungan Internasional di Universitas Brawijaya, Malang.


Long short story,
setelah lulus S1, ia termotivasi melanjutkan Studi S2 karena teman-temannya. Kak Dila memutuskan mengejar persiapan pendaftaran LPDP kurang dari 2 minggu.


Ternyata, kegiatan organisasi dan
volunteering yang ia ikuti saat S1 sangat berguna membangun profil di esai. 


Setelah persiapan singkat, akhirnya Kak Dila
one shot lolos seleksi LPDP Tahap 2 melalui Jalur Afirmasi untuk wilayah 3T.

Mulanya, ia mendaftar kampus ke University of Melbourne. Namun, karena saat itu Australia masih tutup border, LPDP mengizinkan pindah kampus. 

 

Akhirnya, Kak Dila pindah ke University of Glasgow di Inggris, mengambil Jurusan Master of Science in Management.

 

Ini dia tips lolos beasiswa ala Kak Dila:

    • Harus tahu alasan kamu lanjut S2. Jangan hanya ikut-ikutan saja, motivasi kamu harus kuat, dan siap dengan lika-liku panjang mencari kampus dan beasiswa;
    • Riset dan persiapan adalah koentji. Beri cukup waktu untuk mempersiapkan aplikasi beasiswa. Siapkan banyak pilihan opsi kampus, sehingga kalau gagal dengan yang satu kamu bisa pindah ke kampus lain;
    • Gali banyak informasi dari berbagai sumber. Jangan hanya percaya dengan situs web atau officer kampus incaran kamu saja. Cari dua atau tiga informasi dari Awardee beasiswa atau alumni yang sedang berkuliah di kampus incaranmu.

 

Itulah dia informasi mengenai action plan LPDP yang bisa kamu gunakan untuk daftar LPDP Tahap 1 atau 2. 

 

Buat kamu yang mau daftar LPDP Tahap 2, segera mulai persiapannya, yuk! Masih ada waktu 4 bulan lagi untuk mempersiapkan diri. Jangan lupa pakai bikin perencanaan biar semua persiapan terarah dan tepat waktu, ya!

 

Semoga berhasil, SoBi!

Daftar Isi

Artikel Lainnya

Ingin up to date dengan artikel terbaru Kobi? Yuk subscribe sekarang 👉

Cek privacy policy disini