Kawan Kobi punya impian buat ngelanjutin kuliah S1 di Eropa, khususnya di negara secantik Italia?
Kabar baiknya, mimpi itu bisa banget kamu wujudkan jadi kenyataan lewat jalur beasiswa, lho!
Nggak cuma terkenal dengan kelezatan pizza atau megahnya arsitektur Menara Pisa aja, kualitas pendidikan tinggi di Italia juga patut banget buat diacungi dua jempol.
Terbukti, kualitas akademik mereka terus bersaing ketat hingga sukses mempertahankan puluhan universitas kebanggaannya di jajaran kampus top global pada berbagai pemeringkatan bergengsi di tahun 2026 ini. Keren banget, kan?
Nah, buat Kawan Kobi yang udah mantap pengen terbang dan jadi mahasiswa di sana, yuk langsung aja kita intip berbagai tips jitu dan action plan-nya di bawah ini!
Tips Sukses Raih Beasiswa S1 di Italia
Mendapatkan “tiket emas” berupa beasiswa penuh untuk kuliah di Italia emang butuh perjuangan dan persiapan yang super ekstra.
Nggak cuma bermodalkan nilai rapor yang mentereng atau sertifikat bahasa Inggris aja, Kawan Kobi juga wajib punya strategi khusus biar profilmu bisa stand out dan dilirik oleh tim seleksi di antara ribuan pendaftar lainnya!
Nah, daripada Kawan Kobi pusing meraba-raba apa aja sih yang sebenarnya dicari sama pihak pemberi beasiswa, MinBi udah merangkum rahasia sukses dari para awardee yang berhasil mewujudkan mimpinya terbang ke Italia.
Yuk, siapkan catatanmu dan mari kita bedah satu per satu tips jitunya di bawah ini!
1. Motivasi Kuat is a Must
Sebelum mantap mendaftar beasiswa S1 ke Italia di tahun ini, hal pertama yang wajib banget Kawan Kobi bangun adalah fondasi motivasi yang super kuat.
Coba deh tanya lagi ke diri sendiri, kenapa sih harus jauh-jauh merantau ke luar negeri dan apa yang bikin Italia jadi destinasi yang paling pas buat kamu?
Setelah nemuin “why”-nya, langkah selanjutnya adalah memilih jurusan yang bener-bener nyambung sama minat dan rencana karirmu ke depan. Ingat, jangan asal pilih kampus, ya!
Pastikan Kawan Kobi meriset universitas incaran dengan matang, mulai dari peringkat akademiknya, kenyamanan lokasi, sampai bagaimana asyiknya budaya masyarakat lokal di sekitarnya.
Kenapa sih motivasi dari dalam diri ini krusial banget? Percaya deh, alasan yang kuat inilah yang bakal jadi “bahan bakar” utama Kawan Kobi buat bertahan menghadapi panjang dan menantangnya proses melamar beasiswa.
Kita semua tahu kalau tahapan seleksi beasiswa ke luar negeri itu sama sekali nggak mudah dan penuh lika-liku.
Jadi, dengan niat dan tujuan yang udah terkonsep dengan sangat jelas sejak awal, kamu pasti bakal lebih tangguh, nggak gampang menyerah di tengah jalan, dan siap menaklukkan segala rintangan demi mengamankan kursi di kampus impian!
2. Rajin Stalking Informasi Beasiswa Incaran
Nah, kalau Kawan Kobi udah menemukan motivasi yang kuat, sekarang saatnya mulai berburu program beasiswa yang paling pas!
Kawan Kobi bisa lirik program regional seperti Beasiswa DSU (Diritto allo Studio Universitario) yang populer banget di kalangan mahasiswa internasional, atau jalur dari pemerintah seperti Beasiswa Indonesia Maju (BIM).
Biar peluang lolosmu makin besar, usahakan jangan cuma terpaku pada satu opsi saja, ya. Pilih beberapa alternatif beasiswa sekaligus yang kualifikasinya paling sesuai dengan profil dan kemampuan akademikmu.
Setelah berhasil mengantongi daftar beasiswa incaran, langkah selanjutnya adalah stalking informasi habis-habisan!
Gali semua detail pentingnya melalui website resmi penyelenggara, pantau update di media sosial mereka, atau beranikan diri untuk networking dengan para Awardee dari batch sebelumnya.
Pastikan Kawan Kobi memahami dengan teliti setiap persyaratan, ketentuan fasilitas, hingga daftar dokumen yang wajib disiapkan.
Kalau ada info yang masih bikin bingung, jangan ragu untuk langsung reach out ke kontak resmi mereka biar persiapan studimu makin matang dan terhindar dari drama salah berkas!
3. Bangun Koneksi Yang Baik Dengan Guru
Kawan Kobi, tahu nggak sih kalau salah satu penentu utama buat tembus beasiswa S1 ke Italia di tahun 2026 ini adalah surat rekomendasi yang kuat dari guru?
Makanya, mumpung masih ada waktu, yuk mulai bangun koneksi yang positif dan akrab sama guru-guru di sekolahmu!
“MinBi, gimana sih caranya?” Gampang banget!
Intinya, Kawan Kobi jangan cuma duduk manis dan jadi pendengar pasif di kelas.
Cobalah untuk lebih aktif berdiskusi, berani unjuk gigi saat tanya jawab, bahkan jangan ragu buat menjadikan mereka sebagai konsultan pribadimu.
Percaya deh, guru-guru justru bakal seneng banget lho kalau ada muridnya yang proaktif meminta saran soal progress akademik maupun rencana pengembangan diri.
Tapi ingat ya, keaktifan ini juga harus dibarengi dengan attitude yang baik, rasa hormat, dan kepekaan untuk selalu menghargai waktu luang yang mereka berikan.
Lewat interaksi yang tulus dan konsisten ini, Kawan Kobi nggak cuma bakal diingat sebatas nama di absensi, tapi juga dihargai sebagai individu dengan potensi yang unik.
Keuntungannya, saat tiba waktunya kamu butuh surat rekomendasi untuk mendaftar kampus impian di Italia, mereka udah punya gambaran yang super jelas tentang karakter dan kemampuan aslimu.
Hasilnya, surat rekomendasi yang dibuat dijamin bakal jauh lebih tajam, personal, dan sukses bikin profilmu makin stand out di mata panelis!
4. Bikin Esai Yang Ciamik
Selain surat rekomendasi, ada satu lagi nih “senjata rahasia” yang pantang banget Kawan Kobi sepelekan, yaitu esai beasiswa!
Biar esaimu terlihat ciamik dan stand out di mata panitia seleksi, kamu nggak bisa cuma sekadar menulis alasan standar. Kawan Kobi harus berani unjuk gigi menceritakan passion, mimpi besar, dan rencana masa depanmu secara autentik.
Pastikan kamu menyelipkan cerita unik tentang dirimu, alasan kuat kenapa menjatuhkan pilihan pada jurusan dan kampus di Italia, serta bagaimana studi tersebut bakal berdampak positif buat karirmu setelah lulus nanti.
Jangan lupa, tutup esaimu dengan kesimpulan yang memorable dan menggugah hati, ya!
Nah, biar alur ceritamu tetap terstruktur rapi dan nggak ngalor-ngidul, Kawan Kobi bisa banget menyiasatinya dengan menggunakan framework penulisan yang udah terbukti ampuh.
Cobain deh terapkan Metode STAR (Situation, Task, Action, Result) kalau kamu mau menonjolkan bagaimana caramu menyelesaikan tantangan atau meraih pencapaian tertentu.
Alternatif lainnya, kamu juga bisa pakai Teknik AREL (Assertion, Reasoning, Evidence, Link-back) untuk menyusun argumen yang solid dan meyakinkan.
Dengan berbekal metode ini, narasi esai beasiswamu dijamin bakal terlihat jauh lebih profesional, berbobot, dan siap mengamankan tiketmu ke Italia!
5. Persiapan Tes Kemampuan Bahasa Inggris
Mayoritas beasiswa S1 di Italia tahun ini tetap mensyaratkan pelamarnya untuk membuktikan kemampuan Bahasa Inggris lewat sertifikat resmi.
Contohnya nih, kalau kamu ngincar beasiswa bergengsi di Università degli Studi di Padova, kamu wajib banget mengantongi Skor IELTS minimal di angka 6,0 atau TOEFL iBT 80.
Biar target skor ini nggak meleset, Kawan Kobi idealnya harus sudah mulai mencicil persiapan sejak jauh hari, setidaknya butuh waktu latihan yang konsisten selama 2 hingga 3 bulan sebelum benar-benar berani maju menghadapi official test.
Sebagai langkah awal, Kawan Kobi bisa coba ikutan simulasi tes gratis secara online untuk memetakan level kemampuanmu saat ini, sehingga ketahuan deh bagian mana (Listening, Reading, Writing, atau Speaking) yang butuh porsi belajar ekstra.
Setelah fokus belajarmu terbentuk, manfaatkan berbagai amunisi seperti buku panduan, online course, atau ikut kelas bahasa Inggris agar kamu makin familier dengan format pertanyaannya.
Jangan lupa juga untuk terus praktik di keseharianmu, sesimpel rajin baca artikel Bahasa Inggris, nonton film tanpa subtitle, atau ngobrol santai bareng teman, karena persiapan yang matang adalah kunci utama buat menaklukkan tesnya!
Rekomendasi Beasiswa S1 di Italia
1. Beasiswa DSU
Perkiraan Pendaftaran: Juni–September
Kawan Kobi, buat kamu yang punya target untuk menempuh pendidikan S1 di Italia pada tahun 2026 ini, Beasiswa DSU (Diritto allo Studio Universitario) wajib banget masuk ke dalam wishlist utamamu!
Program pembiayaan penuh (fully funded) ini terbuka lebar bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di Jenjang S1, S2, maupun S3 pada berbagai universitas negeri bergengsi di Italia.
Kawan Kobi bisa memilih sederet kampus top incaran seperti Politecnico Di Milano, Università Di Siena, University of Pisa, University of Florence, The University of Milan, hingga Siena Jazz University.
Pastikan Kawan Kobi udah mulai curi start untuk mempersiapkan berkasnya dari sekarang, karena periode pendaftarannya diprediksi akan kembali dibuka pada rentang bulan Juni hingga September mendatang!
Selain memberikan kesempatan emas buat ngerasain sistem pendidikan berkualitas di Eropa, fasilitas yang ditawarkan oleh Beasiswa DSU juga bener-bener bikin ngiler dan dijamin bikin masa perantauan bebas dari krisis keuangan.
Kalau Kawan Kobi berhasil lolos menjadi awardee, kamu berhak menikmati sederet benefit super lengkap berikut ini:
- Bebas Biaya Kuliah Penuh: Kamu bisa fokus mengejar IPK tinggi tanpa perlu pusing memikirkan tagihan uang semesteran dari pihak kampus;
- Akomodasi Tempat Tinggal: Nggak perlu repot dan pusing mencari apartemen atau kos-kosan mahal, karena urusan tempat tinggalmu sudah dijamin;
- Akses Makan Gratis di Kantin Universitas: Dijamin super hemat dan kebutuhan gizi harianmu selama beraktivitas di kampus bakal terus terpenuhi;
- Dana Pengeluaran Tambahan: Kamu juga akan mengantongi uang saku ekstra yang bisa dimanfaatkan untuk membeli buku pelajaran, membiayai kegiatan olahraga, dan berbagai kebutuhan penunjang kuliah lainnya.
2. Beasiswa Università Degli Studi Di Padova
Perkiraan Pendaftaran: Maret–Mei
Selanjutnya, buat Kawan Kobi yang punya resolusi kuat untuk mewujudkan mimpi kuliah di Italia pada tahun 2026 ini, Beasiswa Università Degli Studi Di Padova jelas nggak boleh sampai terlewat dari radarmu!
Sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi paling prestisius dan tertua di Italia, kampus yang juga akrab disapa Universitas Padua ini selalu sukses menjadi magnet idaman bagi para mahasiswa internasional dari berbagai belahan dunia.
Nah, biar persiapan dokumenmu makin matang dan nggak terburu-buru, pastikan Kawan Kobi udah mulai pasang pengingat dari sekarang, ya, karena periode pendaftaran beasiswa bergengsi ini diprediksi akan kembali dibuka pada rentang bulan Maret hingga Mei mendatang!
Kabar baiknya lagi, kampus ini berbaik hati menyediakan kuota beasiswa penuh khusus buat mahasiswa internasional yang mendaftar pada program studi dengan pengantar Bahasa Inggris, baik untuk Jenjang Sarjana (S1) maupun Pascasarjana (S2).
Durasi pendanaannya pun sangat terjamin sesuai masa studi normal, yakni maksimal selama tiga tahun untuk Kawan Kobi yang mengejar Gelar S1, dan dua tahun untuk program S2.
Kalau Kawan Kobi berhasil lolos menjadi salah satu penerimanya, bersiaplah untuk menikmati fasilitas menggiurkan berikut ini:
- Pembebasan Biaya Kuliah: Kawan Kobi berhak mendapatkan pembebasan biaya pendidikan secara penuh setiap tahunnya, jadi kamu hanya perlu menanggung nominal kecil untuk biaya administratif kampus aja;
- Tunjangan Biaya Hidup: Nggak perlu takut kantong kering di perantauan, karena kamu juga akan menerima dana sokongan biaya hidup sebesar €8.000 (atau sekitar Rp134 juta) per tahunnya yang dijamin bikin kamu bisa lebih fokus belajar dan berprestasi!
3. Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Bergelar
Perkiraan Pendaftaran: Mei–Juni
Selanjutnya, ada Beasiswa Indonesia Maju (BIM) Bergelar yang juga nggak kalah bergengsi buat Kawan Kobi yang punya rencana untuk terbang dan mulai kuliah di tahun 2026 ini!
Dikelola langsung oleh Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik), program beasiswa bergengsi ini menawarkan pendanaan penuh bagi Warga Negara Indonesia untuk Jenjang Studi S1 dan S2 di berbagai negara, dan pastinya Italia masuk ke dalam daftar destinasinya.
Buat kamu yang udah menjadikan beasiswa ini sebagai target utama, pastikan untuk menyiapkan berkas dari jauh-jauh hari karena periode pendaftarannya diprediksi akan dibuka pada rentang bulan Mei hingga Juni.
Kerennya lagi, BIM memfasilitasi pendanaan untuk program studi spesifik di dua universitas jawara Italia yang bisa Kawan Kobi pilih, yaitu program Studi Classic & Ancient History di Sapienza University of Rome serta Art & Design di Politecnico Di Milano.
Nggak cuma ngasih kamu tiket emas buat mencicipi pendidikan berkualitas di Eropa, benefit yang ditawarkan beasiswa ini juga no kaleng-kaleng, lho!
Kalau Kawan Kobi berhasil lolos menjadi Awardee, kamu berhak mendapatkan sederet fasilitas lengkap ini:
- Biaya SPP (Tuition Fee): Kamu bisa fokus belajar karena seluruh biaya pendidikan ditanggung secara penuh;
- Biaya Pendaftaran: Uang registrasi awal ke pihak kampus impianmu juga sudah di-cover;
- Tunjangan Buku: Ada dukungan dana khusus buat beli buku pelajaran dan referensi kuliahmu;
- Dana Bantuan Penelitian: Nggak perlu pusing mikirin biaya riset buat kelancaran tugas akhir (skripsi/tesis);
- Dana Transportasi: Tiket pesawat dari Indonesia ke Italia (dan sebaliknya) sudah disiapkan dengan aman;
- Dana Aplikasi Visa: Biaya pengurusan visa pelajarmu juga masuk dalam tanggungan pihak beasiswa;
- Dana Kedatangan (Settlement Allowance): Uang saku ekstra buat bantu Kawan Kobi beradaptasi di awal masa kedatangan;
- Biaya Hidup Bulanan (Living Allowance): Jaminan uang saku rutin setiap bulan agar kebutuhan sehari-harimu selalu terpenuhi;
- Tunjangan Keluarga: Dukungan finansial tambahan bagi awardee yang memenuhi syarat untuk membawa keluarga;
- Asuransi Kesehatan: Perlindungan medis yang komprehensif selama masa studi Kawan Kobi berlangsung;
- Dana Keadaan Darurat: Ketersediaan dana emergency yang siap digunakan jika terjadi hal-hal di luar dugaan.
4. Beasiswa University of Bologna (Unibo) Action 1 dan 2
Perkiraan Pendaftaran: Februari-April
Kawan Kobi, punya mimpi buat menimba ilmu di universitas tertua di dunia barat? Kalau iya, program Beasiswa University of Bologna (Unibo) Action 1 dan 2 ini wajib banget masuk ke dalam radar persiapan studimu!
Kampus bergengsi yang terletak di kota pelajar Bologna ini secara rutin membuka pintu seleksi bagi mahasiswa internasional berprestasi dari Jenjang S1, yang biasanya menggunakan skor ujian standar seperti SAT atau TOLC sebagai basis penilaian utamanya.
Mengingat persaingannya yang cukup kompetitif, pastikan Kawan Kobi udah mulai menyusun strategi dan jadwal ujian standar internasional dari sekarang karena periode pendaftarannya diprediksi akan mulai dibuka pada rentang bulan Februari hingga April.
Kerennya lagi, program beasiswa dari Unibo ini menawarkan skema pembiayaan yang super fleksibel lewat dua jalur aksi (action) yang dirancang khusus untuk menyelamatkan kantong mahasiswa internasional dari krisis finansial selama di Italia.
Jika Kawan Kobi berhasil lolos dan membuktikan diri sebagai kandidat terbaik, kamu berhak menikmati fasilitas menggiurkan berikut ini:
- Unibo Action 1 (Bebas Biaya Kuliah): Kawan Kobi bakal mendapatkan tuition fee waiver alias pembebasan biaya kuliah secara penuh, jadi kamu bisa fokus mengejar nilai A tanpa perlu overthinking memikirkan tagihan uang semesteran dari kampus;
- Unibo Action 2 (Tunjangan Dana Studi): Nggak cuma bebas biaya kuliah, Kawan Kobi berpeluang mengantongi dana hibah (study grant) senilai €11.000 (bruto) per tahun akademik yang sangat bisa diandalkan untuk membiayai sewa apartemen, makan sehari-hari, hingga ongkos traveling tipis-tipis di sekitar Eropa.
5. Beasiswa Politecnico di Milano (Polimi) Merit-Based Scholarship
Perkiraan Pendaftaran: September-November (Gel 1) dan Januari-Maret (Gel 2)
Terakhir, kalau kamu punya mimpi mendalami Ilmu Teknik, Arsitektur, atau Desain di kampus top Italia, Beasiswa Politecnico di Milano (Polimi) Merit-Based Scholarship jelas nggak boleh sampai luput dari pandanganmu!
Sesuai dengan namanya, program beasiswa bergengsi ini sangat mengedepankan keunggulan prestasi dan rekam jejak akademikmu sebagai kriteria seleksi utamanya.
Biar Kawan Kobi bisa curi start untuk menyusun portofolio dan dokumen pendaftaran yang super kuat, pastikan kamu rajin memantau website resminya, karena periode pendaftaran beasiswa ini umumnya dibuka dalam beberapa gelombang pada rentang bulan September hingga Maret.
Nggak cuma bikin CV kamu makin mentereng karena sukses menembus salah satu institut teknologi terbaik di dunia, dukungan finansial yang ditawarkan juga siap memanjakan masa perantauanmu.
Pihak Polimi biasanya mengklasifikasikan Awardee ke dalam beberapa kategori unggulan (seperti Platinum, Gold, dan Silver) dengan tawaran benefit yang dijamin bakal bikin Kawan Kobi makin semangat belajar.
Kalau kamu berhasil mengamankan tiket beasiswa jalur prestasi ini, bersiaplah untuk menikmati sederet fasilitas fantastis berikut ini:
- Pembebasan Biaya Kuliah Penuh: Kawan Kobi nggak perlu lagi pusing memikirkan tagihan uang pendidikan (tuition fee) tahunan, jadi bisa fokus 100% untuk mengejar nilai terbaik di kelas;
- Uang Saku Tahunan Yang Fantastis: Khusus bagi Kawan Kobi yang sukses menembus kategori bergengsi seperti Platinum atau Gold, kamu berhak mengantongi uang saku tambahan mulai dari €5.000 hingga €10.000 per tahun untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari;
- Akses Eksklusif Fasilitas Kampus: Sebagai penerima beasiswa prestasi, Kawan Kobi juga akan lebih leluasa menikmati berbagai fasilitas laboratorium super canggih dan ekosistem riset berstandar internasional yang disediakan oleh Polimi.
Baca Juga Artikel ini: Beasiswa Invest Your Talent in Italy: Open Regis, Syarat, Benefit
Persiapan Beasiswa Kuliah ke Italia ala Awardee DSU
Kak Owei Sandy, mahasiswa Politecnico de Milano yang juga Awardee DSU Scholarship membagikan langkah-langkah persiapannya mendapatkan beasiswa, nih. Kita kepoin, yuk!
Ia mulai persiapan beasiswa dari tahun 2020 hingga akhirnya berangkat ke Italia pada 2021. Nah, selama satu tahun itu, ia menjalani segala proses persiapan beasiswa berikut ini:
- Bulan 1 – Ikut les IELTS dan belajar IELTS secara mandiri;
- Bulan 2 – Mencoba real IELTS Test;
- Bulan 3 – Menulis esai dan motivation letter untuk daftar kampus serta beasiswa;
- Bulan 4 dan 5 – Update portofolio untuk mendaftar Politecnico de Milano. Selain itu, dia juga daftar kampus University of Auckland, Selandia Baru;
- Bulan 6 – Mengumpulkan dan merapikan berkas-berkas pendaftaran kampus dan beasiswa;
- Bulan 7 – Mendaftar Kampus Politecnico de Milano. Kemudian, pada bulan yang sama, dia juga mendapatkan LoA dari University of Auckland;
- Bulan 8-9 – Melanjutkan persiapan esai beasiswa. Pada bulan ini, Kak Owei juga dapat LoA dari Politecnico de Milano;
- Bulan 10 – Mendaftar Beasiswa LPDP;
- Bulan 11 – Ditolak LPDP. Enggak pantang menyerah, Kak Owei mendaftar DSU Scholarship, Italia;
- Bulan 12 dan 13 – Kak Owei mencoba daftar Beasiswa MAECI. Tapi, setelah itu dia dinyatakan diterima Beasiswa DSU;
- Bulan 14 – Kak Owei berangkat ke Italia dengan Beasiswa DSU!
Wih, keren banget ya perjalanan Kak Owei hingga mendapatkan beasiswa ke Italia! Semoga bisa menginspirasi kamu juga, ya!
Baca Juga Artikel Ini: 10 Beasiswa S1 Luar Negeri Fully Funded 2024, Ada Incaran?
Sudah Siap Kejar Kampus Impian Kawan Kobi di Negeri Pizza?
Ngebayangin bisa kuliah gratis di Italia lewat jalur beasiswa bergengsi emang bikin semangat langsung menggebu-gebu, kan?
Tapi jujur aja nih, nyiapin semua persyaratannya sering kali bikin kepala pusing tujuh keliling. Apalagi kalau Kawan Kobi harus membagi fokus dan berjuang sendirian di tengah jadwal sekolah yang lagi padat-padatnya.
Nggak jarang banyak pelajar yang akhirnya overthinking, merasa kewalahan, dan merelakan mimpinya kandas sebelum bertempur.
Nah, daripada Kawan Kobi kebingungan harus menyusun action plan dari mana dan berakhir stuck, ini adalah momen yang tepat buat mencari “teman seperjuangan” yang ahli di bidangnya!
Yuk, mantapkan langkah besarmu menuju Eropa lewat Program Mentoring S1 dari Kobi Education!
Melalui program ini, Kawan Kobi nggak bakal lagi dibiarkan meraba-raba sendirian dalam ketidakpastian. Kamu akan mendapatkan fasilitas pendampingan 1-on-1 secara eksklusif bersama Expert Mentor yang siap membantu meracik strategi pendaftaran paling jitu.
Mulai dari pemetaan jurusan dan beasiswa yang paling pas dengan profilmu, bimbingan persiapan bahasa Inggris yang intensif, hingga pendampingan meramu esai dan motivation letter yang dijamin mampu memikat hati komite seleksi kampus dunia.
Nggak cuma itu, seluruh printilan dokumen pendaftaranmu juga bakal dikawal penuh sampai tuntas!
Jangan biarkan mimpimu buat menikmati gelato sungguhan sambil menyusuri jalanan estetik di Italia cuma berakhir jadi angan-angan hanya karena persiapan yang kurang matang.
Waktu terus berjalan dan deadline pendaftaran nggak bakal menunggumu, lho!
AMANKAN SEGERA SLOT MENTORING S1-NYA BARENG MINBI DI SINI!
Biar Kawan Kobi selalu update dengan informasi beasiswa fully funded terbaru, tips & trik study abroad, serta jadwal seminar yang insightful banget, pastikan kamu udah follow Instagram Kobi Education, ya!