Syarat LPDP S2 Luar Negeri: Persyaratan Umum dan Khususnya!

Share:

kobi education-syarat lpdp s2 luar negeri-gambar orang sedang tanda tangan

Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) merupakan salah satu beasiswa paling populer dari pemerintah Indonesia untuk melanjutkan kuliah S2 maupun S3 di luar negeri. Banyak syarat LPDP S2 luar negeri yang harus kamu penuhi. Karena LPDP selalu menjadi incaran para Scholarship Hunters karena fasilitasnya yang lengkap dan pilihan kampus yang ditawarkan sangat beragam.


Bagi kamu yang berminat untuk daftar beasiswa ini, yuk, cek syarat LPDP S2 luar negeri yang wajib kamu ketahui!

Sekilas Tentang LPDP

Beasiswa LPDP adalah program bantuan dana pendidikan yang menanggung mulai dari biaya kuliah, biaya tempat tinggal, tunjangan buku, dan beragam kebutuhan lain untuk menunjang kelancaran studi Awardee-nya.


Beasiswa ini berada di bawah naungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia menyediakan beasiswa untuk warga negara Indonesia lulusan D4/S1 dan S2 yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 dan S3.


Visi misi dari LPDP adalah menyiapkan pemimpin masa depan di Indonesia. Oleh karena itu, persyaratannya juga sangat ketat supaya bisa menyaring calon awardee yang betul-betul satu visi dengan beasiswa.

Persyaratan Umum LPDP

  • Warga Negara Indonesia;
  • Telah menyelesaikan studi program Diploma Empat (D4) atau Sarjana (S1) untuk beasiswa Magister; Program Magister (S2) untuk beasiswa Doktor, atau Diploma Empat (D4)/Sarjana (S1) langsung Doktor;
  • Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister ataupun doktor baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi di luar negeri;
  • Tidak sedang mendaftar, akan menerima, atau menerima beasiswa dari sumber lain yang berpotensi double funding selama menjadi penerima Beasiswa LPDP;
  • Pendaftar yang melampirkan LoA Unconditional dengan waktu mulai studi yang tidak sesuai dengan ketentuan LPDP maka wajib melampirkan surat keterangan penundaan jadwal perkuliahan program studi dari Perguruan Tinggi yang diunggah bersamaan dengan LoA Unconditional;
  • Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) dan persyaratan Bahasa sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan pada masing-masing program beasiswa;
  • Menulis profil diri termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran;
  • Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia;
  • Menulis Proposal Penelitian bagi pendaftar Program Pendidikan Doktor;
  • Memenuhi ketentuan batas usia, (berbeda tergantung masing-masing jenis beasiswa LPDP);
  • Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK);
  • Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan Bahasa Inggris;
  • Melampirkan surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi (dapat memilih online form atau unggah).

Persyaratan Khusus LPDP

A. Memenuhi persyaratan batas usia (per 31 Desember) dengan ketentuan:

  • Beasiswa Reguler
    1. S2: Maksimal 35 tahun;
    2. S3: Maksimal 40 tahun.
  • Beasiswa PNS, TNI, dan Polri
    1. PNS Jenjang S2: Maksimal 37 tahun;
    2. PNS Jenjang S3: Maksimal 42 tahun;
    3. PNS S2 Jabatan Fungsional: Maksimal 42 tahun;
    4. PNS S3 Jabatan Fungsional: Maksimal 47 tahun;
    5. Prajurit TNI dan Anggota Polri: Maksimal 40 tahun (S2) dan 45 tahun (S3).
  • Beasiswa Kewirausahaan
    1. Maksimal usia 35 tahun per 31 Desember di tahun pendaftaran.
  • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    1. S2: Maksimal 40 tahun;
    2. S3: Maksimal 45 tahun.
  • Beasiswa Dokter Spesialis dan Dokter Subspesialis:
    1. Maksimal 35 tahun (Dokter Spesialis);
    2. Maksimal 45 tahun (Dokter Subspesialis).
  • Beasiswa Penyandang Disabilitas
    1. S2: Maksimal 42 tahun;
    2. S3: Maksimal 47 tahun.
  • Beasiswa Daerah Afirmasi
    1. S2: Maksimal 47 tahun;
    2. S3: Maksimal 50 tahun.
  • Beasiswa Pra Sejahtera
    1. Maksimal Usia Pendaftar: 42 tahun.
  • Beasiswa Putra-Putri Papua
    1. S2: Maksimal 47 tahun;
    2. S3: Maksimal 50 tahun.

B. Melampirkan surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi (dapat memilih online form atau unggah);
C. Bersedia menandatangani/menyetujui surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran;
D. Mengunggah dokumen Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di perguruan tinggi sebelumnya, dengan ketentuan:

  • Beasiswa Reguler
    1. S2: Minimal 3.00;
    2. S3: Minimal 3.25.
  • Beasiswa PNS, TNI, dan Polri
    1. S2: Minimal 3.00;
    2. S3: Minimal 3.25.
  • Beasiswa Kewirausahaan
    1. Minimal IPK D4 atau S1: 2,50.
  • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    1. S2: Minimal 3.00;
    2. S3: Minimal 3.25.
  • Beasiswa Dokter Spesialis
    1. IPK minimal 3,00 untuk Sarjana atau profesi Dokter.
  • Beasiswa Penyandang Disabilitas
    1. S2: Minimal 2.75;
    2. S3: Minimal 3.00.
  • Beasiswa Daerah Afirmasi
    1. S2: Minimal 2.50;
    2. S3: Minimal 3.00.
  • Beasiswa Pra Sejahtera
    1. S2: Minimal 3.00.
  • Beasiswa Putra-Putri Papua
    1. S2: Maksimal 47 tahun;
    2. S3: Maksimal 50 tahun.

E. Memenuhi syarat resmi atas tes Bahasa Inggris, dengan ketentuan:

  • Beasiswa Reguler
    1. Jenjang S2: Skor minimal TOEFL iBT® 80; PTE Academic 58; atau IELTS™ 6,5;
    2. Jenjang S3: Skor minimal TOEFL iBT® 94; PTE Academic 65; atau IELTS™ 7,0.
  • Beasiswa PNS, TNI, dan Polri
    1. Skor minimal TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, IELTS™ 6,5.
  • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    1. Jenjang S2: Skor minimal TOEFL ITP® 400, TOEFL iBT® 33, PTE Academic 30, IELTS™ 4.5, Duolingo English Test 65, TOEP 36;
    2. Jenjang S3: Skor minimal TOEFL ITP® 450, TOEFL iBT® 45, PTE Academic 36, IELTS™ 5.0, Duolingo English Test 75, TOEP 46.
  • Beasiswa Dokter Spesialis
    1. Skor minimal TOEFL ITP® 475, TOEFL iBT® 57, PTE Academic 43, dan IELTS™ 5.5.
  • Beasiswa Penyandang Disabilitas
    1. Skor minimal TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, dan TOEP 66.
  • Beasiswa Daerah Afirmasi
    1. Skor minimal TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, dan TOEP 66.
  • Beasiswa Pra Sejahtera
    1. Skor minimal TOEFL ITP® 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS™ 6.0, Duolingo English Test 95, dan TOEP 66.
    2. Melampirkan surat usulan mengikuti Beasiswa LPDP

Beasiswa LPDP S1 Luar Negeri Kapan Dibuka?

Setelah membahas syarat LPDP S2 luar negeri, baik umum maupun khusus, terkadang mayoritas pelajar yang ambisius study abroad juga mempunyai pertanyaan ini: “Kapan beasiswa LPDP S1 dibuka?

Tiap tahunnya, pertanyaan tersebut hampir selalu ditanyakan oleh Scholarship Hunters. Namun, seperti yang telah disinggung sebelumnya, LPDP merupakan beasiswa ke luar negeri dari Pemerintah Indonesia untuk melanjutkan studi jenjang S2 dan S3.

Artinya, program ini hanya dibuka untuk kamu yang ingin melanjutkan studi ke dua jenjang tersebut.

Namun, kamu enggak perlu khawatir! LPDP juga menyediakan Beasiswa LPDP S1 ke luar negeri, yaitu Beasiswa Indonesia Maju atau BIM. Beasiswa pemerintah ini dibuka LPDP bersama Kementerian Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Dilansir dari laman resmi, Beasiswa Indonesia Maju adalah program yang diberikan kepada peserta didik/lulusan yang berprestasi pada bidang akademik dan non-akademik. BIM memiliki dua program utama yang ditawarkan, yaitu:

  • Program Beasiswa Gelar atau Degree yang merupakan program S1 dan S2 baik dalam maupun luar negeri.
  • Program Beasiswa Non-Gelar atau Non-Degree yang diperuntukkan bagi pelamar yang ingin mengikuti persiapan S1 ke luar negeri.

BIM untuk jenjang S1 biasanya akan dibuka sekitar bulan Oktober atau November di setiap tahunnya.

Daftar Isi

Artikel Lainnya

Ingin up to date dengan artikel terbaru Kobi? Yuk subscribe sekarang 👉

Cek privacy policy disini