8 Program Beasiswa Luar Negeri Jepang Yang Syaratnya Ga Butuh Pulang ke Indonesia!

Kawan Kobi, ada berbagai beasiswa ke Jepang yang enggak mewajibkan kamu pulang ke Indonesia loh ternyata! Yuk simak info lengkapnya sekarang!

Share:

kobi education-program beasiswa luar negeri jepang yang syaratnya ga butuh pulang ke indonesia-gambar bendera yang sedang berkibar di depan gedung yang mempunyai jendela cukup bening

Key Highlight:

    • Rotary Yoneyama dan Honjo Scholarship merupakan beasiswa dengan kuota paling terbatas, yakni hanya untuk 10 orang.
    • Beberapa beasiswa dari universitas Jepang diberikan oleh Kyoto University, Ritsumeikan APU, dan Nagoya University.
    • Beasiswa fully-funded tanpa harus kembali ke Indonesia adalah Kyoto iUP Scholarship, MEXT Scholarship, Mitsui Bussan, Nagoya G30.
    • Beasiswa partially-funded tanpa harus kembali ke Indonesia adalah Sato Yo, APU Tuition Reduction, Rotary Yoneyama, dan Honjo.

Kawan Kobi mau kejar beasiswa di Jepang, tapi enggak langsung kembali ke Indonesia? Bisa banget!

 

Ternyata, ada banyak program beasiswa yang enggak mewajibkan hal itu, loh! Ada beasiswa pemerintah seperti MEXT, program dari perusahaan seperti Mitsui Bussan, hingga beasiswa internal universitas.

 

Jadi, kamu bisa banget lulus kuliah dan berkarier dulu sementara di Jepang, nih!

 

Penasaran dengan daftarnya? Yuk, simak artikelnya baik-baik.

Lagi Cari Beasiswa Jepang Yang Syaratnya Enggak Butuh Pulang ke Indonesia? Ini Daftar Lengkapnya!

1. Kyoto iUP Scholarship (Kyoto University)

Periode Pendaftaran: Oktober-Desember

Tipe Beasiswa: Fully-Funded

Kuota: Tidak disebutkan

 

Sebagai salah satu kampus terbaik di dunia, Kyoto University punya Program International Undergraduate Program (iUP), loh! Sesuai namanya, jurusan yang berlangsung selama 4,5 tahun ini menggunakan Bahasa Inggris sebagai pengantarnya. 

 

Kabar baiknya, kamu bisa kuliah di sini dengan Beasiswa iUP Kyoto Scholarship.

 

Seleksi beasiswanya cukup simpel. Kamu tinggal konfirmasi ketersediaan kamu untuk ikut program beasiswanya saat mendaftar programnya. 

 

Kerennya, kamu berkesempatan buat dapat 2 beasiswa, yaitu monthly allowance selama masa persiapan (6 bulan) dan tuition fee waivers. Menarik, kan?

 

Nah, ini benefit lengkapnya:

    • Tunjangan bulanan sebesar JPY 120.000 (±Rp12,8 juta) per bulan saat masa preparatory;
    • Potongan biaya kuliah full atau parsial.

2. Mitsui Bussan Scholarship

Periode Pendaftaran: Januari-Februari 

Tipe Beasiswa: Fully-Funded

Kuota: Tidak disebutkan

 

Pengen kuliah S1 di Jepang dengan fasilitas super lengkap? Mitsui Bussan Scholarship ini pas banget buat kamu! 

 

Beasiswa ini dikhususkan untuk Warga Negara Indonesia (WNI), lulusan SMA dari Jurusan IPA atau IPS dengan nilai rata-rata di atas 80. Oh ya, usia kamu maksimal 20 tahun saat mendaftar, ya!

 

Untuk apply beasiswa ini, pastikan juga kamu sehat secara fisik dan mental.

 

Oh iya, walau kemampuan bahasa Jepang memang opsional, tapi kalau kamu punya Sertifikat JLPT (N5-N1) bakal jadi nilai plus loh! 

 

Rangkaian seleksinya sendiri akan melewati beberapa tahap, mulai dari pengumpulan dokumen, tes tertulis, aptitude test, cek kesehatan, hingga sesi wawancara. 

 

Lengkap banget, kan? Untuk benefit beasiswanya, kamu bakal dapetin:

    • Tunjangan bulanan sebesar JPY 145.000 (±Rp15,8 juta);
    • Biaya transportasi PP Indonesia-Jepang;
    • Tunjangan kedatangan sebesar JPY 50.000 (±Rp5,4 juta);
    • Biaya ujian masuk, sekolah bahasa, serta biaya kuliah;
    • Subsidi tempat tinggal dan biaya buku;
    • Asuransi perjalanan dan kecelakaan.

3. Sato Yo International Foundation Scholarship

Periode Pendaftaran: Desember dan Juni

Tipe Beasiswa: Partially-Funded

Kuota: 20-30 orang

 

Kamu punya passion tinggi di Bidang Pertukaran Budaya dan Kegiatan Sosial, Kawan Kobi? Kalau iya, program dari Sato Yo International Foundation Scholarship (SISF) ini cocok banget buatmu!

 

Berbeda dengan beberapa beasiswa yang murni berfokus pada akademik, program ini sangat mencari kandidat yang peduli pada lingkungan sosial sekitar. 

 

Untuk bertarung memperebutkan kuota yang hanya 20-30 orang, kamu perlu meracik dokumen pendaftaran yang solid berupa transkrip nilai, esai, serta research plan

 

Alur seleksinya sendiri dimulai dari tahap pengumpulan berkas, seleksi dokumen, wawancara, dan pengumuman kelulusan.

 

Yang harus menjadi perhatian adalah karena kamu diharapkan sudah mengantongi sertifikat bahasa Jepang. Maka, sesi wawancara akan dilangsungkan sepenuhnya dalam Bahasa Jepang nih, Kawan Kobi!

 

Bicara soal benefit, dukungan finansial yang ditawarkan sangat menggiurkan loh!

 

Ini cakupan beasiswanya:

    • Uang saku bulanan sebesar JPY 200.000 (±Rp 21,3 juta);
    • Bantuan biaya kuliah hingga JPY 1.000.000 (±Rp106,5 juta) per tahun;
    • Bantuan maksimal JPY 200.000 (±Rp 21,3 juta) per tahun untuk menghadiri konferensi akademik.

4. Rotary Yoneyama Memorial Scholarship

Periode Pendaftaran: Oktober

Tipe Beasiswa: Partially-Funded

Kuota: 10 orang

 

Bingung cari beasiswa karena terhalang umur? Kabar baiknya, Rotary Yoneyama ngasih angin segar buat kamu yang berusia hingga 45 tahun nih, Kawan Kobi! 

 

Syarat umumnya cukup simpel: kamu adalah Warga Negara Non-Jepang yang berangkat ke sana khusus untuk urusan studi menggunakan visa pelajar. 

 

Eits, tapi effort utamanya ada di persiapan dokumen! Kamu diminta untuk merumuskan research plan, mengantongi recommendation letter, dan menyusun esai yang menceritakan alasan memilih Jepang serta rencana masa depanmu setelah lulus nanti. 

 

Selain itu, beasiswa ini hanya menerima 10 Awardee, loh!

 

Untuk alurnya, MinBi bisa bilang cukup unik nih, Kawan Kobi. 

 

Kenapa? Karena beasiswa ini enggak ada tes tertulisnya loh! Kamu cukup ngumpulin berkas, seleksi dokumen, lanjut ke proses wawancara, dan ditutup dengan pengumuman kelulusan.

 

Berbeda dengan beasiswa lainnya, Rotary Yoneyama enggak menanggung tuition fee. Tapi, benefit-nya tetap bisa menunjang studimu:

    • Uang saku per bulan: 
          • S1: JPY 100.000 (±Rp10,9 juta);
          • S2 & S3: JPY 140.000 (±Rp15,2 juta);
    • Reimburse tiket pesawat dengan nominal maksimal JPY 250.000 (±Rp27,2 juta), termasuk travel expenses baik di negara asal maupun saat sudah berada di Jepang;
    • Bantuan pembiayaan visa serta subsidi akomodasi untuk hari pertamamu di Jepang hingga JPY 10.000 (±Rp1,1 juta);
    • Kegiatan internal dengan sesama anggota Rotary;
    • Asosiasi alumni Rotary.

5. MEXT Scholarship

Periode Pendaftaran: April-Mei

Tipe Beasiswa: Fully-Funded

Kuota: Tidak disebutkan

 

Siapa sih yang nggak familiar dengan beasiswa super bergengsi dari Pemerintah Jepang yang satu ini? MEXT terbuka untuk berbagai jenjang, baik dari D3 hingga S3, loh! 

 

Dengan beasiswa ini, kamu bisa daftar di berbagai kampus top Jepang, mulai dari University of Tokyo hingga Waseda University, nih.

 

Untuk mendaftar, kamu perlu rata-rata nilai yang sangat baik dari jenjang pendidikan kamu sebelumnya. Untuk pendaftar S1, kamu bisa banget mengumpulkan nilai EJU sebagai poin plus, loh!

 

Rangkaian seleksinya sendiri cukup ringkas tetapi selektif. Kamu bakal menjalani seleksi dokumen, ujian tulis, wawancara dengan Kedutaan Besar Jepang. Hasil tersebut nantinya akan direkomendasikan ke Monbukagakusho untuk seleksi akhir.

 

Nah, proses seleksi ditutup dengan pengumuman finalnya!

 

Berikut deretan benefit yang bakal kamu nikmati:

    • Tunjangan bulanan sesuai jenjang: 
          • D3 & S1: JPY 117.000 (±Rp12,7 juta);
          • S2: JPY 144.000 (±Rp15,7 juta);
          • S3: JPY 145.000 (±Rp15,8 juta);
    • Biaya kuliah ditanggung penuh (fully funded);
    • Tiket pesawat PP Indonesia-Jepang;
    • Bebas biaya pengurusan visa pelajar.

6. APU Tuition Reduction Scholarship (Ritsumeikan APU)

Periode Pendaftaran:

    • Gelombang 1 (April): Juni-Oktober
    • Gelombang 2 (September): September-Maret

Tipe Beasiswa: Partially-Funded

Kuota: Tidak disebutkan

 

Buat kamu yang tertarik untuk kuliah di Ritsumeikan APU tapi terkendala biaya? Tenang, kampus ini menyediakan Beasiswa APU Tuition Reduction Scholarship, loh!

 

Sebelum apply beasiswanya, kamu wajib daftar sebagai mahasiswa APU terlebih dahulu. Nah, barulah kamu bisa daftar di Online Application System kampus ini. Hasilnya akan dirilis bersama dengan pengumuman masuk universitas.

 

Nah, dokumennya pun enggak ribet, loh. Kamu hanya perlu mengumpulkan esai dan 1 surat rekomendasi dari Guru atau Supervisor jika kamu sudah bekerja. 

 

Karena tipe beasiswa ini parsial, kamu akan mendapatkan potongan uang kuliah tahunan sebesar 30% hingga 100%. Jumlahnya sendiri dinilai dari dokumen, interview, dan kondisi keuangan keluarga, ya!

7. Honjo International Scholarship Foundation

Periode Pendaftaran: September-Oktober

Tipe Beasiswa: Partially-Funded 

Kuota: 10 orang

 

Beasiswa Honjo International Scholarship Foundation cocok buat Kawan Kobi yang pengen S2-S3 di Jepang, nih! 

 

Untuk bisa daftar, kamu harus di bawah usia 30 (S2) atau 35 tahun (S3), ya! Lalu, lengkapi berbagai berkas yang dibutuhkan, seperti research plan dalam video, transkrip akademik, surat rekomendasi, LoA, dan proposal riset.

 

Program ini selektif banget, di mana, hanya ada 10 orang yang menjadi penerima beasiswa ini. Proses pendaftarannya sendiri terdiri dari seleksi administrasi, wawancara, lalu pengumuman!

 

By the way, kamu juga harus punya kemampuan Bahasa Jepang level conversational. Soalnya, sesi interview-nya bakal diadakan dalam Bahasa Jepang secara offline di Tokyo ataupun online.

 

Meskipun tipe beasiswanya parsial, benefit-nya masih oke banget. Ini daftar lengkapnya:

    • Travel grant untuk mengikuti konferensi internasional;
    • Biaya hidup per bulan:
        • S2: JPY230,000 (±Rp24,5 juta);
        • S3: JPY180.000-210.000 (Rp19,2 juta hingga 22,4 juta).

8. Nagoya G30 Scholarship (Nagoya University)

Periode Pendaftaran

    • Gelombang 1: November-Maret
    • Gelombang 2: Januari-Mei

Tipe Beasiswa: Fully-funded

Kuota: Tidak disebutkan

 

Selain Kyoto University, Nagoya punya program internasionalnya sendiri, yaitu G30 Program. Nah, kamu juga bisa apply ke beasiswanya, yaitu G30 Undergraduate!

 

Setiap pendaftar program ini akan dipertimbangkan sebagai Awardee beasiswa ini, loh!

 

Namun, jangan lupa untuk mengirimkan formulir pendaftaran beasiswa dan surat keterangan pendapatan dari financial supporters. Bukti tersebut dapat berupa pelaporan pajak penghasilan tahunan, slip gaji, atau transaksi rekening bank.

 

Untuk benefit beasiswanya, kamu bakal dapetin:

    • Tunjangan tahunan;
    • Biaya pendaftaran (reimburse);
    • Biaya kuliah ditanggung penuh;
    • Berkesempatan menjadi Student Ambassador di Nagoya.

Udah Kepikiran Mau Apply Beasiswa Jepang Yang Mana?

Nah, itulah 8 program beasiswa Jepang tanpa syarat kembali ke Indonesia, Kawan Kobi! 

 

Gimana? Ada beasiswa yang sudah mulai kamu incar?

 

Pokoknya, kamu harus punya persiapan yang matang buat daftar beasiswa impian kamu, ya.

 

Semangat, Kawan Kobi!

Mau Daftar Beasiswa Tapi Bingung Mulai Dari Mana? Kobi Siap Bantu Kamu!

Kawan Kobi, tembus beasiswa ke Jepang itu bukan cuma soal nilai rapor atau ide riset yang keren. 

 

Faktanya, banyak yang gagal cuma gara-gara salah strategi atau keteteran urus berkas yang menumpuk. Apalagi deadline pendaftaran MEXT atau Mitsui Bussan itu cuma dikasih waktu 1 bulan

 

Jangan sampai kamu ikut panik karena baru nyiapin semuanya saat deadline udah di depan mata.

 

Jangan sampai kesempatan emasmu hilang cuma karena kurang persiapan!

 

Buat kamu yang sekarang masih di Kelas 10-11, yuk bangun strategi yang solid bareng Mentoring S1 Kobi

 

Kenapa harus di Kobi, MinBi?

 

Sini, MinBi jelasin fasilitasnya:

    • Profiling diri yang bantu kamu cari kampus dan beasiswa Jepang terbaik;
    • Mentoring 1-on-1 selama 3 tahun yang bisa bantu jawabin keresahan kamu tentang study abroad;
    • Proofreading dokumen biar surat rekomendasi, esai, atau berkas lainnya anti-typo dan menarik perhatian pihak beasiswa!

Kawan Kobi, perjalanan buat daftar beasiswa itu enggak mudah. Tapi, selama kamu jalan bareng Kobi, proses ini bakal kerasa lebih menyenangkan.

 

Yuk, mulai langkahmu, sekarang! 

Daftar Isi

Tentang Penulis Tim Kobi
Artikel ini ditulis oleh Tim Editorial Kobi Education, yang telah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam memberikan informasi seputar beasiswa luar negeri, tips IELTS, TOEFL, SAT, sampai arahan membantu orang tua mengenai study abroad anak mereka
Mau up to date sama artikel terbarunya Kobi? Yuk subscribe sekarang! 👇

Cek privacy policy disini!

Wajib Baca Artikel Ini!