Contoh Sertifikat TOEFL iBT dan ITP: Perbedaan dan Jenisnya!

Format tes beda, udah pasti Sertifikat TOEFL iBT dan ITP juga beda. Penasaran apa bedanya? Yuk, cari tahu info contoh sertifikat TOEFL-nya!

Share:

kobi education-contoh sertifikat toefl-gambar sertifikat yang di framing di meja sambil tangan sedang bersalaman

Kalau kamu sudah familiar dengan perbedaan TOEFL ITP dan iBT, kamu tau juga enggak nih, SoB, kalau sertifikat hasil kedua tesnya juga punya perbedaan, lho!

 

Mulai dari bentuk, isi informasi, dan tipe dokumen yang kamu kirimkan. Penasaran lebih detailnya seperti apa? Yuk, simak selengkapnya di sini!

Apa Perbedaan TOEFL iBT dan TOEFL ITP?

Sebelum kita bahas lebih jauh tentang perbedaan dan jenis sertifikatnya, kita lihat sekilas perbedaan TOEFL iBT dan TOEFL ITP!

 

TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah tes kemampuan bahasa Inggris yang sering dijadikan syarat masuk universitas luar negeri, pendaftaran beasiswa, dan kadang juga untuk keperluan pekerjaan.

 

Nah, TOEFL punya dua tipe utama, yaitu TOEFL iBT (Internet-Based Test) dan TOEFL ITP (Institutional Testing Program).

 

TOEFL iBT hanya bisa diambil dalam format berbasis komputer dan lebih diterima dalam skala internasional.

 

Di sisi lain, TOEFL ITP tersedia dalam format paper-based maupun computer-based, dan lebih sering digunakan untuk keperluan institusional lokal seperti evaluasi Bahasa Inggris di dalam universitas dan program beasiswa dalam negeri.

Apa Perbedaan Sertifikat TOEFL iBT dan ITP?

Nah, karena bentuk tesnya beda, Sertifikat TOEFL iBT dengan TOEFL ITP juga punya perbedaan, mulai dari info yang tercantum, desain, hingga bentuk sertifikat yang bakal Kawan Kobi terima.

 

Kalau Kawan Kobi ambil TOEFL iBT, umumnya sertifikatnya akan dikirimkan dalam bentuk PDF yang bisa langsung diunduh dari akun ETS (Educational Testing Service) kamu. Praktis dan tinggal kamu download, deh!

 

Tapi kalau perlu versi fisik, Kawan Kobi juga bisa request agar sertifikat dikirim via pos ke alamatmu.

 

Sementara itu, sertifikat untuk TOEFL ITP, umumnya berbentuk sertifikat fisik yang dikirim langsung ke alamatmu.

 

Nah, jika Kawan Kobi mau lebih hemat dan nggak repot soal ongkir, kamu juga bisa pilih opsi paperless dan minta softcopy-nya saja.

1. Contoh Sertifikat TOEFL iBT

kobi education-contoh sertifikat toefl-gambar sampel sertifikat toefl ibt

Hasil TOEFL iBT ini bentuknya adalah Score Report. Kawan Kobi akan menemukan beberapa info penting seperti identitas diri (nama lengkap, alamat Email, dan foto) serta detail tes (tanggal tes dan nomor ID hasil skor).

 

Selain itu, seperti yang terlihat di contoh sertifikat TOEFL iBT-nya, Kawan Kobi bakal temuin informasi lain, seperti:

    • Total skor, atau skor keseluruhan dari empat bagian tes yang kamu kerjakan, yaitu Reading, Listening, Speaking, dan Writing) sebagai skor TOEFL iBT;
    • Skor untuk setiap bagian tes yang dirincikan per bagian tesnya secara terpisah, jadi bisa lihat levelmu di setiap skill-nya;
    • Tanggal tes untuk menunjukkan validitas skor, karena skor TOEFL hanya valid selama 2 tahun;
    • Nomor ID, jadi kalau universitas, provider beasiswa atau perusahaan butuh verifikasi, mereka bisa cek keaslian sertifikatmu pakai nomor ini.

 

Terakhir, ada tabel MyBest Scores yang mencantumkan skor tertinggi per bagian tes dari setiap Tes TOEFL iBT yang pernah Kawan Kobi ikuti.

 

Kalau Kawan Kobi sudah beberapa kali mengambil tes, tabel ini akan menampilkan skor terbaikmu di masing-masing bagian. Tapi, kalau ini tes pertamamu, skor di tabelnya akan sama persis dengan hasil tesmu saat itu.

2. Contoh Sertifikat TOEFL ITP

kobi education-contoh sertifikat toefl-gambar sampel sertifikat toefl itp

Alih-alih berbentuk Score Report seperti TOEFL iBT, hasil TOEFL ITP ini lebih mirip sertifikat pada umumnya, seperti yang bisa kamu lihat di contoh Sertifikat TOEFL ITP di atas.

 

Jadi, meskipun Kawan Kobi bakal dapet Score Report yang menjelaskan rinciannya, penjelasan itu ternyata terpisah dari sertifikat yang kamu terima.

 

Selain skor total ITP, Kawan Kobi bisa lihat nama lengkap beserta rincian skor per bagian tesnya (Listening Comprehension, Structure & Written Expression, dan Reading Comprehension).

 

Di ujung kiri sertifikat, kamu juga akan menemukan tempat atau institusi di mana kamu mengambil tes ITP, lokasi, serta tanggal pengambilan tesnya.

 

Namun, ada satu hal menarik tentang sertifikat hasil TOEFL ITP, Kawan Kobi. 

 

Yap, yaitu warna sertifikatnya yang berbeda sesuai dengan skor yang Kawan Kobi dapatkan!

 

Skor TOEFL ITP

Warna Sertifikat

Level CEFR

620–677

Emas

C1 (Proficient User)

543–619

Silver

B2 (Independent User)

433–542

Perunggu

B1 (Independent User)

 

Menarik, kan? Pastinya kalau Kawan Kobi ambil TOEFL ITP, targetmu adalah dapetin sertifikat berwarna emas atau silver, nggak, sih?

 

Nah, itu dia contoh sertifikat TOEFL hasil Tes ITP juga iBT buat nambah pengetahuan kamu mengenai salah satu tes kemampuan Bahasa Inggris ini!

Tips Sukses Menghadapi TOEFL ITP dan iBT

Mau ambil TOEFL iBT ataupun ITP, persiapannya tetep harus maksimal, dong! Biar sukses capai skor target, ada beberapa tips yang bisa kamu coba selama persiapan!

1. Tentukan Jenis Tes Mana Yang Kamu Butuhkan

Tips utama yang paling berpengaruh buat sukses di Tes TOEFL adalah memastikan dulu apakah Kawan Kobi akan ambil TOEFL iBT atau TOEFL ITP. Soalnya, keduanya punya format dan jenis soal yang beda.

 

TOEFL ITP lebih fokus mengetes kemampuan Bahasa Inggris secara pasif, sedangkan TOEFL iBT juga mengetes kemampuan aktif, termasuk Speaking.

 

Dengan tau tes mana yang bakal Kawan Kobi ambil sesuai kebutuhan, kamu bisa fokus mempersiapkan skill yang memang dibutuhkan. Jangan sampai salah pilih, karena persiapan yang tepat bakal bantu kamu lebih siap untuk menghadapi tes!

2. Pahami Format Tes

Memahami format Tes TOEFL yang akan Kawan Kobi ambil juga penting banget. Jangan sampai kamu nggak tahu apa saja yang akan diuji.

 

Misalnya, kamu ambil ITP, eh, tapi selama persiapan latihan Speaking juga. Padahal kan nggak ada untuk di TOEFL ITP.

 

Dengan tahu format tesnya, mulai dari apa yang diuji, jenis soal, sampai waktu pengerjaan per bagian, Kawan Kobi bisa latihan dengan lebih terstruktur.

3. Pelajari Academic English

TOEFL itu dirancang buat mengukur kemampuan bahasa di lingkungan kampus, terutama Amerika Serikat, karena yang digunakan adalah American English.

 

Supaya lebih siap tes, familiarisasi diri kamu dengan dengan Academic English. Misalnya dengan sering membaca buku akademik, jurnal, dan artikel riset.

 

Kawan Kobi juga bisa konsumsi media lain seperti podcast, klip berita berbahasa Inggris, atau bahkan free lecture yang banyak universitas luar negeri upload di YouTube.

 

Semakin terbiasa Kawan Kobi dengan kosakata dan bacaan akademik, maka kamu juga bakal makin siap buat hadapi soal-soal TOEFL!

 

Academic English ini khususnya penting banget buat bagian Speaking di TOEFL iBT. Karena, di jenis tes ini, kamu bakal ketemu sama Integrated Speaking Test.

 

Salah satu formatnya adalah dengan membaca teks pendek, mendengarkan percakapan atau lecture singkat, lalu memberikan tanggapan berdasarkan informasi yang didengar dan dibaca.

4. Identifikasi Alasan Kenapa Jawabanmu Benar atau Salah

Ketika latihan soal, jangan cuma ngerjain terus cek kunci jawaban aja. Coba identifikasi juga alasan kenapa jawabanmu benar atau salah.

 

Dengan begitu, Kawan Kobi bisa benar-benar paham konsepnya dan bakal ngebantu banget buat menghindari kesalahan yang sama.

 

Karena, esensinya, kamu bukan cuma “menghafal”. Dengan belajar TOEFL, Kawan Kobi juga sedang mengasah dan meningkatkan skill Bahasa Inggris secara keseluruhan.

5. Lakukan Latihan Dengan Timer

Salah satu hal yang bisa bikin Kawan Kobi nervous pas ngerjain Tes TOEFL adalah batas waktu yang ditetapkan di setiap tesnya. Nah, biar Kawan Kobi lebih siap, biasakan latihan dengan timer.

 

Pasang waktu yang sama dengan durasi tes aslinya biar Kawan Kobi terbiasa dengan tekanan waktu dan bisa menemukan strategi menjawab soal dengan efektif tanpa kehabisan waktu.

 

Latihan seperti ini bakal ngebantu banget buat ngehindarin panik saat tes atau pengerjaan soal yang terburu-buru, yang bisa ngebuat kamu kurang teliti.

Mau Raih Target Skor TOEFL iBT? Yuk #KejarBareng sama Kobi!

Mengingat biaya sekali Tes TOEFL bisa mencapai jutaan rupiah, tentu Kawan Kobi ingin memastikan persiapanmu benar-benar matang agar bisa lolos dalam sekali coba. 

 

Jangan sampai dompet “bolong” karena harus berkali-kali mengulang tes akibat strategi yang kurang tepat.

 

Nah, agar impian study abroad atau daftar beasiswamu makin dekat, Kawan Kobi bisa persiapkan diri dengan cara yang lebih cerdas dan efektif bersama Kobi Education.

 

Apalagi jika Kawan Kobi mengincar TOEFL iBT, kamu bisa bergabung dalam kelas intensif yang dipandu oleh Expert Tutor Kobi dengan berbagai fasilitas pendukung, seperti:

    • Materi Belajar Lengkap: Dukungan materi dalam format PDF/PPT yang memudahkanmu memahami setiap konsep;
    • Personalized Feedback: Bimbingan yang disesuaikan dengan kebutuhanmu agar tahu persis bagian mana yang perlu ditingkatkan;
    • Laporan Progres Belajar: Pantau perkembanganmu secara berkala agar langkahmu menuju target skor makin terukur;
    • 2x Prediction Test: Rasakan simulasi tes yang nyata untuk menguji kesiapan mental dan teknismu sebelum hari-H;
    • Bonus Premium: Dapatkan layanan konsultasi beasiswa selama satu bulan langsung bersama Expert Mentor secara gratis!

 

Dengan memahami perbedaan antara TOEFL iBT dan ITP, Kawan Kobi kini bisa menentukan jenis tes mana yang paling sesuai dengan persyaratan kampus atau beasiswa tujuanmu.

 

Namun, cuma tahu perbedaannya aja nggak cukup tanpa aksi nyata untuk menaklukkan skor targetnya. 

 

Jangan biarkan kesempatan berharga ini terbuang begitu saja hanya karena persiapan yang kurang matang. Yuk, ambil langkah berani hari ini untuk memastikan skor TOEFL impianmu berada dalam genggaman!

Well, itu dia penjelasan mengenai perbedaan Sertifikat TOEFL ITP dan iBT yang bisa menjadi kompasmu dalam memilih jenis tes yang paling sesuai.

 

Jangan lupa untuk terus pantau Instagram Kobi Education agar selalu mendapatkan informasi beasiswa paling update dan tips rahasia lolos kampus impian.

 

Good luck on your preparation, Kawan Kobi!

Tentang Penulis Tim Kobi
Artikel ini ditulis oleh Tim Editorial Kobi Education, yang telah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam memberikan informasi seputar beasiswa luar negeri, tips IELTS, TOEFL, SAT, sampai arahan membantu orang tua mengenai study abroad anak mereka

Daftar Isi

Wajib Baca Artikel Ini!
Mau up to date sama artikel terbarunya Kobi? Yuk subscribe sekarang! 👇

Cek privacy policy disini!