10 Cara Meningkatkan Skor IELTS dari 5 ke 7.5 dan 5 Kesalahan Yang Harus Dihindari!

Kawan Kobi, kamu lagi coba boost skor IELTS sampai 7.5? Bisa banget kok! Cek 10 tips buat meningkatkan skor kamu plus 5 kesalahan yang harus dihindari dari MinBi!

Share:

kobi education-cara meningkatkan skor ielts-gambar salah satu peserta yang sedang melihat kamera dengan cukup serius

Key Highlight:

    • Hal utama sebelum mempelajari IELTS adalah mengetahui subtes IELTS yang menjadi kelemahan dan memahami jenis pertanyaan IELTS;
    • Membiasakan diri untuk fokus dan mengenali berbagai aksen adalah hal penting dalam Listening;
    • Teknik Skimming dan Scanning dapat mempermudah test taker di Sesi Reading;
    • Menambah variasi vocabulary dan grammar dapat membantu kamu di Sesi Writing;
    • Usahakan untuk tidak menghafal jawaban dan menggunakan fillers saat Sesi Speaking;
    • Manajemen waktu yang buruk adalah salah satu kesalahan umum para peserta IELTS.

Kawan Kobi, belajar IELTS yang efektif itu penting banget, apalagi buat kamu yang skornya masih di bawah 7.5, nih!

 

Bisa jadi kamu lagi struggle di salah satu subtes, seperti Writing. Akhirnya, karena kurang persiapan dan belajar, nilai kamu kurang karena skor Writing-nya jeblok.

 

Biar enggak kejadian, MinBi bakal jelasin cara terbaik untuk meningkatkan skor di setiap section, baik Listening, Reading, Writing, maupun Speaking. Oh ya, enggak lupa juga MinBi bakal spill 5 kesalahan umum yang bikin skor kamu di bawah harapan.

 

Yuk, simak artikelnya hingga tuntas.

Masih Bingung Kenapa Nilai IELTS Belum Maksimal? Lakukan 2 Trik Ini!

1. Cari Tahu dan Evaluasi Kekurangan Kamu

Kawan Kobi, Overall Band Score IELTS kamu itu dihitung dari rata-rata 4 skills yang diujikan, yaitu Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Setiap subtes dinilai dari skala 0 hingga 9 (termasuk skor .5).

 

Let’s say, kamu punya skor seperti ini:

Listening

Reading

Writing 

Speaking 

Overall Band Score

6.5

6.5

6.0

6.0

6.5

 

Nah, kamu bisa lihat kalau ada 1 atau 2 skills yang nilainya kurang maksimal, skor akhir kamu bakal susah buat tembus target 7. Jadi, langkah pertama yang bisa kamu lakukan adalah mencari tahu di bagian mana yang paling bikin struggle.

 

Caranya gimana? Kamu bisa ikut mock test (simulasi ujian) terlebih dahulu. Hasil mock test ini bisa jadi referensi buat kamu untuk tahu skill yang masih harus dikejar!

 

Nah, kalau udah tahu subtes apa yang harus dikejar, MinBi bakal spill tips terbaik buat keempat subtes tersebut! 

2. Pahami Jenis Pertanyaan IELTS

IELTS dikenal punya banyak banget jenis pertanyaan untuk setiap subtesnya. Contohnya, di Section Reading, terdapat 14 tipe pertanyaan, seperti matching paragraph information, matching headings, short answers, dan lainnya.

 

Nah, setiap pertanyaan tersebut punya cara jawabnya masing-masing. Kebayang enggak, kalau misalnya kamu belum familiar dengan jenis pertanyaan itu? Pasti bakal pusing jawabnya karena enggak siap.

 

Untuk itu, Kawan Kobi wajib banget mempelajari semua jenis pertanyaan IELTS. Enggak harus jago, tapi minimal kamu siap kalau pertanyaan itu ada di hari-H!

Susah Nangkap Saat Listening? Ini 2 Cara Terbaik Buat Menyiasatinya!

3. Latih Fokus dan Biasakan Diri untuk Latihan Mendengar Sekali Saja

Sebagai info, Listening berdurasi 30 menit, dengan 40 pertanyaan di dalamnya. Jadi, wajar banget kalau misalnya konsentrasi kamu mulai terganggu karena banyak pertanyaan yang harus kamu jawab.

 

Nah, untuk itu, kamu bisa melatih fokus dengan sering mengerjakan latihan dengan timer tanpa pause sama sekali! Biarkan audionya terus berjalan dan paksa dirimu untuk lanjut ke pertanyaan selanjutnya.

 

Selain simulasi ujian, kamu bisa coba teknik active listening. Apa sih teknik active listening itu? Intinya, teknik ini mengharuskan kamu untuk tidak hanya mendengarkan, tetapi juga menilai dan mencatat informasi-informasi yang ditanyakan.

 

Jadi, sebelum audio diputar, kamu sudah melakukan beberapa persiapan, seperti memprediksi topik yang akan dibicarakan, mencatat informasi dan kata kunci, dan mengikuti pembahasan umum dari pembicaraan yang sedang berlangsung.

4. Biasakan Diri untuk Mendengarkan Berbagai Aksen Bahasa Inggris

Audio IELTS ternyata enggak hanya menggunakan aksen British saja, tetapi juga berbagai logat bahasa Inggris lainnya. Kamu bakal dengar aksen Australia, Amerika Utara, hingga New Zealand, loh.

 

Hal ini bisa bikin kamu terkecoh, karena pronounciation-nya yang bikin bingung.

 

Untuk itu, kamu bisa membiasakan diri untuk mendengarkan berbagai aksen Bahasa Inggris. Kamu bisa nonton berita, vlog, atau bahkan dengar podcast dari English speaker dari banyak negara.

 

Selain jadi terbiasa, kamu juga bisa menambah kosakata baru dan memahami ekspresi orang.

 

Jadi, jangan batasi diri buat nonton berita dari Inggris atau Amerika Serikat saja, ya!

Nilai Reading Masih Stuck di Bawah 7.5? Coba Ikutin Tips Ini!

5. Gunakan Teknik Skimming dan Scanning

Kawan Kobi, enggak jarang IELTS test takers kesulitan buat atur waktu karena membaca seluruh teks. Akhirnya, waktu kamu habis karena masih nyari jawaban. Dalam sesi ini, kamu hanya diberikan 60 menit untuk menjawab 40 pertanyaan.

 

Padahal kamu enggak perlu baca semuanya untuk dapat jawabannya, loh! Nah, cara terbaiknya adalah dengan pakai Teknik Skimming dan Scanning

 

Teknik Skimming ini adalah membaca teks secara keseluruhan dengan cepat untuk mencari pokok utamanya. Jadi, kamu enggak perlu tahu dulu informasi detailnya.

 

Nah, Teknik Scanning merupakan cara untuk mencari informasi penting dalam teks. Misalnya, kamu mencari kata kunci, nama, angka, atau frasa yang spesifik untuk menjawab pertanyaan.

 

Gunakan teknik ini sesuai dengan soalnya. Kalau kamu ketemu pertanyaan true or false, pakai Teknik Scanning. Untuk pertanyaan yang menanyakan informasi dari sebuah teks, kamu bisa menggunakan Teknik Skimming.

6. Perkaya Kosakata (Vocabularies)

Hal ini penting banget, Kawan Kobi. Kadangkala, hal yang bikin kamu enggak paham dengan isi teksnya adalah kamu enggak tahu arti dari sebuah kata. 

 

Untuk itu, kamu wajib banget mempelajari berbagai vocabulary baru yang relatable. Kamu bisa nemuin berbagai kata tersebut lewat artikel dan video berita, video YouTube, podcast, dan lainnya. Kamu enggak harus dengar audio IELTS aja, ya!

 

Lalu, catat kosakata tersebut dan gunakan di kehidupan sehari-hari. Cara ini bikin vocabulary makin nempel di otak.

Sering Bingung Tulis Apa di Writing? 2 Cara Ini Bisa Bantu Kamu!

7. Buat Dulu Outline Sebelum Menulis

Kawan Kobi, Writing IELTS adalah section yang sering banget ditakuti orang. Kenapa? Karena kamu harus menjawab 2 tasks selama 60 menit. Nah, task yang dinilai cukup sulit adalah Task 2, karena kamu diminta untuk berargumen mengenai topik yang diberikan.

 

Supaya kamu enggak keteteran saat menulis, kamu wajib banget bikin outline tulisanmu. Sebelum itu, baca kembali pertanyaannya dan rancang jawabannya sesuai dengan apa yang ditanyakan.

 

Untuk menulis, kamu bisa banget menggunakan Teknik PEEL (Point, Evidence, Explanation, Link) supaya paragraf kamu makin jelas. 

 

Pertama, tuliskan dulu topik paragrafnya (Point). Kemudian, berikan contoh yang relevan dengan topik tersebut (Example). Lalu, jelaskan mengapa contoh atau bukti ini bisa mendukung poin kamu. 

 

Terakhir, berikan transisi yang jelas sebelum masuk ke topik atau paragraf baru. Jangan lupa juga buat tulis kesimpulan dari paragraf tersebut, ya!

8. Gunakan Variasi Kosakata dan Struktur Kalimat Secara Tepat

Kalau kamu baca teks yang struktur dan kosakata kalimatnya mirip-mirip, pasti bosenin, kan?

 

Nah, hal itu juga berlaku untuk menjawab pertanyaan di Sesi Writing. Jadi, usahakan untuk pakai kosakata dan grammar yang beragam. Misalnya, kalau kamu pengen menggunakan kata “important”, kamu bisa menggantinya dengan “necessary”, “crucial”, “essential”, “pivotal”.

 

Nah, selain vocabulary yang variatif, MinBi saranin kamu untuk menggunakan struktur kalimat yang lebih rumit, seperti kalimat majemuk (complex sentences)

 

Kalimat majemuk ini digunakan untuk menggabungkan dua gagasan dengan kata hubung, seperti “although”, “whereas”, “nevertheless”, dan lainnya.

 

Kalau menggunakan vocabulary dan struktur kalimatnya secara tepat, skor kamu bisa lebih bagus, loh!

Gugup Saat Jawab Pertanyaan Speaking? Lakukan 2 Hal Ini Supaya Makin Pede!

9. Jangan Hanya Menghafal Jawaban

Kawan Kobi, kamu orang yang biasanya menghafal jawaban buat interview? Atau bergadang sebelum presentasi buat menghafal apa yang mau kamu presentasikan? 

 

Menghafal jawaban memang bisa mempermudah kamu untuk berbicara dengan lebih mudah dan lancar tanpa bantuan catatan. Tetapi, hal ini bisa jadi bumerang buat kamu loh! Kok bisa sih, MinBi?

 

Bisa dong, karena kamu hanya menyiapkan jawaban dari pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan dan bukan menyiapkan diri untuk Sesi speaking

 

Hal ini bisa menyebabkan penguji tidak bisa menilai kamu dengan baik, atau kamu yang enggak siap apabila kamu harus menjawab pertanyaan yang tidak kamu hafalkan.

10. Jangan Gunakan Fillers

Kawan Kobi, pasti pernah mikir jawaban di tengah ngomong? Nah, mungkin kamu sering pakai fillers untuk “mengisi” jawaban yang kosong itu. Contoh fillers yang dimaksud adalah “like”, “you know”, “umm”, dan lainnya.

 

Padahal, hal ini bikin kamu terlihat enggak percaya diri dan bingung saat mencari jawaban. Untuk itu, kamu lebih baik diam terlebih dahulu dan gunakan frasa seperti, “let me see”, “that’s a good point”, dan lainnya. Frasa ini bikin kamu terdengar siap dalam menjawab!

Mau Skor IELTS Kamu Maksimal? Hindari 5 Kesalahan Ini!

kobi education-cara meningkatkan skor ielts-gambar orang yang sedang belajar bahasa inggris dengan sangat serius dan terlihatnya buku oxford

Setelah tahu cara buat naikin skor IELTS, kamu juga harus tahu 5 kesalahan umum yang sering dilakukan oleh test takers. Jangan sampai kamu lakuin 5 hal ini, ya!

1. Mengosongkan Jawaban Saat Ragu

Kawan Kobi, di IELTS, kamu memang dituntut buat jawab pertanyaan yang banyak dalam waktu yang sedikit. Makanya, takut salah jawab itu valid banget, loh. 

 

Sayangnya, karena kamu ragu atau takut salah, akhirnya pertanyaan itu dilewati. Pas waktu section itu selesai, kamu baru sadar kalau ada banyak soal yang enggak dikerjakan. Sayang banget, kan?

 

Untuk itu, MinBi saranin kamu untuk tetap jawab pertanyaannya. Bisa jadi, jawaban yang kamu isikan itu benar, loh. Jadi, pede aja dan kerjakan dengan maksimal, ya!

2. Terlambat Datang di Hari-H Ujian

Nah, ini penting banget buat diingat! Jangan sampai, kamu telat di hari-H ujian, Kawan Kobi. Soalnya, kalau kamu terlambat, ada kemungkinan kamu enggak diperbolehkan untuk ikut ujiannya.

 

Bayangin, kamu udah bayar tes dan belajar mati-matian, malah enggak bisa tes di hari itu. Sayang banget, kan? 

 

Maka dari itu, catat tanggal dan jam ujiannya. Oh ya, make sure juga untuk tahu lokasi tesnya, supaya kamu enggak nyasar saat pergi ke test center.

3. Manajemen Waktu Yang Buruk

Durasi Tes IELTS sebenarnya berlangsung cukup lama, yakni 2 jam 45 menit. Akan tetapi, waktu itu bisa terasa singkat kalau kamu enggak punya time management yang baik.

 

Nah, banyak orang yang sering stuck di subtes, seperti Reading atau Writing. Mengapa? Karena kamu harus menjawab pertanyaan yang banyak dan rumit, dalam waktu yang singkat. 

 

Saat Reading, para peserta ujian seringkali stuck di satu teks untuk mencari jawaban terbaik. Atau, saat Writing, mereka terlalu lama menulis di salah satu task, yang akhirnya bikin task lain kurang maksimal.

 

Untuk itu, MinBi sarankan untuk mengerjakan latihan soal dengan timer sesuai dengan durasi asli ujian. Hal ini penting supaya kamu enggak terlalu santai saat mengerjakan. Kamu juga jadi bisa tahu apa yang harus dilakukan kalau waktunya sudah mepet.

4. Tidak Membaca Pertanyaan Secara Saksama

Di awal, MinBi udah mention kalau IELTS punya banyak jenis pertanyaan. Nah, salah satunya adalah short answer question. 

 

Pertanyaan ini meminta kamu untuk menjawab hanya 1 kata dari teks atau kurang dari 3 kata untuk tiap jawabannya.

 

Sayangnya, instruksi ini sering diabaikan. Akhirnya, jawaban para test takers enggak nyambung dengan permintaan.

 

Untuk itu, kamu wajib memahami kembali pertanyaan dan permintaannya. Sesuaikan jawaban kamu, supaya enggak salah, ya!

5. Persiapan Kurang Matang

Nah, kesalahan terakhir yang umum banget adalah persiapan yang kurang. Walaupun kamu sudah jago Bahasa Inggris, kamu tetap harus mempelajari format Tes IELTS secara menyeluruh.

 

Kenapa? Soalnya, IELTS punya struktur soal, aturan batas waktu yang ketat, serta kriteria penilaian yang spesifik dan ketat. Selain itu, soal-soal yang disajikan pun akademis. 

 

Jadi, kamu enggak bisa mengandalkan kemampuan Bahasa Inggris sehari-hari. 

 

Untuk itu, penting banget buat punya persiapan yang terarah, seperti mengetahui tipe-tipe soal, rajin ikut mock test, dan punya mentor buat memandu pembelajaran kamu!

Udah Siap Naikin Skor IELTS Kamu? Coba MinBi Jawab Pertanyaan Kamu!

1. Apakah Aku Harus Jago Bahasa Inggris untuk Dapat Skor 7.5?

Jawabannya: Enggak.

 

Hal terpenting adalah kamu konsisten belajar IELTS setiap harinya. Usahakan untuk belajar 45 menit hingga 1 jam sehari. Perbanyak bacaan, mendengarkan audio, serta praktik berbicara dan menulis dalam Bahasa Inggris, ya!

2. Subtes Apa Yang Paling Mudah untuk Di-Improve?

Listening dan Reading. Mengapa? Karena kamu diminta untuk menjawab pertanyaan dengan pilihan yang tersedia. Jadi, kamu enggak perlu khawatir soal merangkai argumen, seperti pada Section Writing dan Speaking.

3. Apa Materi atau Sumber Mock Test Yang Terbaik untuk Belajar?

Ada banyak, Kawan Kobi. Kamu bisa cek situs resmi British Council, IDP, dan Magoosh. Mereka menyediakan soal-soal yang bisa dijadikan referensi belajar.

Ngerasa Persiapan IELTS Kamu Masih Belum Maksimal? Yuk Belajar Bareng Kobi!

Kawan Kobi, nyiapin IELTS itu enggak mudah, apalagi kalau kamu ngejar nilai di atas 7! Kalau kamu mau daftar di kampus top dunia, kayak Monash University yang mewajibkan kamu untuk punya nilai di atas 7.0, loh!

 

Nah, nilai itu enggak bisa diraih dengan belajar asal-asalan selama 2 minggu saja. Soalnya, kamu bakal belum terbiasa dengan tipe soalnya dan topik-topik di dalamnya.

 

Kebayang kan, kesempatan emas untuk kuliah di luar negeri terbuang sia-sia karena skor IELTS kamu enggak memadai? Sedih banget, pastinya. 

 

Padahal, kamu bisa siapin diri dari Kelas 10-11, loh! 

 

Tapi, tenang aja, Kawan Kobi! Kamu bisa banget ngejar skor IELTS impian kamu dengan ikut Kelas IELTS Exclusive di Kobi Education.

 

Selama 1,5-2 bulan, kamu bakal belajar keempat skills IELTS bareng Expert Mentor. Kelasnya yang kecil bisa bikin kamu makin fokus saat belajar untuk mencapai skor IELTS terbaik!

 

Enggak cuma live teaching, kamu bakal dapat personalized feedback supaya progresmu makin terukur!

MinBi percaya, kamu pasti bisa dapat skor IELTS impian kamu, bahkan lebih. Asalkan, kamu punya strategi yang baik dan Mentor yang tepat.

 

Yuk, mulai perjalanan belajar IELTS kamu bareng Kobi Education!

Tentang Penulis Tim Kobi
Artikel ini ditulis oleh Tim Editorial Kobi Education, yang telah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam memberikan informasi seputar beasiswa luar negeri, tips IELTS, TOEFL, SAT, sampai arahan membantu orang tua mengenai study abroad anak mereka

Daftar Isi

Wajib Baca Artikel Ini!
Mau up to date sama artikel terbarunya Kobi? Yuk subscribe sekarang! 👇

Cek privacy policy disini!