Biaya Hidup di London untuk Mahasiswa 2026: Akomodasi, Makan, Transportasi

Udah punya plan kuliah di London tapi bingung berapa biaya hidup yang harus disiapin? Intip rincian lengkap biaya hidup di London buat mahasiswa!

Share:

kobi education-biaya hidup di inggris untuk mahasiswa-gambar kehidupan di millenium bridge london

Key Highlights:

    • Total estimasi pengeluaran bulanan selama menetap di London rata-rata dimulai dari kisaran 1.747 GBP atau sekitar Rp42,2 jutaan, yang umumnya mencakup kebutuhan akomodasi, utilitas, makan, dan transportasi;
    • Berbagai tips yang bisa dilakukan mahasiswa agar tetap hemat, seperti rutin masak makanan sendiri, manfaatin tarif khusus dari 18+ Students Oyster Photocard, serta cari opsi hiburan gratis di museum kota;
    • Nggak perlu khawatir soal biaya berobat, karena mahasiswa internasional yang punya visa pelajar berhak nikmatin fasilitas kesehatan gratis dari pemerintah lewat layanan NHS.

Kalau nyebut kata “London”, apa yang pertama kali melintas di pikiran Kawan Kobi?

 

Deretan kampus elite sekelas Imperial College London, LSE, dan UCL, kemegahan ikon Big Ben, atau malah langsung kepikiran klub sepak bola raksasa kayak Chelsea dan Arsenal?

 

Apa pun tebakan Kawan Kobi, ibu kota Inggris satu ini emang selalu jadi magnet buat study abroad. 

 

Tapi, di balik keindahan kotanya, London juga berstatus sebagai salah satu kota dengan standar biaya hidup paling tinggi di dunia.

 

Buat Kawan Kobi yang ingin study abroad ke kampus top di London, kira-kira berapa budget yang harus Kawan Kobi siapin buat bisa survive di sana?

 

Yuk, kita bedah satu per satu!

 

Note: Semua konversi kurs dalam artikel ini udah MinBi sesuaikan dengan nilai tukar per tanggal 21 Agustus 2026, dengan asumsi 1 GBP = Rp24.160.

Berapa Biaya Akomodasi di London Buat Mahasiswa Internasional?

Hal pertama yang wajib kamu pikirin sebelum study abroad ke Inggris, khususnya ke kota London, adalah urusan akomodasi atau tempat tinggal. 

 

Biar Kawan Kobi lebih gampang atur budget bulanannya, MinBi akan bagi biaya tempat tinggal atau akomodasi jadi 3 pilihan, yakni Asrama, Homestay, dan Apartemen. 

1. Asrama Kampus

Buat mahasiswa baru, tinggal di asrama kampus jelas jadi opsi paling favorit. 

 

Tapi, Kawan Kobi harus tahu dulu kalau sistem sewa properti kayak asrama kampus di Inggris itu biasanya dihitung per minggu, bukan per bulan!

 

Sebagai gambaran, sewa asrama di Imperial College London ada di kisaran 292–489 GBP per minggunya (sekitar Rp7 jutaan–Rp11,8 jutaan). 

 

Kalau ditotal sebulan, Kawan Kobi perlu nyiapin budget sekitar 1.264–2.118 GBP (sekitar Rp30,5 jutaan–Rp51,1 jutaan).

 

Meski kelihatannya agak pricey, harga segitu biasanya udah all-in, lho! Kawan Kobi nggak perlu pusing lagi mikirin biaya tagihan listrik, air, maupun Wi-Fi. 

 

Plus, jarak asrama yang nempel sama kampus otomatis bikin kamu hemat ongkos transportasi harian!

2. Homestay

Kawan Kobi ingin ngerasain vibes kehangatan ala keluarga lokal sekaligus ngelancarin skill Bahasa Inggris tiap hari? Homestay bisa jadi pilihan buat kamu!

 

Biar gampang atur budget, tarif homestay di London biasanya dibagi ke dalam 3 paket layanan, seperti:

    • Room Only (Tanpa Makan): Sekitar 180–250 GBP (Rp4,3 jutaan–Rp6 jutaan) per minggu, cocok buat Kawan Kobi yang mau hemat dan hobi masak sendiri;
    • Bed & Breakfast (Hanya Sarapan): Berkisar di angka 200–280 GBP (Rp4,8 jutaan–Rp6,7 jutaan) per minggu;
    • Half-Board (Sarapan & Makan Malam): Kisaran 230–350 GBP (Rp5,5 jutaan–Rp8,4 jutaan) per minggu, bisa jadi pilihan pas buat kamu yang super sibuk dan ingin hidup praktis.

 

Note: Makin dekat rumah host family ke pusat Kota London, harganya pasti makin mahal. Jangan lupa juga buat nyiapin dana darurat sekitar 100–150 GBP (Rp2,4 jutaan–Rp3,6 jutaan) di awal buat bayar placement fee ke agen penyedia jasanya, ya!

3. Apartemen

Buat Kawan Kobi yang butuh privasi ekstra atau pengen sharing budget bareng bestie, nyewa apartemen (flat) jelas jadi opsi paling ideal!

 

Untuk biaya sewa apartemen, Kawan Kobi perlu nyiapin budget di kisaran 1.800 sampai 2.800 GBP (sekitar Rp43,4 – Rp67,6 jutaan) per bulannya.

 

Tapi, soal mahal-murahnya harga sewa apartemen bakal ngikutin seberapa strategis lokasinya, luas ruangan, sampai kelengkapan fasilitas yang Kawan Kobi dapetin!

Berapa Estimasi Biaya Makan dan Minum Selama di London?

Nah, kalau soal makan, pengeluarannya bener-bener tergantung sama gaya hidup Kawan Kobi di sana.

 

Kalau Kawan Kobi tipe yang doyan jajan di luar setiap hari, siap-siap aja kantongnya jebol. Mengacu pada data Numbeo – Cost Living in London, sekali makan di restoran standar aja butuh sekitar 14-30 GBP atau sekitar Rp338 ribuan – Rp725 ribuan.

 

Bayangin kalau kebiasaan jajan di luar ini dilakuin tiga kali sehari selama sebulan penuh. Budget makannya bisa naik drastis ke angka 720 – 1.260 GBP (Rp17,4 jutaan – Rp30,4 jutaan). Bikin dompet ketar-ketir, kan?

 

Tapi tenang, hacks biar tetap hemat selama study abroad ke London adalah dengan rajin masak sendiri!

 

Percaya deh, kalau Kawan Kobi komitmen belanja bahan segar dan masak buat makan sehari-hari, biayanya bisa di-press jadi cuma 200-280 GBP aja (Rp4,8 jutaan – Rp6,7 jutaan) sebulan. 

 

Biar Kawan Kobi makin gampang nyusun budgeting, berikut rangkuman kisaran harga bahan pangan pokok di London yang bisa kamu jadiin patokan:

    • Beras (Putih): Sekitar 1,20 – 2,50 GBP per kg (Rp29 ribuan – Rp60 ribuan);
    • Susu (Reguler): Sekitar 0,9 – 2 GBP per liter (Rp21 ribuan – Rp48 ribuan);
    • Telur (Ukuran Besar): Sekitar 1,97 – 5,60 GBP per lusin (Rp47,5 ribu – Rp135 ribuan)
    • Keju Lokal: Sekitar 3-25 GBP per kg (Rp72 ribuan – Rp604 ribu);
    • Ayam Fillet: Sekitar 4,98 – 13 GBP per kg (Rp120 ribuan – Rp314 ribuan);
    • Daging Merah: Sekitar 5-20 GBP per kg (Rp120 ribuan – Rp483 ribuan);
    • Buah-buahan (Apel, Pisang, Jeruk): Sekitar 0,90 – 4 GBP per kg (Rp21 ribuan – Rp96 ribuan);
    • Sayuran (Tomat, Kentang, Bawang, Selada): Sekitar 0,66 – 6 GBP per kg atau buah buat Selada (Rp16 ribu – Rp144 ribuan).

Apa Aja Rincian Biaya Sandang di London?

Musim dingin di Eropa dan tinggal dalam durasi yang lama menuntut Kawan Kobi untuk membeli beberapa pakaian tambahan yang sesuai dengan iklim di sana. 

 

Berikut beberapa estimasi biaya sandang di London yang bisa Kawan Kobi jadiin patokan.

 

Jenis Pakaian

Estimasi Harga (Dalam GBP)

Estimasi Harga (Dalam Rupiah)

Kaos Kasual

Sekitar 6-25 GBP

Sekitar Rp144 ribuan – Rp604 ribu

Summer Dress di Toko Retail

Sekitar 20-40 GBP

Sekitar Rp483 ribuan – Rp966 ribuan

Celana Jeans

Mulai dari 82 GBP

Mulai dari Rp1,9 jutaan

Sepatu Sneakers

Mulai dari 93 GBP

Mulai dari Rp2,2 jutaan

Sepatu Formal Kulit (buat Pria)

Mulai dari 105 GBP

Mulai dari Rp2,5 jutaan

 

Note: Estimasi harga di tabel bisa berubah sewaktu-waktu dan pastinya tergantung dari brand serta di mana Kawan Kobi beli barang tersebut.

Berapa Biaya Transportasi Yang Harus Kawan Kobi Butuhin?

Transportasi di London itu terkenal praktis karena sistem transportasi umumnya udah terintegrasi sampai ke pelosok kota. 

 

Tapi, Kawan Kobi juga harus pintar buat atur budget mobilitas harian dari tempat tinggal ke kampus.

 

Biar pengeluaran nggak boncos, yuk catat rincian tarifnya:

    • Kereta Bawah Tanah (Tube): Sekitar 3 hingga 3,10 GBP (Rp72 ribuan – Rp75 ribu) per zona;
    • Docklands Light Railway (DLR): Sama seperti Tube, yakni sekitar 3 – 3,10 GBP per zona;
    • Bus dan Trem: Kawan Kobi cuma perlu bayar sekitar 1,75 GBP (Rp42 ribuan) untuk satu kali jalan;
    • Taksi: Ada dua opsi yang bisa Kawan Kobi manfaatin kalau lagi buru-buru, di antaranya: 
    • Black Cab (Taksi Resmi): Mematok biaya buka pintu sekitar 4 GBP (Rp96 ribuan) dengan total argo sekitar 7–36 GBP (Rp169 ribuan – Rp870 ribuan);
    • Ride-Hailing (Taksi Online): Biasanya ada di kisaran 10–25 GBP (Rp241 ribuan–Rp604 ribu), tergantung jarak tempuh dan situasi jalanan.
    • Sepeda Sewa (Santander Cycles): Kawan Kobi bisa langganan sepeda Santander sepuasnya cuma dengan bayar sekitar 20 GBP (Rp483 ribuan) aja per bulan!

 

Note: Tarif Tube dan DLR itu bukan tarif flat per zona, ya! Harga aslinya dihitung berdasarkan zona yang Kawan Kobi lewatin serta waktu perjalanannya (jam sibuk atau non-sibuk).

Berapa Tarif Rumah Sakit dan Asuransi di Sana?

Urusan kesehatan jelas jadi prioritas yang nggak boleh ketinggalan dari pantauan Kawan Kobi.

 

Banyak yang keliru kalau layanan kesehatan publik Inggris alias NHS (National Health Service) itu 100% gratis buat mahasiswa internasional. Padahal, faktanya nggak begitu, lho!

 

Akses ke layanan NHS udah dibayar di muka lewat Immigration Health Surcharge (IHS) saat Kawan Kobi mengajukan visa pelajar. 

 

Skema tarifnya juga dihitung penuh sesuai total durasi visa. Untuk masa tinggal 1–6 bulan bakal dikenakan tarif 388 GBP, dan 6–12 bulan senilai 776 GBP.

 

Sebagai contoh, kalau Kawan Kobi ngambil program S1 12 bulan, tagihan IHS kamu bisa mencapai 1.164 GBP. Hal ini terjadi karena visa pelajar Kawan Kobi umumnya diterbitkan untuk total masa tinggal 16–17 bulan.

 

Kabar baiknya, bayar IHS ini sangat worth it karena udah cover fasilitas krusial kayak konsultasi dokter umum, perawatan rumah sakit, hingga layanan gawat darurat. 

 

Tapi, ingat ya! Kawan Kobi tetap bakal dikenakan biaya tambahan buat urusan perawatan gigi, tes mata, dan tebus resep obat.

 

Nah, kalau Kawan Kobi milih buat periksa ke rumah sakit atau klinik swasta, siapin budget ekstra yang lumayan tebal, ya! 

 

Soalnya, biaya untuk sekali sesi pemeriksaannya dipatok cukup pricey, yakni di kisaran 150–300 GBP (sekitar Rp3,6 – Rp7,2 jutaan).

 

Buat urusan asuransi, ada dua jenis pertanggungan medis yang perlu Kawan Kobi perhatiin, di antaranya:

    • Immigration Health Surcharge (IHS): Asuransi wajib dari pemerintah yang pembayarannya harus langsung dilunasin di awal saat Kawan Kobi mengurus visa pelajar;
    • Asuransi Swasta Lokal: Sifatnya opsional buat Kawan Kobi yang butuh proteksi dan ketenangan ekstra, iuran bulanannya berada di kisaran 108 GBP (sekitar Rp2,6 jutaan).

Apa Aja Rincian Biaya Lain Yang Harus Diperhatiin?

Selain pengeluaran wajib seperti budget akomodasi, makan minum, dan transportasi, Kawan Kobi juga wajib aware sama pengeluaran lain yang diam-diam bisa bikin dompet jebol.

 

Biar budget bulanan kamu tetap aman dan nggak kaget pas udah sampai sana, MinBi udah merangkum estimasi biaya tambahan di London, seperti:

1. Tagihan Listrik

Buat Kawan Kobi yang berencana sewa apartemen sendiri, tagihan listrik wajib banget masuk daftar budgeting. Tarif listrik di London rata-rata dipatok sekitar 0,26 GBP per kWh (udah termasuk PPN 5%).

 

Rata-rata konsumsi listrik ada di kisaran 70 hingga 75 GBP (sekitar Rp1,6 – Rp1,8 jutaan) per bulannya. 

 

Tapi, estimasi di atas bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti musim dan tingkat inflasi, ya, Kawan Kobi!

2. Tagihan Air

Selain listrik, tagihan utilitas lain kayak air juga nggak boleh di-skip, Kawan Kobi. 

 

Rata-rata tagihan air bersih di London berada di kisaran 53 GBP atau sekitar Rp1,2 jutaan per bulan, tapi bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan daerah setempat.

3. Paket Internet

Urusan koneksi internet jelas jadi “nyawa” buat ngerjain tugas kampus. Biayanya terbagi ke dalam dua opsi utama, di antaranya:

    • Broadband Fiber (Wi-Fi): 
        • Provider Lokal: Mulai dari 20 GBP (Rp483 ribuan) per bulan; 
        • Provider Nasional (seperti Vodafone atau BT): Berkisar antara 24-40 GBP (Rp579 – Rp966 ribuan) per bulan;
    • Data Seluler (SIM-Only): 
        • Provider Budget (seperti SMARTY atau GiffGaff): Harganya cuma 10-18 GBP (Rp241 – Rp434 ribuan) per bulan;
        • Provider Utama (seperti EE atau O2): Budget langganannya mulai dari 4,50 hingga 25 GBP (Rp108 – Rp604 ribuan) per bulan.

4. Biaya Hiburan dan Rekreasi

Healing tipis-tipis di akhir pekan itu harus biar Kawan Kobi nggak gampang stres. Tenang, rekreasi di London nggak selalu bikin kantong kering, kok!

 

Berikut rinciannya:

    • Nonton Bioskop: Sekitar 3-15 GBP (Rp72 ribuan – Rp362 ribuan) khusus harga tiket student;
    • Big Ben: Sekitar 55 GBP (Rp1,3 jutaan);
    • Tower of London: Sekitar 29,50 GBP (Rp712 ribuan) buat tiket reguler, atau 32,50 GBP (Rp785 ribuan) kalau Kawan Kobi mau ikut donasi pelestarian istana;
    • Natural History Museum: Gratis.

5. Visa Pelajar

Ngomongin biaya hidup di London rasanya kayak ada yang kurang kalau nggak ngebahas syarat buat pengajuan visa pelajar.

 

Apalagi, patokan resmi dari Pemerintah Inggris ini adalah penentu buat keberangkatan Kawan Kobi nanti!

 

Untuk bisa kuliah di London, Kawan Kobi wajib membuktikan ketersediaan dana hidup atau maintenance funds minimal sebesar 1.529 GBP per bulan (sekitar Rp36,9 jutaan).

 

Bukti finansial ini dihitung untuk durasi maksimal 9 bulan lamanya.

 

Artinya, total dana di luar biaya kuliah yang wajib ada di rekening Kawan Kobi sebesar 13.761 GBP atau sekitar Rp332,4 jutaan.

 

Nah, ada satu aturan yang pantang banget dilewatin! Dana ratusan juta tersebut wajib mengendap utuh di rekening pribadi Kawan Kobi (atau rekening Parents) minimal selama 28 hari berturut-turut sebelum tanggal pengajuan visa. 

 

Jangan sampai ada penarikan yang bikin saldonya turun di bawah batas minimum, ya!

Berapa Total Estimasi Biaya Hidup di London Selama Sebulan?

Nah, setelah bedah tiap pengeluaran yang mungkin terjadi, saatnya kita hitung seluruh budget yang harus Kawan Kobi siapin buat satu bulan. 

 

Angka di tabel berikut ini merupakan estimasi bagi mahasiswa yang hidup dengan standar cukup.

 

Kategori

Estimasi Biaya (Dalam GBP)

Estimasi Biaya (Dalam Rupiah)

Akomodasi (Tempat Tinggal)

Sekitar 1.264 – 2.800 GBP

Sekitar Rp30,5 jutaan – 67,6 jutaan

Makan dan Minum

Sekitar 1.260 – 2.700 GBP

Sekitar Rp30,4 jutaan – Rp65,2 jutaan

Transportasi

Sekitar 100-150 GBP

Sekitar Rp2,4 jutaan – 3,6 jutaan

Utilitas dan Paket Internet

Sekitar 133-148 GBP

Sekitar Rp3,2 jutaan – Rp3,5 jutaan

Kebutuhan Tambahan (Sandang dan Hiburan)

Sekitar 50-150 GBP

Sekitar Rp1,2 jutaan – Rp3,6 jutaan

Total

Sekitar 1.624 – 4.508 GBP

Sekitar Rp39,2 jutaan – Rp108,9 jutaan

Gimana Cara Tetap Hemat Selama Hidup di London?

Meskipun butuh cukup banyak budget untuk bisa survive selama di London, Kawan Kobi nggak perlu khawatir!

 

Berikut beberapa tips biar pengeluaran Kobi makin hemat selama study abroad di London nanti.

 

No.

Kategori

Tips Hemat

1. 

Makan dan Minum

  • Kurangi nongkrong di luar, apalagi di kafe atau restoran mahal 
  • Biasakan untuk meal prep atau masak lauk sendiri
  • Belanja bahan baku makanan di swalayan sore hari karena biasanya ada banyak diskon

2.

Transportasi

  • Jangan terlalu sering pakai taksi (resmi/online)
  • Manfaatin tarif khusus mahasiswa lewat kartu 18+ Students Oyster Photocard

3.

Akomodasi

  • Jangan sewa tempat tinggal sendirian kalau budget mepet
  • Cari teman yang cocok buat patungan sewa apartemen
  • Cari apartemen yang agak jauh dari pusat kota, tapi akses transportasinya gampang
  • Pilih asrama kampus yang tagihannya udah all-in

4.

Hiburan

Manfaatin fasilitas gratis seperti National History Museum atau piknik santai di berbagai ruang terbuka hijau yang ada di sekitar kota

5.

Belanja dan Diskon

Manfaatin berbagai macam diskon khusus mahasiswa via aplikasi UNiDAYS atau Student Beans

 

Note: 18+ Students Oyster Photocard bakal ngasih Kawan Kobi benefit berupa diskon 30%. Tapi, diskonnya hanya berlaku buat beli paket langganan Travelcard dan Bus & Tram Pass aja. Diskonnya juga nggak berlaku kalau Kawan Kobi pakai sistem eceran (pay-as-you-go).

Udah Siap Buat Study Abroad Tapi Masih Ragu Sama Syarat Daftarnya?

Buat Kawan Kobi yang sekarang masih Kelas 10 atau 11 SMA dan udah punya plan mau kuliah S1 di London, nyiapin berbagai persyaratan seperti nyusun portofolio, Skor IELTS sesuai target, hingga Personal Statement yang stand out pasti bikin pusing, kan?

 

Kalau semua syarat tadi baru diurus pas Kelas 12, yang ada malah bikin stress dan ujung-ujungnya malah gagal. Nggak mau kan mimpi kuliah di luar negeri harus kandas gitu aja?

 

Nah, biar persiapannya makin matang dan bebas overthinking, MinBi siap kawal langkah Kawan Kobi dari awal sampai akhir lewat Program Mentoring S1!

 

Kawan Kobi bakal langsung didampingi sama Education Counselor buat nentuin pilihan kampus yang pas dengan budget dan passion kamu. 

 

Nggak cuma itu aja, ada Expert Mentor yang bakal turun tangan buat bedah dokumen pendaftaran kamu biar profilnya makin stand out di mata admission kampus!

Kesimpulan

Ngerasain langsung kuliah di kampus top di London itu nggak cuma perlu nyiapin berbagai berkas pendaftarannya aja.

 

Tapi, Kawan Kobi wajib punya financial planning yang super matang biar nggak gampang boncos!

 

Meski angkanya lumayan bikin jantungan, Kawan Kobi tetap bisa survive, kok. 

 

Selagi Kawan Kobi bisa rajin masak sendiri, manfaatin diskon Student Oyster Card buat transportasi harian, sampai milih healing ke tempat-tempat gratis yang tersebar di berbagai titik, pengeluaran bulanan kamu bisa jauh lebih hemat!

 

Nah, biar Kawan Kobi nggak ketinggalan update soal rincian biaya hidup di negara lain, info beasiswa fully funded ke Inggris, sampai tips interview kampus top dunia, yuk langsung aja kepoin dan pencet tombol follow di Instagram Kobi Education sekarang juga, ya!

Tentang Penulis Tim Kobi
Ditulis oleh Tim Editorial Kobi yang berpengalaman dalam memberikan informasi seputar beasiswa, tes IELTS dan SAT, serta persiapan studi S1 di luar negeri.
Mau up to date sama artikel terbarunya Kobi? Yuk subscribe sekarang! 👇

Cek privacy policy disini!

Search Your Article

Jangan lewatkan kesempatan emas untuk kuliah ke luar negeri! Yuk mulai cari informasimu sekarang!