Sumber Gambar: Wikimedia Commons (LPDP)
Â
Kawan Kobi, siapa nih, yang lagi ngejar Beasiswa LPDP 2026? Nah, LPDP di tahun 2026 memang cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Â
Untuk tahun ini, jumlah penerima LPDP S2/S3/Spesialis dinaikkan menjadi 4.750 kursi. Soalnya, di tahun 2025, hanya 4.218 orang yang menjadi Awardee.
Â
Selain jumlah Awardee-nya yang berubah, LPDP tahun ini dibagi ke dalam beberapa jenis, yaitu Beasiswa Industri Strategis, Beasiswa SHARE, Beasiswa Kerja Sama Khusus, serta Beasiswa Partnership, Double Degree, dan Joint Degree.Â
Â
Hal ini agak berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana, ada LPDP dibagi ke dalam 4 kategori, yaitu General, Afirmasi, Targeted, dan Collaborative.Â
Â
Akan tetapi, syarat, timeline, tanggal penting, dan proses seleksinya enggak banyak berubah. Syarat penting, seperti minimal IPK, skor tes kemampuan Bahasa Inggris, dan usia juga masih mirip dengan persyaratan sebelumnya.
Â
Nah, biar kamu enggak bingung saat daftar LPDP, khususnya Tahap 2, MinBi udah siapin penjelasan lengkapnya di artikel ini!
Â
Yuk, simak artikelnya hingga tuntas.Â
Bagaimana Timeline LPDP 2026? Catat Tanggal Pentingnya!
Sebelum daftar, penting banget buat tahu tahapan seleksi yang akan kamu hadapi! Merujuk pada timeline tahun lalu, LPDP sendiri diadakan dua kali dalam setahun, dengan pendaftaran di bulan Januari-Februari dan Juni-Juli.Â
Â
Mengingat jadwal resmi tahap 2 belum dibuka, MinBi berikan estimasinya dulu, ya. Jadi, pantengin terus situs resmi LPDP!
Â
Seleksi Bakat Skolastik | Tanggal (Tahap 1) | Estimasi Tanggal (Tahap 2)Â |
Pendaftaran Seleksi | 22 Januari – 23 Februari 2026 | Juni – Juli 2026 |
Seleksi Administrasi | 24 Februari – 12 Maret 2026 | Agustus 2026 |
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi | 13 Maret 2026 | Agustus 2026 |
Pengajuan Sanggah | 14-17 Maret 2026 | Agustus 2026 |
Pengumuman Hasil Sanggah | 10 April 2026 | September 2026 |
Seleksi Bakat Skolastik | 15-28 April 2026 | September 2026 |
Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik | 30 April 2026 | Oktober 2026 |
Seleksi Substansi | 4 Mei – 12 Juni 2026 | November 2026 |
Pengumuman Hasil Seleksi Substansi | 22 Juni 2026 | November 2026 |
Periode Perkuliahan (Paling Cepat) | Bulan Juli 2026 | Januari 2027 |
Bagaimana Proses Seleksi LPDP 2026?
Supaya kamu enggak bingung saat ikut proses seleksinya, MinBi bakal jelaskan alur seleksinya, ya!
1. Tahap I: Seleksi Administrasi
Di periode ini, kamu diminta untuk melengkapi berbagai berkas yang dibutuhkan. Nah, syarat dan berkas lengkapnya akan MinBi spill di bawah ini.
Â
Yang jelas, kamu harus pastikan dulu validitas dokumennya dan syarat-syaratnya. Misalnya, untuk tes IELTS/TOEFL/PTE, pastikan skornya sudah sesuai dan masih berlaku hingga sekarang.
Â
Atau, perhatikan lagi kampus-kampus yang berada di daftar resmi LPDP. Jangan sampai, LoA kampus kamu belum sesuai dengan aturan.
Â
Oh ya, siapin juga berbagai esai yang diminta seperti rencana kontribusi dan personal statement. Sesuaikan dengan ketentuan yang diminta, ya!
2. Tahap II: Seleksi Bakat Skolastik
Kalau kamu lulus seleksi administrasi, tapi belum punya LoA, kamu wajib mengikuti Seleksi Bakat Skolastik (SBS).
Â
SBS merupakan ujian computer-based yang digunakan untuk menilai potensi akademik peserta. Di sini, kemampuan berpikir kritis, numerikal, dan verbal kamu bakal dinilai!
Â
Kabar baiknya, kalau kamu sudah mengantongi LoA, kamu enggak perlu ikut tahapan ini.
3. Tahap III: Seleksi Substansi
Nah, tahap terakhir ini cukup menegangkan, Kawan Kobi. Kenapa? Karena part ini jadi penentu apakah kamu lulus atau enggak.
Â
Di tahapan ini, kamu akan diwawancara oleh panelis untuk mengetahui potensi, kemampuan, dan kesiapan kamu dalam mengikuti studi.Â
Â
Saat hari-H, pastikan kamu menjawab pertanyaan dengan tenang dan konsisten. Oh ya, jangan juga kelihatan menghafal saat menjawab, karena hal itu bikin kamu terlihat enggak siap!
Baca Juga Artikel Ini: Rahasia Sukses Tes Bakat Skolastik LPDP, Tingkatkan Lolos Kamu
Apa Saja Syarat LPDP 2026?
Setelah tahu tanggal-tanggal pentingnya, jangan lupa siapin persyaratannya. Di sini, MinBi bakal jelasin semua ketentuan dan syarat yang harus kamu penuhi.
Â
Yuk, simak informasinya baik-baik!
1. Syarat Umum
- Merupakan WNI dan telah menyelesaikan Studi S1 untuk pendaftar Jenjang Magister, program S2, Dokter Spesialis, atau Dokter Subspesialis untuk pendaftar Jenjang Doktor, atau D4/S2 langsung Doktor.
- Usia Pendaftar (per 31 Desember di tahun pendaftaran):
- S2: 35 tahun;
- S3: 40 tahun.
- Minimal IPK:
- S2: 3,00/4,00 di Jenjang S1;
- S3: 3,25/4,00 di Jenjang S2.
- Sertifikat Kemampuan Bahasa Inggris:
- S2 Dalam Negeri (DN): TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0;
- S2 Luar Negeri (LN): TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, IELTS 6,5;
- S3 DN: TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, IELTS 6,0;
- S3 LN: TOEFL iBT 94, PTE Academic 65, IELTS 7,0.
2. Syarat Dokumen
- Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran Beasiswa LPDP;
- Mengunggah scan ijazah S1/D4/S2/Spesialis (asli atau legalisir) atau SKL;
- Mengunggah scan transkrip nilai D4/S1/S2/Spesialis;
- Melengkapi profil diri pada formulir online;
- Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi yang dikeluarkan paling lama 1 tahun (opsional);
- Khusus doktor, mengumpulkan surat keterangan pimpinan instansi/lembaga/perusahaan (opsional);
- Khusus program Doktor, menulis proposal penelitian sesuai dengan format yang telah diberikan;
- Khusus Doktor, menyerahkan surat pernyataan promotor bagi (opsional);
- Menulis personal statement, berisi kesadaran diri, proses pembelajaran, serta kesiapan pendaftar untuk melanjutkan studi;
- Menulis komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia, serta bentuk pengabdian di industri tertentu sesuai dengan program studi tujuan.
3. Syarat Khusus
- Bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor, wajib memenuhi persyaratan:
- Memiliki LoA Unconditional dari Perguruan Tinggi Tujuan; dan
- Memenuhi seluruh kriteria persyaratan sebagai pendaftar Jenjang doktor (S3) Beasiswa LPDP.
- Bagi pendaftar dari diploma empat (D4)/sarjana (S1) langsung doktor, wajib memenuhi persyaratan:
- Khusus bidang Kewirausahaan dan Industri Kreatif:
- Proposal bisnis;
- Pernyataan surat pernyataan komitmen di atas materai serta diketahui Rektor atau Dekan Perguruan Tinggi oleh yang akan/sudah memiliki program kewirausahaan untuk mengabdi/menjadi bagian dalam memperkuat tenaga pendidik di universitas sesuai ketentuan;
- Tidak berstatus sebagai CPNS, PNS, TNI, POLRI.
- IPK S1 minimal 2,50/4,00.
- Khusus bidang Kewirausahaan dan Industri Kreatif:
Baca Juga Artikel Ini: 11 Cara Menulis Kontribusi ke Negara Asal di Essay Beasiswa Dengan Narasi Kuat!Â
Apa Saja Benefit LPDP 2026?
Kawan Kobi, Beasiswa LPDP memang terbilang generous dari segi cakupan pendanaannya. LPDP sendiri menyediakan 2 skema, yaitu fully-funded dan partially-funded.Â
Â
Di bawah ini, MinBi bakal spill benefit-nya, yaitu:
- Dana Pendidikan:
- Dana SPP;
- Dana pendaftaran;
- Dana tunjangan buku;
- Dana penelitian tesis/disertasi;
- Dana seminar internasional;
- Dana publikasi jurnal internasional.
- Dana Pendukung:
- Dana transportasi;
- Dana aplikasi visa;
- Dana asuransi kesehatan;
- Dana hidup bulanan;
- Dana tunjangan keluarga (khusus Doktor);
- Dana keadaaan darurat (jika diperlukan).
- Dana Pendidikan:
Â
Kalau kamu memilih pendanaan parsial, maka LPDP akan menanggung salah satu dari dana di atas. Lalu, Kawan Kobi akan membayar dana lainnya.
Mau Apply Beasiswa Selain LPDP? Coba Cek 6 Beasiswa Ini!
1. France Excellence Eiffel (S2 & S3)
Periode Pendaftaran: Sesuai kebijakan perguruan tinggiÂ
Negara: Prancis
Kuota: Tidak disebutkan
Â
Kalau kamu mau kuliah S2 di Prancis, Beasiswa France Excellence Eiffel bisa jadi pilihan terbaik!
Â
Kalau kamu tertarik untuk mendaftar, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan. Untuk mendaftar, batas usia maksimalnya adalah 29 tahun (S2) dan 35 tahun (S3).
Â
Selain itu, kamu juga harus sudah diterima di universitas negeri atau swasta di Prancis. Oh ya, ada juga beberapa dokumen yang harus kamu lengkapi, seperti CV, motivation letter, LoA, transkrip nilai dan ijazah, serta bukti kemampuan bahasa Prancis dan/atau Inggris.
Â
Untuk cakupan beasiswanya, kamu akan mendapatkan:
- Biaya pembuatan visa pelajar ke Prancis;
- Tiket pesawat PP Indonesia-Prancis;
- Asuransi kesehatan;
- Tunjangan bulanan;
- Biaya CVEC.
Â
Gimana? Menarik banget, kan?
Â
Oh ya, biar enggak ketinggalan update terbaru soal studi luar negeri, follow Kobi Education di Instagram, yuk! Kamu bisa nemuin banyak informasi soal beasiswa, kampus terbaik, sampai tips buat ngejar studi di sana.
2. MEXT Scholarship
Periode Pendaftaran: April-MeiÂ
Negara: Jepang
Kuota: Tidak disebutkan
Â
Tertarik buat Studi Pascasarjana di Jepang? Kawan Kobi bisa banget ambil program Beasiswa MEXT dari Pemerintah Jepang, yang terbuka untuk Jenjang S2 dan S3.
Â
Untuk mendaftar, kamu harus berusia di bawah 34 tahun dan sudah lulus D4/S1/S2. Lalu, kamu disarankan untuk memilih bidang studi yang linear dengan jurusan sebelumnya.
Â
Selain itu, jangan lupa untuk mengumpulkan sertifikat kemampuan Bahasa Inggris atau Jepang, ya!
Â
Nah, ini benefit yang diberikan oleh Program MEXT:
- Biaya kuliah ditanggung penuh;
- Tunjangan bulanan:
- S2: JPY 143.000 (Rp15,3 juta);
- S3: JPY 144.000 (Rp15,4 juta).
- Tiket PP Indonesia-Jepang;
- Bebas biaya pengurusan visa pelajar;
- Tanpa ikatan dinas.Â
3. GKS Graduate Scholarship
Periode Pendaftaran: Februari
Negara: Korea Selatan
Kuota: 104 orang
Â
Kuliah S2/S3 di Korea Selatan pakai beasiswa? Why not? Soalnya, ada beasiswa pemerintah Korea Selatan, GKS Graduate Scholarship yang menanti kamu.
Â
Kalau kamu mau daftar, kamu harus berusia di bawah 40 tahun dan telah lulus dari jenjang pendidikan sebelumnya.Â
Â
Selain itu, ada berbagai dokumen yang harus dilengkapi, seperti formulir aplikasi, personal statement, surat rekomendasi, serta transkrip nilai dan ijazah. Oh iya, kamu juga bisa melampirkan sertifikat kemampuan Bahasa Inggris atau Korea (TOPIK).
Â
Kalau kamu jadi Awardee beasiswa ini, ada beberapa benefit yang bisa kamu dapatkan, yakni:
- Tiket PP Indonesia-Korea;
- Biaya tuition fee hingga KRW 5 juta (Rp57,4 juta);
- Kursus Bahasa Korea bernilai KRW 5,2 juta (Rp59,7 juta);
- Tunjangan bulanan.
4. Manaaki New Zealand Scholarship
Periode Pendaftaran: Maret
Negara: Selandia Baru
Kuota: Tidak disebutkan
Â
Beasiswa Manaaki New Zealand Scholarship bisa jadi pilihan terbaik buat kamu yang ingin kuliah di NZ.
Â
Untuk mendaftar, kamu harus berusia maksimal 40 tahun dan memiliki pengalaman kerja selama 1-2 tahun. Selain itu, ada berbagai berkas yang harus kamu penuhi seperti study plan, transkrip nilai, dan melengkapi formulir aplikasinya.
Â
Lalu, benefit apa saja yang bakal kamu dapatkan? Ini daftar lengkapnya:
- Biaya kuliah ditanggung penuh;
- Visa;
- Medical cost;
- Paspor;
- Tunjangan hidup mingguan;
- Tunjangan persiapan;
- Asuransi kesehatan;
- Tiket PP Indonesia-New Zealand.
5. Australia Awards
Periode Pendaftaran: Februari – April
Negara: Australia
Kuota: Tidak disebutkan
Â
Siapa yang enggak kenal dengan beasiswa studi lanjut di Australia ini? Yap, Australia Awards merupakan salah satu beasiswa paling prestisius bagi para mahasiswa Indonesia.
Â
Untuk mendaftar, kamu harus memenuhi beberapa persyaratan. Pertama, kamu adalah seorang WNI yang tidak menikah/bertunangan dengan seseorang berkewarganegaraan atau seorang PR Australia atau Selandia Baru. Kamu juga harus melengkapi berbagai dokumen, seperti formulir aplikasi, tes kemampuan Bahasa Inggris, CV, dan data diri lainnya.
Â
Beasiswa ini menyediakan banyak banget benefit, mulai dari awal keberangkatan sampai kelulusan. Nah, berikut benefit beasiswanya:
- Pre-departure training, seperti English for Academic Purposes;
- Tiket PP tempat asal ke lokasi EAP;
- Tunjangan bulanan;
- Tiket PP Indonesia-Australia;
- Asuransi kesehatan;
- Establishment Allowance;
- Biaya kuliah ditanggung penuh;
- Tunjangan fieldwork;
- Visa pelajar dan student dependant Visa.
6. Stipendium Hungaricum
Periode Pendaftaran: November-Januari
Negara: HungariaÂ
Kuota: Tidak disebutkan, tapi dibuka untuk 110 Awardee (2022)
Â
Mau kuliah di negara Eropa yang beda dari biasanya? Kamu bisa coba studi di Hungaria dengan Beasiswa Stipendium Hungaricum. Program ini dibuka untuk jenjang S1-S3 dan kamu bisa berkuliah dalam Bahasa Inggris, loh!
Â
Untuk mendaftar, usiamu minimal harus 18 tahun. Kamu juga wajib melengkapi berbagai dokumen penting, seperti motivation letter, transkrip nilai dan ijazah, tes kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS, dan lainnya.
Â
Nah, untuk cakupan beasiswanya adalah:
- Bebas biaya kuliah;
- Tunjangan bulanan, S2 sebesar HUF 43.700 (Rp2,2 juta) dan S3 sebesar HUF 140.000-180.000 (Rp7,1 hingga 9,1 juta);
- Bantuan biaya akomodasi;
- Asuransi kesehatan.
Masih Ada Pertanyaan? Coba MinBi Bantu Jawab!
1. Apakah Harus Punya LoA?
Jawabannya: enggak harus, ya! Akan tetapi, LoA Unconditional bisa bikin kamu skip Seleksi Bakat Skolastik.
Â
Oh ya, pastikan LoA kamu sesuai dengan persyaratan LPDP, di mana, LoA tersebut harus Unconditional. Selain itu, suratnya harus mencantumkan nama lengkap, jenjang studi, program studi, dan waktu memulai studi sesuai ketentuan LPDP.
Â
Selain itu, prodi dan universitasnya juga harus sesuai dengan pilihan pada aplikasi pendaftaran.
2. Kampus Apa Saja Yang Bisa Didaftarkan?
Ada banyak banget pilihannya, Kawan Kobi! Memang, jurusannya lebih spesifik karena menyesuaikan bidang studi fokus pemerintah.Â
Â
Akan tetapi, masih banyak kampus top dunia yang bisa kamu pilih, seperti Oxford University, University of Cambridge, hingga Tsinghua University.
Â
Untuk daftar lengkapnya, LPDP sudah memberikan list-nya, ya!
3. Apakah Surat Rekomendasi Wajib?
Mulai tahun ini, LPDP tidak mewajibkan kamu untuk mengunggah surat rekomendasi. Jadi, sifatnya opsional, ya!
Â
Tapi, andaikata kamu ingin mengumpulkannya, pastikan suratnya enggak lebih dari setahun. Surat rekomendasinya juga bisa diunggah (offline form) atau diinput secara online.
Â
Yang penting, siapkan dokumennya dengan baik, ya!
4. Sertifikat Bahasa Inggris Apa Yang Diterima LPDP?
Sebelumnya, MinBi udah mention kalau sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang diterima adalah TOEFL iBT atau ITP, IELTS, atau PTE Academic. Nah, sertifikat tersebut harus dikeluarkan oleh lembaga resmi dari penyelenggara ujian ini.Â
Â
Oh ya, pastikan juga skornya masih valid, ya! Biasanya, sertifikat ini berlaku selama 2 tahun.
Â
Skornya sendiri adalah sebagai berikut:
- S2 DN: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0;
- S2 LN: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, IELTS 6,5;
- S3 DN: TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, IELTS 6,0;
- S3 LN: TOEFL iBT 94, PTE Academic 65, IELTS 7,0.
5. Apakah Masih Harus Isi Penilaian Diri?
Untuk LPDP tahun ini, sudah tidak ada formulir penilaian diri. Namun, kamu harus menulis esai personal statement. Nah, esai ini panjangnya 1.500 – 2.000 kata yang berisi kesadaran diri, proses pembelajaran, serta kesiapan pendaftar untuk melanjutkan studi.
Â
Jadi, buatlah esai yang mencerminkan ketiga hal tersebut, ya!
Baca Juga Artikel Ini: 10 Perbedaan IELTS dan TOEFL Yang Harus Kamu Ketahui!
Makin Yakin Buat Apply Enggak Nih? Gas Siapin Diri Kamu Buat LPDP 2026!
Nah, itulah penjelasan lengkap terkait Beasiswa LPDP 2026. Sekarang, kamu udah tahu soal syarat, seleksi, jumlah kuota, sampai alternatif beasiswa yang bisa kamu coba.
Â
Semoga, kamu jadi makin siap buat daftar seleksinya. Good luck, Kawan Kobi!
Skor IELTS Belum Cukup? Yuk di Boost Dulu Sebelum Daftar LPDP!
Kawan Kobi, banyak orang yang nyepelein pentingnya IELTS waktu daftar LPDP. Alhasil, enggak sedikit yang gagal daftar karena skornya belum sesuai atau telat ambil ujiannya.
Â
Sayang banget kan, kesempatan emas ini hilang karena enggak punya skor IELTS? Padahal, kamu udah punya IPK yang bagus dan esai yang kuat.
Â
Tenang aja, Kawan Kobi! Kamu bisa ngejar skor IELTS terbaik IELTS Exclusive Class selama 2-3 bulan aja, loh. Waktu ini cukup banget buat ngejar tesnya sebelum LPDP Tahap 2 dibuka di Juni ini!
Â
Kelasnya yang semi-private bisa bikin kamu fokus pelajari 4 skills IELTS. Jadwalnya juga tersedia di weekend dan weekdays, cocok buat kamu yang sibuk bekerja ataupun kuliah!
Â
Selain itu, kamu juga bisa dapat 2x simulasi tes yang bikin kamu makin pede di hari-H ujian!Â
MinBi percaya, kalau kamu siapin IELTS dari sekarang, proses pendaftarannya pasti lebih gampang.
Â
Yuk, raih mimpi kamu jadi Awardee LPDP bareng Kobi Education!