Key Highlight:
- Kewarganegaraan merupakan syarat utama untuk beasiswa Singapura, karena ada perbedaan skema beasiswanya.
- Skor tes Bahasa Inggris seperti IELTS/TOEFL/PTE adalah ketentuan yang diwajibkan oleh banyak beasiswa.
- Beasiswa ASEAN Undergraduate Scholarship umumnya dibuka bersamaan dengan pendaftaran S1.
- Seorang siswa harus memiliki prestasi akademis dan non-akademis untuk mendaftar program beasiswa.
Kawan Kobi, lanjut S1 di negeri tetangga, Singapura, memang enggak pernah salah.
Kualitas pendidikannya yang unggul plus negaranya yang nyaman pasti bikin kamu fokus belajar di negara ini.
Kabar baiknya, Singapura punya berbagai beasiswa yang dibuka untuk mahasiswa Indonesia. Tapi, kamu wajib mempelajari persyaratannya terlebih dahulu, nih!
Terlebih, ada Beasiswa Garuda yang akan buka di Mei-Juni 2026. Atau, kamu juga bisa siapin diri buat ambil ASEAN Undergraduate Scholarship yang seleksinya di November/Desember hingga Maret, sesuai dengan kebijakan kampus!
Nah, apa saja persyaratan umum yang wajib kamu perhatikan? Simak artikelnya hingga tuntas, ya!
Lagi Kejar Beasiswa S1 di Singapura? Pelajari 8 Syaratnya Dulu!
1. Menjadi Warga Negara Indonesia
Nah, status kewarganegaraan biasanya jadi syarat utama untuk mendaftar beasiswa. Soalnya, banyak beasiswa Singapura, seperti ASEAN Undergraduate Scholarship yang dibuka untuk Warga ASEAN, seperti Indonesia, loh!
Selain itu, seringkali ada beasiswa yang terpisah untuk masyarakat ASEAN dengan WN Singapura ataupun negara lainnya.
Untuk membuktikan kewarganegaraan kamu, pihak beasiswa biasanya meminta scan dari KTP ataupun paspor Kawan Kobi.
2. Nilai Rapor di Atas Rata-Rata
Ini dia nih, Kawan Kobi, filter pertama yang harus kamu tembus. Yap, nilai rapor kamu harus di atas rata-rata nih kalau kamu mau daftar beasiswa elit Singapura!
Walaupun kebanyakan enggak mematok angka tertentu, kamu tetap harus punya nilai terbaikmu, ya. Soalnya, prestasi akademik tetap jadi pertimbangan utama!
Misalnya, kamu tertarik buat daftar NTU dan ikut Undergraduate ASEAN Scholarship. Nah, untuk bisa lolos seleksi kampusnya, nilai SMA kamu minimal 85, ya!
3. Memiliki Skor Tes Bahasa Inggris Yang Tinggi
Walaupun beberapa program beasiswa mungkin enggak secara spesifik minta skor Bahasa Inggris, kamu tetap wajib punya, loh!
Soalnya, kampus-kampus S1 di Singapura pasti mewajibkan sertifikat ini sebagai syarat pendaftaran (admission), Kawan Kobi.
Nah, sertifikat yang diminta biasanya adalah IELTS, TOEFL, PTE Academic, ataupun Cambridge English.
Oh ya, beberapa universitas, seperti SMU, bahkan juga mengizinkan kamu untuk pakai skor SAT untuk Section Reading & Writing.
Sebagai gambaran, MinBi spill persyaratan skor minimum Bahasa Inggris dari berbagai kampus:
Universitas | IELTS | TOEFL | SAT | PTE |
6.0 | 90 | 1250/1600 (total) | 55 | |
6.5 | 92-93 | SAT tidak untuk nilai Bahasa Inggris | 62 | |
7.0 | 93 | 1350/1600 (650 di Reading & Writing) | 66 |
Baca Juga Artikel Ini: 10 Perbedaan IELTS dan TOEFL Yang Harus Kamu Ketahui!
4. Mengantongi Prestasi Non-Akademis
Eits, tapi program beasiswa di Singapura enggak hanya mempertimbangkan pencapaian akademis loh, Kawan Kobi! Beasiswa seperti ASEAN Undergraduate Scholarship dari NUS juga meminta kamu untuk punya prestasi di luar ruang kelas.
Yup, syarat ini dibutuhkan supaya para panelis dapat menilai seberapa baik kamu bisa bekerja di dalam tim, menyelesaikan masalah, kemampuan membagi waktu dan tenaga, dan melihat passion-mu di luar berbagai Bidang Akademis.
Jadi, buat kamu yang punya prestasi yang membanggakan di ekstrakurikuler sekolah, bisa banget nih kamu cantumkan pada saat kamu mendaftar program beasiswa!
5. Memiliki Pengalaman dan Kualitas Kepemimpinan
Nah, buat kamu yang punya pengalaman berorganisasi, khususnya menjadi ketua, bisa kamu cantumkan juga loh!
Bukan cuma biar kelihatan keren atau buat pamer, tapi karena program-program beasiswa Singapura seperti Dr. Goh Keng Swee Scholarship atau Lee Kong Chian Scholars’ Programme mencari kandidat Awardee yang tidak hanya pintar secara akademik tetapi juga sosial.
Jadi, kalau kamu punya sertifikat Ketua OSIS atau ketua panitia pentas seni bergengsi waktu SMA, jangan lupa cantumkan di formulir pendaftaran ya!
6. Sudah Melakukan Proses Pendaftaran di Universitas Terkait
Berbeda dengan syarat-syarat sebelumnya, syarat yang satu ini bersifat administratif.
Program beasiswa di Singapura umumnya mengharuskan kamu untuk sudah terlebih dahulu mengamankan spot-mu di universitas yang kamu inginkan. Jangan lupa untuk lengkapi berkas penting, seperti transkrip nilai dan sertifikat Bahasa Inggris, ya!
Walau ada beberapa program yang mengharuskan kamu untuk sudah terlebih dahulu diterima di universitas terkait, beberapa program seperti Beasiswa Garuda dan Dr. Goh Keng Swee Scholarship tidak mengharuskan kamu untuk menyertakan LoA (Letter of Acceptance).
Meski demikian, kamu tetap harus memastikan bahwa kamu sudah mendaftar di universitas yang kamu inginkan ya!
7. Mengumpulkan Esai
Persyaratan ini penting banget buat diingat. Selain mengumpulkan berbagai dokumen yang dibutuhkan, kamu juga diminta untuk menulis esai. Dari esaimu, panelis ingin mempelajari motivasi, ketertarikan, dan passion kamu terhadap bidang studi yang diambil.
Contohnya, ASEAN Undergraduate Scholarship di NTU meminta kamu untuk menulis personal essay sebanyak 250 kata. Untuk beasiswa Indonesia, seperti Beasiswa Garuda, kamu diwajibkan untuk menulis personal statement sebanyak 1.500 – 2.000 kata di formulir aplikasinya.
Ingat, setiap beasiswa punya ketentuan dan topik esainya tersendiri. Jadi, MinBi saranin untuk cek terus situs beasiswanya, ya!
Baca Juga Artikel Ini: 9 Perbedaan Personal Statement dan Motivation Letter, Harus Tau!
8. Tidak Sedang Terikat Program Beasiswa Lain
Last but not least, ini nih syarat yang enggak kalah penting, Kawan Kobi!
Kebanyakan program beasiswa S1 Singapura melarang kamu yang sedang terikat program beasiswa yang satu untuk mengikuti program beasiswa lain. Walau demikian, syarat yang satu ini bisa bervariasi tergantung dari programnya.
Misalnya, Beasiswa Garuda tidak akan menerima pendaftar yang sudah menerima beasiswa lainnya, khususnya beasiswa lain dari LPDP. Atau CIMB ASEAN Scholarship yang melarang pendaftar yang sudah menerima beasiswa yang memiliki keterikatan kontraktual.
Rekomendasi MinBi, Kawan Kobi bisa cek di situs beasiswa masing-masing untuk detailnya ya!
Udah Ada Beasiswa Singapura Yang Udah Kamu Incar?
Nah, itulah 8 syarat umum pendaftaran beasiswa Singapura yang penting banget untuk diperhatikan.
Meskipun banyak syarat yang harus kamu ikuti, MinBi percaya kamu pasti bisa menuhinnya!
Semangat, Kawan Kobi!
Mau Daftar Beasiswa S1 Singapura Tapi Bingung Mulai Dari Mana? Yuk Mulai Siapin IELTS Dulu!
Kawan Kobi, kamu tahu kan, kalau skor Bahasa Inggris, seperti IELTS itu wajib untuk daftar beasiswa? Apalagi, minimal skor IELTS yang dipatok kampus Singapura itu cukup tinggi, loh! Seperti yang disyaratkan NUS (6.5) ataupun SMU (7.0).
Kebayang enggak, apa jadinya kalau persiapanmu kurang matang?
Skor IELTS kamu jadi nggak mencapai target. Ujung-ujungnya, kamu harus buang tenaga, waktu, dan uang lagi buat retake tes. Apalagi, harga Tes IELTS itu mencapai 3,4 jutaan, loh!
Rugi banget nggak, sih?
Biar enggak kejadian, mending curi start dari Kelas 10-11 bareng Kobi di IELTS Private, yuk!
“Apa aja yang bisa aku dapetin, MinBi?”
Banyak! Nih, berbagai fasilitas yang bisa kamu dapetin:
- Belajar 1-on-1 bareng expert tutor biar belajar makin fokus tanpa gangguan dengan jadwal fleksibel;
- Customized materials yang materinya menyesuaikan kebutuhanmu;
- 2x prediction tests dan 1 tes evaluasi buat mengukur progres belajar dan siap di hari-H!
Kawan Kobi, persiapan IELTS itu kadang bikin bingung. Tapi, MinBi percaya kalau kamu siapinnya bareng Kobi, pasti semuanya kerasa lebih enteng.
Yuk, mulai langkah kamu bareng Kobi, sekarang!