Key Takeaways
- Rusia memiliki beberapa universitas yang mempelajari Biomedical Engineering seperti Bauman Moscow State Technical University, Kazan Federal University, dan lain-lain.
- Terdapat banyak fasilitas penunjang untuk Jurusan Biomedical Engineering di universitas Rusia seperti laboratorium penelitian, peralatan praktikum, hingga kerja sama dengan lembaga swasta.
- Biaya kuliah Biomedical Engineering di Rusia berkisar antara Rp14,689 juta hingga 157,351 juta per tahun
- Sedangkan biaya kebutuhan sehari-hari di Rusia berkisar antara Rp2,8 hingga 6,3 juta per bulan
- Ada beasiswa dari pemerintah setempat yang menanggung seluruh biaya kuliah dan kebutuhan untuk mahasiswa internasional, termasuk Indonesia.
Kawan Kobi, apakah kamu pernah mendengar Jurusan Biomedical Engineering sebelumnya?
Biomedical engineering atau dalam Bahasa Indonesia teknik biomedis adalah jurusan yang menggabungkan ilmu teknik dan kedokteran.
Jurusan inilah yang menciptakan berbagai teknologi dan alat kedokteran canggih yang kerap kamu temui di rumah sakit!
Ada banyak universitas ternama yang memiliki jurusan teknik biomedis ini, tidak terkecuali negara Rusia.
Berbagai Universitas Terbaik Jurusan Biomedical Engineering di Rusia Yang Harus Kamu Ketahui!
Sebagai jurusan yang fokus pada bidang riset, biomedical engineering menjanjikan prospek kerja yang oke bagi lulusannya.
Karena perkembangan teknologi kesehatan semakin masif untuk menjawab segala kebutuhan medis.
Contohnya kamu bisa bekerja di laboratorium pengembangan alat pemeriksaan dan diagnosa.
Dilansir dari Bureau of Labor Statistics, profesi teknik biomedis akan mengalami peningkatan hingga 8% dalam 10 tahun mendatang.
Gajinya juga enggak main main, lho! Rata-rata pendapatan pekerja teknik biomedis adalah 109,370 USD (sekitar Rp1,9 miliar) per tahun!
Penasaran kamu bisa mempelajari teknik biomedis di universitas mana saja?
Bersumber dari EduRank Best Universities for Biomedical Engineering in Rusia, MinBi udah rangkumin 10 universitas yang bisa kamu pertimbangkan.
Ranking ini didasarkan dari jumlah riset biomedis yang sudah diterbitkan oleh universitas.
Perlu diperhatikan bahwa mayoritas kelas di jurusan yang MinBi bagikan menggunakan Bahasa Rusia, jadi kamu perlu mempersiapkan diri untuk program pelatihan bahasa sebelulm kuliah, ya!
1. Saratov State University
Sumber Gambar: Official Saratov State University Website
Peringkat pertama ada Saratov State University yang memiliki Departemen Dynamic Modeling and Biomedical Engineering.
Disini tersedia Jurusan Teknik Biomedik untuk Jenjang S1 dan S2.
Tidak hanya mempelajari teknologi medis, ada 5 fokus pembelajaran di Jurusan Teknik Biomedis ini, antara lain:
- Biosignal Processing, teknologi yang berkaitan dengan sinyal biologis manusia;
- Biomedical Electronics, pengembangan elektronik medis;
- Medical Device Development, mempelajari perangkat keras dan perangkat lunak untuk medis;
- Programming and Artificial Intelligence, pemrograman teknologi medis, serta;
- Engineering Design and Prototyping, pembuatan prototipe teknologi medis.
Sejak masih berada di Jenjang S1, kamu sudah diajak untuk terlibat dalam berbagai proyek mahasiswa agar skill teknismu semakin terasah.
Fasilitas departemen teknik biomedis ini juga sangat canggih, terdapat lab 3D modeling untuk pembuatan prototipe, lab untuk elektronik, hingga lab robotik!
Adapun biaya kuliah yang harus kamu keluarkan jika melanjutkan studi di Teknik Biomedis Saratov State University ini, 166,080 RUB (sekitar Rp36,761 juta) per tahun untuk Jenjang S1 atau 178.272 RUB (sekitar Rp39,460 juta) per tahun untuk Jenjang S2.
Biaya tersebut belum termasuk persiapan dokumen serta perjalanan ke Rusia ya, Kawan Kobi.
Saratov State University juga memiliki fasilitas asrama bagi mahasiswa internasional dengan biaya 1,000 RUB (sekitar Rp221 ribu) per bulan untuk masing-masing penyewa.
Fasilitas asramanya juga lengkap, ada dapur bersama, mesin cuci, kamar mandi di setiap lantai, serta kulkas.
Untuk biaya hidup, kamu bisa menyiapkan dana sekitar 28,500 RUB (sekitar Rp6,3 juta) per bulan mencakup kebutuhan makanan, personal care, dan transportasi.
Dokumen yang harus kamu persiapkan sebelum mendaftar ke Saratov State University ini ada:
- Formulir pendaftaran;
- Paspor yang masih berlaku dan terjemahannya ke Bahasa Rusia;
- Ijazah dan transkrip nilai pendidikan sebelumnya (diterjemahkan ke Bahasa Rusia);
- Dokumen lain seperti bukti kewarganegaraan dan portofolio.
2. Sechenov University
Sumber Gambar: Study in Russia
Jika kamu melanjutkan pendidikan S1 atau S2 Jurusan Materials Science & Engineering atau Mechanics & Mathematical Modelling, di Sechenov University, mereka memiliki program khusus untuk mempelajari Teknik Biomedis, lho!
Sechenov University memiliki lembaga riset Institute for Bionic Technologies and Engineering yang berfokus pada pengembangan teknologi dan rekayasa biomedis!
Kamu bisa mempelajari pengembangan organ buatan, material nano, rekayasa jaringan tubuh, sistem smart diagnostic, hingga teknologi implan.
Jika kamu mau melanjutkan studi disini, ada dokumen yang harus kamu persiapkan terlebih dahulu, seperti:
- Paspor dan terjemahannya ke Bahasa Rusia;
- Ijazah dan transkrip nilai sebelumnya (diterjemahkan ke Bahasa Rusia);
- Sertifikat pengakuan ijazah asing;
- Dokumen kesehatan;
- Pas foto terbaru.
Sechenov University tidak mewajibkan mahasiswa internasional memiliki sertifikat Bahasa Inggris karena mereka menyediakan layanan belajar Bahasa Rusia sebelum memulai perkuliahan.
Selain itu, akan ada ujian masuk bagi calon mahasiswa S1 dengan materi Kimia dan Bahasa Rusia.
Adapun rincian biaya kuliah di Sechenov University untuk 2 jurusan yang bernaung langsung di bawah lembaga riset Bionic Technology & Engineering bisa berbeda setiap tahunnya:
S1 Materials Science & Engineering | |
Tahun 1 | 400,000 RUB (sekitar Rp88,542 juta) |
Tahun 2 | 416,000 RUB (sekitar Rp92,083 juta) |
Tahun 3 | 433,000 RUB (sekitar Rp95,846 juta) |
Tahun 4 | 451,000 RUB (sekitar Rp99,829 juta) |
S2 Mechanics & Mathematical Modelling | |
Tahun 1 | 396,000 RUB (sekitar Rp87,655 juta) |
Tahun 2 | 412,000 RUB (sekitar Rp91,196 juta) |
Sechenov University juga memiliki fasilitas asrama bagi pelajar internasional yang bisa diajukan setelah kamu dinyatakan lolos sebagai mahasiswa baru.
Biayanya berkisar antara 3,000 – 15,000 RUB (sekitar Rp664 ribu – 3,320 juta) per bulan, tergantung dari jenis kamar yang kamu pilih.
Sedangkan untuk biaya sehari-hari, diperkirakan kamu membutuhkan dana sebesar 13,000 – 24,000 RUB (sekitar Rp2,877 – 5,312 juta) mencakup biaya makan, transportasi, dan Internet.
Ada juga asuransi kesehatan sebesar 15,000 RUB (sekitar Rp3,320 juta) per tahun.
Baca Juga Artikel Ini: 10 Lomba Biomedis dan Ilmu Kesehatan Buat Siswa SMA dan SMP untuk Portofolio
3. Moscow State University
Sumber Gambar: Pexels
Universitas lainnya di Moscow yang memiliki Jurusan Teknik Biomedis adalah Moscow State University.
Di Faculty of Bioengineering and Bioinformatics, terdapat Jenjang Studi S1 Terpadu dan S2 yang mempelajari teknologi Bidang Kesehatan.
Yaitu Bioengineering and Bioinformatics dengan durasi belajar 6 tahun dan Management of High-Tech Project in Bioengineering and Pharmaceuticals selama 2 tahun.
Terdapat fasilitas laboratorium untuk kegiatan praktikum dan penelitian meliputi rekayasa genetika, kloning dan transplantasi sel, hingga pemodelan matematis.
Berdasarkan syarat pendaftaran tahun 2024, dokumen yang harus kamu persiapkan untuk melanjutkan studi ke Moscow State University ini adalah:
- Mengisi formulir pendaftaran;
- Paspor dan terjemahannya ke Bahasa Rusia;
- Ijazah dan transkrip nilai pendidikan sebelumnya (terjemahkan juga ke Bahasa Rusia);
- Pengakuan ijazah asing;
- Foto terbaru.
Setelah menyerahkan dokumen, kamu harus bersiap-siap untuk mengikuti ujian masuk dan juga wawancara ya, Kawan Kobi.
Kisaran biaya kuliah di jurusan ini adalah 593,530 – 680,330 RUB (sekitar Rp131,616 – 150,814 juta) per tahun.
Tersedia fasilitas asrama juga untuk mahasiswa internasional dan harus disampaikan saat mendaftar.
Estimasi biaya asrama sekitar 14,000 RUB (sekitar Rp3,103 juta) per bulan tergantung jenis kamar yang kamu pilih.
Serta kebutuhan sehari-hari, diestimasikan mirip dengan lingkungan universitas lainnya yang berlokasi di Moscow sekitar 25,000 RUB (sekitar Rp5,541 juta) per bulan.
4. Tomsk State University
Sumber Gambar: Tomsk State University Website
Kalau Kawan Kobi prefer untuk belajar dengan kelas pengantar Bahasa Inggris, kamu bisa mendaftar ke Tomsk State University (TSU).
Terdapat beberapa jurusan yang relevan dengan teknik biomedis pada Jenjang S1 dan S2, seperti:
Biotechnology and Bioinformatics (S1) | Bahasa Rusia |
Molecular Engineering (S1) | Bahasa Inggris |
Physics Methods and Information Technologies in Biomedicine (S2) | Bahasa Inggris |
Ketiga program studi ini bernaung di bawah Faculty of Physics yang menggabungkan Ilmu Fisika, Teknik, dan Kedokteran.
Kamu akan mempelajari pengembangan alat medis, alat untuk diagnosa, pengolahan data medis, hingga pemodelan.
Untuk Jenjang S1, dokumen yang harus kamu siapkan jika ingin melanjutkan studi di Tomsk State University adalah:
- Mengisi formulir pendaftaran;
- Ijazah dan transkrip nilai SMA dan diterjemahkan ke Bahasa Rusia;
- Salinan paspor, dan;
- Foto terbaru.
Sedangkan untuk Jenjang S2, kamu perlu menyiapkan:
- Formulir pendaftaran;
- Ijazah dan transkrip nilai S1 (diterjemahkan ke Bahasa Rusia);
- Sertifikat Bahasa Inggris (minimal Tingkat B1-B2);
- Portofolio;
- CV;
- Motivation letter;
- Foto terbaru;
- Persetujuan penggunaan data pribadi.
Setelah menyerahkan dokumen, kamu masih harus mengikuti seleksi ujian ya, Kawan Kobi.
Adapun estimasi biaya kuliah untuk 3 program studi di atas adalah:
Jurusan | Biaya Per Tahun (RUB) | Biaya Per Tahun (IDR) |
Biotechnology and Bioinformatics (S1) | 305,000 RUB | Rp67,613 juta |
Molecular Engineering (S1) | 427,000 RUB | Rp94,532 juta |
Physics Methods and Information Technologies in Biomedicine (S2) | 393,000 RUB | Rp86,958 juta |
TSU juga memiliki sejumlah fasilitas laboratorium dan bekerja sama dengan sejumlah lembaga seperti Tomsk National Research Medical Center untuk menunjang pembelajaran.
Kawan Kobi juga tidak perlu khawatir dengan fasilitas tempat tinggal karena TSU memiliki fasilitas asrama.
Biayanya sekitar 1,200 RUB (sekitar Rp266 ribu) per bulan tergantung jenis kamar.
Sedangkan estimasi untuk biaya hidup di kota Tomsk dari pihak ketiga diperkirakan sekitar 13,200 – 17,900 RUB (sekitar Rp2,921 – 3,961 juta) per bulan.
Biaya tersebut termasuk biaya makan, transportasi, dan internet.
5. Tomsk Polytechnic University
Sumber Gambar: Tomsk History
Di Tomsk Polytechnic University, hanya ada satu Jurusan Biomedical Engineering untuk Jenjang S1.
Disini kamu akan mempelajari dasar-dasar biokimia dan biofisika, tapi juga diajak untuk mengenal peralatan untuk diagnosa, terapi, dan rehabilitasi medis.
Jadi, pembelajaranmu akan lebih fokus kepada rancangan pengembangan dan pengoperasian teknologi medis!
Adapun biaya kuliah untuk melanjutkan studi ke Jurusan Biomedis Politeknik Tomsk sekitar 228,800 RUB (sekitar Rp50,641 juta) per tahun.
Biaya ini belum termasuk pengeluaran sehari-hari ya, Kawan Kobi.
Dokumen yang harus kamu persiapkan jika ingin melanjutkan kuliah ke Politeknik Tomsk adalah:
- Mengikuti ujian masuk universitas;
- Ijazah dan transkrip nilai SMA (sudah diterjemahkan ke Bahasa Rusia);
- Salinan paspor;
- Kemampuan Bahasa Inggris atau Bahasa Rusia jika ada;
- Foto terbaru.
Tomsk Polytechnic University memiliki asrama yang dapat menampung hingga 6000 mahasiswa.
Biayanya berkisar antara 850 – 3,600 RUB (sekitar Rp188-796 ribu) per bulan tergantung jenis kamar yang kamu pilih.
Jika kamu ingin tinggal di asrama kampus, kamu bisa ajukan ketika mengisi formulir pendaftaran, ya.
Baca Juga Artikel Ini: 5 Rekomendasi Negara di Luar Negeri untuk Ilmu Teknik, Ini Infonya!
6. Kazan Federal University (KFU)
Sumber Gambar: Study in Rusia
Berada di bawah fakultas teknik, Jurusan Medical and Clinical Engineering Kazan Federal University menawarkan program S2 untuk kamu yang berminat mendalami Teknik Biomedis.
Disini kamu akan mempelajari rancangan peralatan medis, sistem Bioteknologi, pengujian dan penelitian medis serta lingkungan.
KFU memiliki fasilitas laboratorium Bioteknologi dan regeneratif untuk penelitian teknologi gen dan sel, bionano teknologi, interaksi sel protein, hingga Neurobiologi.
Biaya kuliah untuk Jurusan Medical and Clinical Engineering di KFU adalah 282,036 RUB (sekitar Rp62,426 juta) per tahun.
Biaya ini belum termasuk kebutuhan harian ya, Kawan Kobi.
Dokumen yang harus kamu siapkan jika ingin melanjutkan studi ke Kazan Federal University adalah:
- Paspor dan salinan yang diterjemahkan ke Bahasa Rusia;
- Ijazah dan transkrip nilai terakhir (diterjemahkan ke Bahasa Rusia);
- Academic recognition (jika diperlukan);
- Foto terbaru.
Kamu juga bisa memilih untuk tinggal di asrama kampus dengan estimasi biaya 670 – 1,250 RUB (sekitar Rp148-276 ribu) per bulan tergantung jenis kamar yang kamu pilih.
Ada fasilitas lapangan olahraga dan klinik kesehatan juga, lho!
Sedangkan untuk biaya hidup, diestimasikan sebesar 16,369 RUB (sekitar Rp3,643 juta) per bulan termasuk biaya makan, transportasi, dan Internet.
7. Bauman Moscow State Technical University
Sumber Gambar: Study in Rusia
Memiliki fakultas khusus untuk Teknik Biomedis, Bauman Moscow State Technical University (BMSTU) menyediakan 2 program studi untuk Jenjang S1 dan S2.
Disini kamu akan mempelajari berbagai peralatan medis untuk penanganan berbagai penyakit, teknologi pemantauan jarak jauh, hingga bio-renewal material.
Kerennya, Universitas Bauman bekerja sama dengan berbagai mitra untuk menunjang pembelajaran seperti Pirogov Hospital dan Sechenov Medical University.
Biaya untuk melanjutkan studi ke Jurusan Bioteknik BMSTU adalah 529,000 RUB (sekitar Rp117,093 juta) per tahun untuk Jenjang S1 dan 489,000 RUB (sekitar Rp108,362 juta) per tahun untuk Jenjang S2.
Sejumlah dokumen yang harus kamu persiapkan antara lain:
- Paspor yang masih berlaku (beserta terjemahan Bahasa Rusia);
- Ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir (beserta terjemahan Bahasa Rusia);
- Foto terbaru;
- Dokumen pengakuan ijazah asing.
Setelah mengirimkan dokumen, kamu harus mengikuti ujian terlebih dahulu.
Untuk jenjang S1, materi yang diuji adalah Bahasa Rusia, Matematika, dan Fisika. Sedangkan untuk S2 disesuaikan dengan jurusan yang kamu pilih.
Untuk urusan tempat tinggal, Universitas Bauman juga menyediakan asrama dengan biaya sekitar 5,300 RUB (sekitar Rp1,174 juta) per bulan tergantung dari tipe kamar.
8. ITMO University
Sumber Gambar: ITMO University
ITMO University memiliki fakultas biomedis yang terdiri dari satu program studi Jenjang S1 dan satu program studi untuk Jenjang S2.
Pada Jenjang S1, kamu akan diajari dasar dari sistem bioteknik, rekayasa biokimia, pengembangan teknologi, serta penerapan Ilmu Teknik Biomedis.
Sedangkan pada tingkat S2, kamu akan mendalami analisis data Biokimia, kecerdasan buatan untuk analisis data, pemodelan Bioengineering, hingga sensor Bioteknik!
Dengan materi belajar yang berkelanjutan ini, diharapkan lulusan Teknik Biomedis ITMO University bisa berkarier sebagai Analis, Peneliti, atau Engineer.
Biaya kuliah untuk Jenjang S1 sekitar 450,000 hingga 579,000 RUB (sekitar Rp99,599 – 128,151 juta) per tahun, sedangkan Jenjang S2 adalah 610,000 hingga 710,000 RUB (sekitar Rp135,189 – 157,351 juta) per tahun.
Sedangkan dokumen yang harus kamu persiapkan jika ingin melanjutkan studi ke ITMO University ini, antara lain:
- Ijazah dan transkrip nilai pendidikan sebelumnya (terjemahkan ke Bahasa Rusia);
- Paspor dan salinan terjemahan Bahasa Rusia;
- Mengikuti ujian masuk universitas (Jenjang S1);
- Mengikuti seleksi atau kompetisi portofolio (Jenjang S2).
Karena program untuk S2 memiliki kelas pengantar Bahasa Inggris, kamu harus memiliki Sertifikat IELTS dengan skor minimal 5.5 atau TOEFL iBT dengan skor minimal 72.
ITMO University juga memiliki asrama untuk mahasiswa yang ingin tinggal dekat dengan kampus.
Biayanya berkisar antara 23,000-26,000 RUB (sekitar Rp5,119-5,787juta) per bulan tergantung dari jenis kamar yang kamu pilih.
Ditambah dengan kebutuhan sehari-hari, kamu bisa menyiapkan dana sekitar 13,499 RUB (sekitar Rp2,987 juta) mencakup biaya tempat tinggal, makan, transportasi, dan internet.
Baca Juga Artikel Ini: 13 Rekomendasi Universitas Terbaik di Rusia Versi Kobi Buat Berbagai Jurusan!
9. Kemerovo State University
Sumber Gambar: MBBS Direct
Kemerovo State University yang memiliki program Studi S1 Biomedical Engineering di bawah naungan fakultas teknik.
Disini kamu akan mempelajari rancangan dan pengembangan peralatan medis, bagaimana pemeliharaannya, serta integrasi dalam proses produksi.
Terdapat fasilitas praktikum berupa alat-alat medis yang lengkap, departemen pemeliharaan, hingga bengkel perbaikan alat medis!
Berbeda dengan universitas sebelumnya, sebelum kamu menyiapkan dokumen untuk pendaftaran, kamu harus memperhatikan poin penilaian dalam ujian masuk.
Ada sejumlah nilai minimum yang harus kamu penuhi untuk setiap topik yang diujikan,
- Biologi skor minimal 39;
- Fisika skor minimal 41;
- Informatika skor minimal 46;
- Matematika skor minimal 40;
- Bahasa Rusia skor minimal 40.
Untuk dokumen yang harus kamu persiapkan jika ingin melanjutkan studi ke universitas ini antara lain:
- Mengisi formulir pendaftaran;
- Paspor dan dokumen identitas (diterjemahkan ke Bahasa Rusia);
- Ijazah dan transkrip nilai pendidikan sebelumnya (diterjemahkan ke Bahasa Rusia);
- Tanda persetujuan pemrosesan data pribadi.
Estimasi biaya kuliah untuk Jurusan Teknik biomedik pada tahun 2025 adalah 66,000 RUB (sekitar Rp14,689 juta) per tahun.
Universitas Kemerovo juga menyediakan fasilitas asrama dengan kisaran biaya 1,163 – 1,738 RUB (sekitar Rp257-385 ribu) per bulan tergantung dari jenis kamar dan fasilitas.
Hampir serupa dengan biaya hidup di kota lain, estimasi biaya yang kamu butuhkan untuk biaya sehari-hari adalah 15,059 – 15,634 RUB (sekitar Rp3,333 – 3,461 juta) per bulan.
10. Samara National Research University
Sumber Gambar: Official Samara National Research University Website
Terakhir ada Samara National Research University yang memiliki program Studi Teknik Biomedis.
Ada Jurusan Biotechnical System and Technology untuk Jenjang S1 dan Biomedical Engineering untuk Jenjang S2.
Disini kamu tidak hanya belajar tentang biokimia, tapi juga proses biologi, komponen elektronik, kontrol biosistem, perangkat digital, dan peralatan medis.
Terdapat laboratorium penelitian yang bisa kamu gunakan untuk mempelajari simulasi listrik organ dan jaringan tubuh serta pengembangan alat diagnosa, seperti alat anestesi.
Bagi calon mahasiswa internasional Jenjang S1, dokumen yang harus disiapkan untuk mendaftar ke Universitas Samara antara lain:
- Ijazan SMA dan transkrip nilai (telah diterjemahkan ke Bahasa Rusia);
- Paspor yang masih berlaku;
- Dokumen visa dan imigrasi jika diperlukan.
Sedangkan untuk S2, dokumen yang harus kamu siapkan adalah:
- Ijazah dan transkrip nilai S1 (diterjemahkan ke Bahasa Rusia);
- Paspor yang masih berlaku;
- Sertifikat pengakuan ijazah luar negeri (jika dibutuhkan);
- Persetujuan pemrosesan data pribadi;
- Dokumen prestasi akademik atau penelitian.
Sama seperti universitas lainnya, kamu juga akan diminta untuk mengikuti ujian masuk setelah menyerahkan dokumen ke universitas tujuan, ya.
Adapun estimasi biaya kuliah di Samara University adalah 248,100 RUB (sekitar Rp55,191 juta) per tahun untuk Jenjang S1 dan 217,776 RUB (sekitar Rp48,473 juta) per tahun untuk Jenjang S2.
Untuk memudahkan mahasiswanya, Samara University juga memiliki fasilitas asrama dengan kisaran biaya 820 – 1,010 RUB (sekitar Rp) per bulan tergantung jenis kamar.
Sedangkan untuk biaya hidup, kamu bisa menyiapkan dana sekitar 15,498 – 20,045 RUB (sekitar Rp) per bulan termasuk biaya makan, personal care, transportasi, dan juga Internet.
Kejar Persiapan Kuliah Teknik Biomedis ke Rusia Dari Sekarang!
Wah, ternyata banyak banget ya, Kawan Kobi fasilitas keren jurusan biomedical engineering di Rusia!
Dengan banyaknya dokumen yang harus kamu persiapkan, bagaimana cara mengatur waktunya, ya?
MinBi punya Solusinya! Dengan Triple Bundling S1 di Kobi Education kamu sudah bisa mempersiapkan ujian Bahasa Inggris, Ujian SAT, dan esai tanpa bingung atur jadwalnya!
Bersama Expert Mentor kamu akan dibimbing secara 1-on-1 untuk menaklukkan universitas impian!
Kamu bisa mendapatkan progress report setiap bulan dan juga pendampingan bersama orang tua, lho!
Enggak ada salahnya untuk mulai persiapan dari sekarang agar kamu enggak terburu-buru saat pendaftaran kuliah ke Rusia sudah dibuka!
Sebelumnya sudah ada Ka Thariq yang MinBi dampingi hingga mendapatkan berbagai LoA dari kampus top di Eropa!
Jangan lupa follow Instagram Kobi Education untuk informasi jurusan keren lainnya!