10 Rekomendasi Universitas Jurusan S1 Civil Engineering di China!

Kawan Kobi ingin jadi perancang infrastruktur di masa depan? Kepoin 10 rekomendasi universitas Jurusan S1 Civil Engineering di China beserta estimasi biaya dan syarat masuknya!

Share:

kobi education-rekomendasi universitas s1 untuk civil engineering di china-gambar salah satu pekerja teknik sipil di cina

Key Points Highlights:

    • Pilihan kampus yang ada untuk Jurusan S1 Civil Engineering di China meliputi Tsinghua University (THU), Tongji University, Shanghai Jiao Tong University (SJTU), Zhejiang University (ZJU), Harbin Institute of Technology (HIT), Southeast University (SEU), Huazhong University of Science and Technology (HUST), Southwest Jiaotong University (SWJTU), Tianjin University, dan Wuhan University;
    • Biaya kuliah S1 Jurusan Civil Engineering (Teknik Sipil) di China cukup bervariasi, mulai dari angka yang paling terjangkau sekitar 19.000 CNY atau setara Rp49,8 jutaan per tahun; 
    • Syarat wajib yang harus dipersiapkan seperti lulus SMA/sederajat, punya nilai rapor yang baik, sertifikat Bahasa Inggris atau Mandarin, serta kelengkapan dokumen seperti Study Plan, ijazah, dan salinan paspor. 

Kawan Kobi, pernah kepo nggak gimana konstruksi gedung pencakar langit, jalan raya, jembatan yang biasa kamu lihat bisa berdiri kokoh? 

 

Atau kalau kamu suka ngeliat tata letak kota kayak lagi main game TheoTown, pernah penasaran nggak gimana cara mewujudkannya di dunia nyata?

 

Kalau passion Kawan Kobi relate dengan dunia Civil Engineering atau Teknik Sipil, nggak ada salahnya buat lirik peluang study abroad

 

Nggak melulu harus ke negara Barat, kok. Ternyata, China juga punya kampus top dengan reputasi yang nggak kalah keren di Bidang Civil Engineering tingkat dunia, lho!

 

Penasaran kira-kira kampus mana aja yang masuk daftar buat wujudin mimpi Kawan Kobi? 

 

Yuk, langsung aja MinBi spill daftarnya di bawah ini!

Daftar Universitas Jurusan S1 Civil Engineering Yang Ada di China

Biar Kawan Kobi makin kebayang, selain daftar kampusnya, MinBi juga bakal spill estimasi biaya kuliah hingga syarat masuknya. 

 

Note: Estimasi biaya kuliah di daftar ini udah MinBi konversi dari Yuan (CNY) ke Rupiah sesuai dengan kurs per tanggal 7 September 2026 dengan asumsi 1 CNY = Rp2.626.

 

No.

Nama Universitas

Peringkat

Rekomendasi Beasiswa

1.

Tsinghua University (THU)

#8 Dunia

  • Chinese Government Scholarship (CGS)
  • Tsinghua University Scholarship
  • Beijing Government Scholarship (BGS)

2.

Tongji University

#13 Dunia

  • Chinese Government Scholarship (CGS)
  • Shanghai Government Scholarship (SGS)
  • Tongji University & Bank of China Global Talent Scholarship

3.

Shanghai Jiao Tong University (SJTU)

#25 Dunia

  • Chinese Government Scholarship (CGS)
  • Shanghai Government Scholarship (SGS)
  • SJTU International Undergraduate Scholarship

4.

Zhejiang University (ZJU)

#45 Dunia

  • Chinese Government Scholarship (CGS)
  • Zhejiang Provincial Government Scholarship
  • Zhejiang University Scholarship

5.

Harbin Institute of Technology (HIT)

#46 Dunia

  • Chinese Government Scholarship (CGS)
  • HIT International Students Scholarship

6.

Southeast University (SEU)

#51-100 Dunia

  • Chinese Government Scholarship (CGS)
  • Southeast University (SEU) Scholarship

7.

Huazhong University of Science and Technology (HUST)

#101-150 Dunia

Chinese Government Scholarship (CGS)

8.

Southwest Jiaotong University (SWJTU)

#101-150 Dunia

  • Chinese Government Scholarship
  • Chengdu Government Sister-Cities Scholarship
  • The Belt and Road Scholarship

9.

Tianjin University

#101-150 Dunia

  • Chinese Government Scholarship (CGS)
  • Tianjin University International Student Scholarship
  • Intretech Quishi Scholarship

10.

Wuhan University

#101-150 Dunia

  • Chinese Government Scholarship (CGS)
  • Wuhan University Scholarship
  • Hebei Government Scholarship

 

Sumber: QS World University Rankings by Subject 2026 – Civil & Structural Engineering (China)

1. Tsinghua University (THU)

Biaya Kuliah

Sekitar 30.000 CNY (sekitar Rp78,7 jutaan) per tahun

 

Sebagai salah satu kampus top di Negeri Tirai Bambu, Tsinghua University (THU) akan ngasih pengalaman belajar yang sangat lengkap. 

 

Kurikulumnya nggak cuma berkutat di teori dasar Matematika dan Fisika, tapi langsung mengajak Kawan Kobi buat mendalami spesialisasi modern seperti Geoteknik, Teknik Sumber Daya Air, hingga Struktur Bawah Tanah. 

 

Menariknya, porsi belajarnya pun sangat interaktif, Kawan Kobi bakal sering turun langsung ke laboratorium, ikut diskusi teknis, sampai dapat kesempatan buat garap proyek riset berskala internasional, lho! 

 

Syarat Masuk:

    • Berstatus sebagai Warga Negara Asing (non-China);
    • Lulus SMA/sederajat dari berbagai kurikulum, seperti Nasional, A-Level, atau International Baccalaureate (IB);
    • Memiliki nilai rata-rata rapor yang sangat baik, umumnya berada di angka 85 hingga 90 (meski kampus nggak mematok nilai minimalnya);
    • Melampirkan sertifikat Bahasa Inggris seperti IELTS minimal di angka 6,5 atau TOEFL iBT minimal 80 hingga 90 (untuk program English Taught);
    • Buat Kawan Kobi yang ingin ambil Program Chinese Taught, kamu harus punya sertifikat Bahasa Mandarin seperti HSK Level 5 dengan skor minimal tiap sub-test di angka 60;
    • Melampirkan dokumen pendukung seperti ijazah dan transkrip nilai, salinan paspor yang masih berlaku, bukti kelulusan ujian nasional (opsional), pas foto terbaru (background putih), hingga Personal Statement.

2. Tongji University

Biaya Kuliah

Sekitar 35.000 CNY (sekitar Rp91,9 jutaan) per tahun

 

Berbekal sejarah panjang dan hasil kolaborasi dengan Jerman sejak 1907 (dulunya bernama German Medical School), Tongji University layak disebut sebagai salah satu “suhu” di dunia teknik. 

 

Meskipun Jurusan Civil Engineering baru ada 7 tahun kemudian, pengalaman mereka udah nggak perlu diraguin lagi buat membimbing Kawan Kobi yang ingin mendalami berbagai spesialisasi, seperti Teknik Struktur, Jembatan, Geoteknik, Mitigasi Bencana, hingga Geologi dan Hidraulik. 

 

Plus, kampus satu ini juga di-backup penuh sama fasilitas riset berskala nasional dengan budget penelitian yang melimpah setiap tahunnya. Keren banget, kan? 

 

Syarat Masuk:

    • Berstatus Warga Negara Asing (non-China);
    • Lulus SMA/sederajat dari berbagai kurikulum, seperti Nasional, A-Level, atau International Baccalaureate (IB);
    • Memiliki nilai rata-rata rapor yang sangat baik, umumnya berada di angka minimal 70 hingga 75 (meski kampus nggak mematok nilai minimalnya);
    • Melampirkan sertifikat Bahasa Inggris seperti IELTS minimal di angka 6,0 atau TOEFL iBT minimal 90;
    • Melampirkan sertifikat Bahasa Mandarin seperti HSK Level 4 minimal di angka 180 (untuk program Chinese Taught);
    • Melampirkan dokumen pendukung seperti formulir pendaftaran, ijazah dan transkrip nilai, salinan paspor yang masih berlaku, Personal Statement, hingga formulir pemeriksaan kesehatan.

3. Shanghai Jiao Tong University (SJTU)

Biaya Kuliah

Sekitar 24.800 CNY (sekitar Rp65,1 jutaan) per tahun

 

Sebagai salah satu kampus tertua di China yang berdiri sejak tahun 1896, Shanghai Jiao Tong University (SJTU) punya reputasi sebagai jagoannya Bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). 

 

Nggak cuma itu aja, mereka benar-benar bakal manjain mahasiswanya dengan fasilitas praktik kelas dunia, mulai dari laboratorium aerodinamika berskala besar sampai lab mekanika fluida yang punya teknologi modern. 

 

Kurikulumnya didesain matching dengan kebutuhan industri saat ini, plus kampusnya terhubung langsung sama pusat riset teknologi tingkat lanjut, Kawan Kobi bakal diasah untuk siap terjun langsung merancang infrastruktur modern masa depan di berbagai perusahaan bertaraf multinasional.

 

Syarat Masuk:

    • Lulus SMA/sederajat dari berbagai kurikulum;
    • Melampirkan sertifikat Bahasa Inggris seperti IELTS minimal 6,0 atau TOEFL iBT minimal 90;
    • Melampirkan dokumen pendukung seperti formulir pendaftaran, ijazah dan transkrip nilai, CV, Personal Statement, dua surat rekomendasi (dari kepala sekolah dan guru), hingga salinan paspor yang masih berlaku.

4. Zhejiang University (ZJU)

Biaya Kuliah

Sekitar 24.800 CNY (sekitar Rp65,1 jutaan) per tahun

 

Udah mulai eksis sejak tahun 1927, Jurusan Teknik Sipil di Zhejiang University (ZJU) memadukan sejarah panjang dengan fasilitas modern, seperti stasiun riset khusus geoteknik, struktur bangunan, hingga mitigasi gempa.

 

Fokus pembelajarannya juga dirancang sesuai dengan pilihan pendalaman materi, seperti Teknik Geoteknik, Teknik Struktur, dan Manajemen Rekayasa. 

 

Nggak cuma belajar teori dari puluhan profesor pakar infrastruktur, Kawan Kobi juga bakal dapat benefit lain yang nggak kalah keren dengan kolaborasi riset ZJU bareng industri konstruksi raksasa China dan berkesempatan Magang di berbagai perusahaan disana!

 

Syarat Masuk:

    • Berstatus Warga Negara Asing (non-China);
    • Lulus SMA/sederajat dari berbagai kurikulum;
    • Memiliki nilai rata-rata rapor yang sangat baik, umumnya berada di angka minimal 75 hingga 80 (meski kampus nggak mematok nilai minimalnya);
    • Melampirkan sertifikat English Language seperti IELTS minimal 5,5 hingga 6,5 (tiap sub-test minimal 5,0), atau TOEFL iBT minimal 75 hingga 90;
    • Melampirkan sertifikat Chinese Language seperti HSK, umumnya ada di Level 5 dengan skor minimal 180 (untuk program Chinese Taught);
    • Melampirkan dokumen pendukung seperti ijazah dan transkrip nilai, salinan paspor, hasil Tes CSCA (China Scholastic Competency Assessment), Personal Statement atau Study Plan, dua surat rekomendasi, formulir pemeriksaan kesehatan, hingga pas foto terbaru (background putih).

5. Harbin Institute of Technology (HIT)

Biaya Kuliah

  • Chinese Taught: Sekitar 20.000 CNY (sekitar Rp52,5 jutaan) per tahun
  • English Taught: Sekitar 26.000 CNY (sekitar Rp68,2 jutaan) per tahun

 

Sebagai anggota C9 League alias “Ivy League”-nya China, reputasi Harbin Institute of Technology (HIT) udah pasti masuk jajaran elit. 

 

Kampus satu ini bisa jadi destinasi study abroad buat Kawan Kobi yang siap terjun ke lingkungan akademik intensif dengan fokus terpusat pada sains dan teknik. 

 

Nggak cuma belajar teori, mahasiswa Jurusan Civil Engineering di sini punya akses eksklusif ke pusat penelitian nasional dan laboratorium kelas dunia. 

 

Kawan Kobi bisa bereksperimen langsung menggunakan fasilitas riset super canggih, mulai dari menguji inovasi material bangunan sampai merancang struktur infrastruktur tahan gempa. 

 

Syarat Masuk:

    • Berstatus Warga Negara Asing (non-China);
    • Berusia maksimal 25 tahun saat mendaftar;
    • Lulus SMA/sederajat dari berbagai kurikulum;
    • Memiliki nilai rata-rata rapor yang sangat baik, umumnya berada di angka minimal 80 hingga 85 (meski kampus nggak mematok minimalnya);
    • Melampirkan sertifikat Bahasa Inggris untuk Program English Taught, seperti IELTS minimal 6,0 (tiap sub-test minimal 5,5) atau TOEFL iBT minimal di angka 80;
    • Buat Kawan Kobi yang ingin daftar program Chinese Taught, kamu harus melampirkan sertifikat bahasa Mandarin seperti HSK level 4 dengan skor minimal 180;
    • Melampirkan dokumen pendukung seperti ijazah dan transkrip nilai, formulir pendaftaran, formulir pemeriksaan kesehatan, Personal Statement, hingga surat rekomendasi.

 

Note: Sertifikat HSK bisa Kawan Kobi lampirin kalau statusnya masih berlaku (biasanya 2 tahun).

6. Southeast University (SEU)

Biaya Kuliah

Sekitar 19.000 CNY (sekitar Rp49,8 jutaan) per tahun

 

Didirikan pada tahun 1923, Jurusan Teknik Sipil di Southeast University (SEU) dirintis pertama kali oleh Profesor Mao Yisheng, tokoh legendaris yang dijuluki “Bapak Jembatan Modern China”. 

 

Reputasi SEU makin kuat karena tergabung dalam aliansi elite “Eight Famous Architecture Universities in China”, yang bikin Ilmu Teknik Sipil, arsitektur, dan tata kotanya sangat matang.

 

Keunggulan SEU juga terletak pada fokus risetnya yang relate dengan kebutuhan modern, mulai dari struktur beton pratekan, rancangan bangunan tahan gempa, hingga integrasi smart construction

 

Syarat Masuk:

    • Berstatus Warga Negara Asing (non-China);
    • Lulus SMA/sederajat dari berbagai kurikulum;
    • Melampirkan sertifikat Bahasa Mandarin seperti HSK Level 4 dengan skor minimal 180;
    • Melampirkan dokumen lain seperti formulir pendaftaran, ijazah dan transkrip nilai, salinan paspor, hasil tes CSCA (jika diminta), hingga pas foto terbaru.

 

Note: Karena di Southeast University nggak ada Program English Taught untuk Jurusan Teknik Sipil (termasuk bidang Engineering lainnya), jadi syarat IELTS/TOEFL iBT nggak berlaku, ya, Kawan Kobi!

7. Huazhong University of Science and Technology (HUST)

Biaya Kuliah

  • Chinese Taught: Sekitar 25.000 CNY (sekitar Rp65,6 jutaan) per tahun
  • English Taught: Sekitar 30.000 CNY (sekitar Rp78,7 jutaan) per tahun

 

Reputasi Huazhong University of Science and Technology (HUST) sebagai salah satu kampus terdepan di China bukan cuma tambahan aja, terutama karena kampus ini dipercaya langsung untuk mengelola berbagai pusat sains skala nasional. 

 

Nggak cuma itu, Kawan Kobi akan terbiasa bersinggungan langsung dengan teknologi konstruksi mutakhir dan inovasi pembangunan berkelanjutan sejak di bangku kuliah, sehingga pengalaman belajar kamu nggak terbatas pada teori di atas kertas, tetapi juga berfokus pada praktik nyata.

 

Menariknya, HUST menawarkan vibes perkuliahan yang bikin mata seger lewat area utamanya yang hijau. Tingkat penghijauan di area kampus mencapai angka 72%, makanya HUST sering dijuluki sebagai “kampus di dalam hutan“.

 

Syarat Masuk:

    • Berstatus Warga Negara Asing (non-China);
    • Lulus SMA/sederajat dari berbagai kurikulum;
    • Memiliki nilai rata-rata rapor yang sangat baik, umumnya ada di angka minimal 80 hingga 85 agar peluang lolos Kawan Kobi makin besar (meski kampus nggak ada patokan resminya);
    • Melampirkan sertifikat English Language seperti IELTS minimal di angka 5,5 atau TOEFL iBT minimal 80 untuk Program English Taught;
    • Melampirkan sertifikat Mandarin Language seperti HSK Level 4 untuk program Chinese Taught;
    • Melampirkan dokumen seperti formulir pemeriksaan kesehatan, ijazah dan transkrip nilai, salinan paspor, pas foto terbaru, hingga SKCK

8. Southwest Jiaotong University (SWJTU)

Biaya Kuliah

Sekitar 23.000 CNY (sekitar Rp60,3 jutaan) per tahun

 

Didirikan pertama kali pada tahun 1896, Southwest Jiaotong University (SWJTU) jadi tempat lahirnya pendidikan teknik kereta api, sipil, dan pertambangan di China. 

 

SWJTU bahkan diakui sebagai tempat lahirnya ilmu teknik sipil, pertambangan, hingga perkeretaapian di China, lho, Kawan Kobi!

 

Daya tarik utama SWJTU ada pada fasilitas risetnya yang didukung penuh berbagai platform inovasi teknologi tingkat nasional, seperti Laboratorium Nasional Transportasi Kereta Api dan State Key Laboratory of Traction Power

 

Tidak cuma itu, Jurusan Teknik Sipil di SWJTU dirancang supaya Kawan Kobi bisa belajar langsung dengan proyek mega-infrastruktur modern, dimana engga cuma menelan teori konstruksi standar di kelas, tapi langsung terekspos dengan teknologi rancang bangun tingkat tinggi yang dipakai oleh sistem transportasi kelas dunia. 

 

Syarat Masuk:

    • Berstatus Warga Negara Asing (non-China);
    • Lulus SMA/sederajat dari berbagai kurikulum;
    • Memiliki nilai rata-rata rapor yang sangat baik, minimal di angka 75 hingga 80 (agar peluang lolosnya makin besar, Kawan Kobi bisa amanin di angka 85 ke atas);
    • Melampirkan sertifikat Bahasa Mandarin seperti HSK Level 5 yang umumnya harus punya skor minimal 180;
    • Melampirkan dokumen lain seperti ijazah dan transkrip nilai, formulir pendaftaran, salinan paspor, formulir pemeriksaan kesehatan, pas foto terbaru, surat rekomendasi, hingga bukti keuangan (jika Kawan Kobi apply beasiswa atau kuliah mandiri alias self-funded).

9. Tianjin University

Biaya Kuliah

Sekitar 26.000 CNY (sekitar Rp68,2 jutaan) per tahun

 

Tianjin University terkenal unggul dalam fasilitas praktikum karena didukung langsung oleh deretan laboratorium berstandar nasional. 

 

Kawan Kobi nggak cuma dijejali teori oleh Dosen di ruang kelas, tapi bakal sering bersinggungan dengan teknologi simulasi tingkat tinggi dan praktik mekanika struktural yang advanced

 

Menariknya, jurusan Teknik Sipil di sini nggak diajarkan secara kaku atau berdiri sendiri. 

 

Kurikulumnya dirancang dinamis dengan menggabungkan beberapa ilmu lain, seperti Arsitektur, teknik kelautan, hingga tata kota modern (modern city planning). 

 

Syarat Masuk:

    • Berstatus Warga Negara Asing (non-China);
    • Lulus SMA/sederajat dari berbagai kurikulum;
    • Memiliki nilai rata-rata rapor yang sangat baik, umumnya berada di angka minimal 80 (meski kampus nggak mematok nilai minimalnya);
    • Melampirkan sertifikat Bahasa Inggris seperti IELTS minimal di angka 6,0 atau TOEFL iBT minimal 80;
    • Melampirkan sertifikat Bahasa Mandarin seperti HSK Level 5 dengan skor minimal 195 (untuk pengantar Bahasa Mandarin atau Chinese Taught);
    • Melampirkan dokumen lain seperti ijazah dan transkrip nilai, salinan paspor yang masih berlaku, dua surat rekomendasi, Study Plan, formulir pemeriksaan kesehatan, hingga SKCK.

10. Wuhan University

Biaya Kuliah

  • Chinese Taught: Sekitar 24.000 CNY (sekitar Rp63 jutaan) per tahun
  • English Taught: Sekitar 28.000 CNY (sekitar Rp73,5 jutaan) per tahun

 

Kalau Kawan Kobi pilih jurusan Teknik Sipil di Wuhan University, kamu bakal dapat akses langsung ke berbagai State Key Laboratories atau Laboratorium Kunci Nasional China. 

 

Bukan cuma ruang praktikum yang biasanya ada di kampus, fasilitas riset keren satu ini jadi tempat lahirnya berbagai inovasi infrastruktur berskala nasional hingga global, lho!

 

Wuhan juga punya fasilitas simulasi gempa dan uji strukturnya yang diakui sebagai salah satu yang paling canggih dan terlengkap di kawasan Asia. 

 

Nggak cuma itu, Kawan  Kobi juga bakal dapat privilege dari sisi mentorship.

 

Di bawah naungan School of Civil Engineering, mahasiswa nggak cuma menerima materi dari dosen reguler, tetapi langsung dibimbing oleh jajaran akademisi elite dan ilmuwan top dari Chinese Academy of Sciences serta Chinese Academy of Engineering

 

Syarat Masuk:

    • Berstatus Warga Negara Asing (non-China);
    • Lulus SMA/sederajat dari berbagai kurikulum;
    • Memiliki nilai rata-rata rapor yang sangat baik, umumnya berada di angka minimal 75 hingga 80 (meski pihak kampus nggak ada patokan resminya);
    • Melampirkan sertifikat Bahasa Inggris seperti IELTS minimal di angka 6,0 atau TOEFL iBT minimal 80 untuk Program English Taught;
    • Buat Kawan Kobi yang ingin daftar ke Program Chinese Taught, kamu harus melampirkan sertifikat Bahasa Mandarin seperti HSK Level 4 dengan skor minimal 180;
    • Melampirkan dokumen lain seperti ijazah dan transkrip nilai, salinan paspor, formulir pendaftaran, Study Plan, formulir pemeriksaan kesehatan, SKCK, hingga bukti finansial (jika Kawan Kobi apply secara mandiri atau self-funded).

Siap Berangkat Study Abroad Tapi Masih Nggak Tahu Cara Nyusun Study Plan?

Dari sepuluh deretan universitas Jurusan Civil Engineering di China tadi, Kawan Kobi sadar nggak kalau persiapan study abroad itu bukan cuma soal ngumpulin nilai rapor bagus atau ngejar skor aman IELTS/TOEFL iBT atau HSK? 

 

Ternyata, masih ada satu dokumen penting yang sering bikin overthinking, yaitu Study Plan.

 

Wajar banget kalau Kawan Kobi yang sekarang masih duduk di bangku SMA ngerasa clueless dan bingung waktu pertama kali dihadapkan sama syarat satu ini.

 

Tapi, tenang aja! MinBi hadir sebagai teman diskusi yang suportif buat ngebedah persiapan study abroad kamu lewat Program Mentoring S1!

 

Mulai dari menggali passion yang paling pas buat masuk Jurusan Civil Engineering, nyusun kerangka Study Plan yang rapi dan terstruktur, sampai ngasih feedback mendetail biar hasil tulisan Kawan Kobi makin tajam.

Mempersiapkan masa depan sebagai seorang engineer emang butuh proses yang lumayan panjang, tapi bakal terasa jauh lebih ringan kalau disiapin bareng-bareng. 

 

Nah, biar Kawan Kobi nggak ketinggalan update seputar tips lolos kampus luar negeri, review jurusan teknik lainnya, dan asupan motivasi study abroad, langsung aja follow Instagram Kobi Education, ya!

Tentang Penulis Tim Kobi
Ditulis oleh Tim Editorial Kobi yang berpengalaman dalam memberikan informasi seputar beasiswa, tes IELTS dan SAT, serta persiapan studi S1 di luar negeri.
Mau up to date sama artikel terbarunya Kobi? Yuk subscribe sekarang! 👇

Cek privacy policy disini!

Search Your Article

Jangan lewatkan kesempatan emas untuk kuliah ke luar negeri! Yuk mulai cari informasimu sekarang!