13 Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Saat Interview di Perusahaan Big Four di China untuk Bidang Akuntansi!

Pengen wujudin mimpi ngantor di perusahaan akuntansi top dunia? Intip bocoran pertanyaan yang sering ditanyakan saat interview di perusahaan Big Four di China dan strateginya!

Share:

kobi education-pertanyaan yang sering ditanyakan saat interview di perusahaan big four di china-gambar interview di salah satu perusahaan china yang dilakukan dengan nuansa damai

Key Highlights: 

    • Lewat pertanyaan yang sering ditanyain saat interview perusahaan Big Four Akuntansi di China, recruiter nggak cuma ngecek seberapa jago skill Kawan Kobi. Mereka juga ingin menguji kecerdasan emosional, ketangguhan mental, sampai cara survive dengan ritme kerja multinasional China yang fast-paced;
    • Kawan Kobi dituntut untuk melakukan persiapan matang sebelum wawancara, seperti penguasaan bahasa, pemahaman mendalam tentang isu makroekonomi, penguasaan basic skill sesuai divisi, serta memastikan pakaian formal dan kelengkapan dokumen pendukung;
    • Salah satu kunci untuk menaklukkan wawancara di perusahaan Big Four adalah dengan menguasai Metode STAR, yang akan membuat cerita dan penyelesaian masalah dari kandidat terdengar jauh lebih terstruktur dan tajam di mata recruiter.

Kawan Kobi, bisa keterima kerja di perusahaan Big Four Akuntansi seperti PwC, EY, Deloitte, dan KPMG di China jelas jadi impian buat banyak orang, termasuk kita yang dari Indonesia. Bayangin aja gimana rasanya ngantor pakai lanyard perusahaan besar di tengah megahnya distrik bisnis Shanghai atau Beijing! Keren banget kan pasti?

 

Sayangnya, bayangkan bisa ngerasain langsung kerja di sana sering kali langsung melemah ketika tau kalau ada tahap interview-nya. 

 

Bahkan, nggak sedikit dari Kawan Kobi yang sekarang masih S1 tiba-tiba overthinking duluan dan mikir gini, “Gimana kalau HRD-nya nanya pakai Bahasa Inggris yang levelnya udah tinggi banget?” atau “Bisa nggak ya aku saingan sama kandidat top dari berbagai negara?”

 

Takut gagal dan insecure di tahap wawancara inilah yang bikin Parents di rumah ikut waswas mikirin gimana anaknya bisa survive di ketatnya persaingan global. Eits, tenang aja, Kawan Kobi! Jangan biarin rasa takut itu ngancurin mimpimu sebelum beneran maju ke medan perang.

 

Faktanya, ngebangun persiapan dan mental yang matang sejak masa sekolah merupakan rumus peluang sukses yang ampuh buat naklukin meja wawancara, lho! 

 

Nah, biar Kawan Kobi nggak khawatir lagi dan punya gambaran soal ekspektasi perusahaan raksasa, yuk langsung aja MinBi spill 13 pertanyaan yang paling sering ditanyain sama HRD Big Four di China!

Berbagai Pertanyaan Yang Sering Ditanyakan Saat Interview di Perusahaan Big Four di China Yang Bergerak di Bidang Akuntansi

Berhadapan langsung sama recruiter dari firma Akuntansi dan konsultasi raksasa dunia jelas nggak bisa dengan modal nekat aja. Kawan Kobi butuh strategi khusus buat naklukin mereka. Apalagi kalau target Kawan Kobi adalah China. Ritme bisnis di sana terkenal fast-paced, efisien, dan menuntut akurasi data tingkat tinggi.

 

Makanya, recruiter di sana nggak cuma bakal ngecek seberapa jago hardskill atau pemahaman teknis Kawan Kobi aja. Mereka sengaja nanya Kawan Kobi dengan pertanyaan yang tricky buat ngukur kecerdasan emosional, mental, sampai cara kamu survive di tengah budaya kerja multinasional.

 

Nah, biar kamu makin familier sama vibes interview berstandar global, MinBi udah ngerangkum deretan pertanyaannya dalam Bahasa Inggris, lengkap dengan hacks cara ngejawabnya. Udah siapin catetan, kan? Yuk, langsung aja MinBi tunjukin tabel panduannya di bawah ini, ya!

 

No.

List Pertanyaan Wawancara

Tips Yang Harus Kawan Kobi Terapin

1.

Could you please tell me about yourself and your background? 

Gunakan rumus masa lalu, sekarang, dan masa depan secara singkat. Fokus sama pencapaian yang relevan dengan posisi yang dilamar. 

2.

Why do you want to join our company? 

Jangan cuma memuji nama besar perusahaan aja. Sebutin proyek spesifik, nilai perusahaan, atau ekspansi bisnis mereka yang lagi berkembang. 

3.

Why did you choose this field? 

Kasih alasan yang jelas tentang ketertarikan Kawan Kobi terhadap analisis data atau pemecahan masalah bisnis, bukan karena gajinya gede. 

4.

Tell me about a time you faced a failure or conflict within a team and how you resolved it. 

Pakai metode STAR (Situation, Task, Action, Result) dan fokus sama solusi yang Kawan Kobi ambil.

5.

How do you manage stress and tight deadlines? 

Kasih contoh gimana cara Kawan Kobi prioritasin tugas dan ngejaga komunikasi dengan atasan/tim saat berada di bawah tekanan tinggi. 

6.

What is your view on the overtime culture or fast-paced work environment? 

Tunjukin fleksibilitas dan dedikasi Kawan Kobi, tapi tetap tekankan bahwa kamu bisa ngejaga manajemen waktu yang terstruktur dan efektif. 

7.

How would you adapt if you had to work with Chinese colleagues or clients who have a direct communication style? 

Sebutin kalau Kawan Kobi sangat menghargai transparansi dalam bekerja dan nggak baperan sama kritik profesional yang konstruktif.

8.

Do you have any constraints if you need to coordinate across time zones with international clients or our global teams?

Jelasin kalau Kawan Kobi terbiasa dan jago manfaatin metode komunikasi asynchronous (nggak harus real-time), seperti pakai email yang atau tools manajemen proyek yang rapi. 

9.

How do you bridge the gap between local (Indonesian) work culture and Chinese corporate standards?

Tunjukin kemampuan komunikasi, empati lintas budaya, dan sikap terbuka kamu sebagai jembatan agar proses kolaborasi saat kerja tetap harmonis. 

10.

Tell me about your experience negotiating with someone who has a strong stance.

Tunjukin pendekatan win-win solution yang sesuai sama aturan perusahaan. 

11.

If a client refuses to provide supporting data, what is your course of action? 

Jawab dengan mengutamakan standar kepatuhan dan jelasin gimana Kawan Kobi melakukan eskalasi masalah secara profesional.

12.

How do you explain complex financial or technical concepts to lay clients? 

Gunakan cara yang sederhana dengan menggunakan analogi logis sehari-hari tanpa mengurangi esensi substansi dari data aslinya. 

13.

What do you think is the biggest industry trend affecting this sector in the next two years? 

Riset terlebih dulu sebelum interview, sebutin apa aja isu teknologi, regulasi pajak baru, atau digitalisasi finansial terkini di sana. 

Sumber: Big4 Bound dan IIC Lakshya

Apa Aja Yang Harus Disiapin Sebelum Interview di Perusahaan Big Four China?

Gimana, udah kebayang kan level tantangannya setelah ngeliat deretan pertanyaan tadi? Yup, proses seleksi di perusahaan raksasa kayak Big Four di China emang seketat itu!

 

Tapi, cuma berbekal bocoran pertanyaan aja belum cukup. Semuanya bakal percuma kalau mental dan fondasi komunikasi Kawan Kobi belum diasah dengan baik. Ingat, di tahap interview, Kawan Kobi lagi bersaing melawan ribuan kandidat cerdas dari berbagai belahan dunia, lho!

 

Nah, biar nggak ada drama mendadak nge-blank atau grogi waktu face-to-face sama interviewer, Kawan Kobi wajib nyiapin berbagai persiapan ini dari jauh-jauh hari.

 

Biar Kawan Kobi bisa jauh lebih siap, yuk perhatiin 7 persiapan yang harus kamu siapin sebelum interview di perusahaan Big Four.

1. Kemampuan Berbahasa Inggris atau Mandarin

Mau ngantor di pusat keuangan raksasa di kota-kota besar kayak Shanghai, Beijing, atau Shenzhen? Syaratnya cuma satu, yup kemampuan bahasa Kawan Kobi harus mumpuni!

 

Di tahap interview, Kawan Kobi wajib standby buat diwawancara full menggunakan bahasa Inggris atau Mandarin. Semuanya bakal disesuaikan sama posisi yang kamu lamar dan siapa klien yang bakal di-handle nanti.

 

Biar kelihatan makin like a pro di mata recruiter, jangan lupa asah terus vocabulary dan pengucapan istilah teknis seputar bisnis, audit, sampai akuntansi dalam dua bahasa tersebut, ya, Kawan Kobi!

2. Jawab Pertanyaan Dengan "To the Point"

Di ekosistem perusahaan Big Four, waktu ibarat aset yang mahal harganya. Para profesional di sana udah terbiasa sama ritme kerja yang cepet banget dan efisien. 

 

Makanya, pas lagi interview, Kawan Kobi wajib ngatur cara komunikasi biar tetap terstruktur. Langsung tembak ke intinya dan buang jauh-jauh kebiasaan ngomong yang bertele-tele, ya!

 

Pas interview juga nggak perlu muter-muter cerita panjang lebar ke sana kemari. Kenapa harus begitu? Karena durasi ngomong yang kepanjangan justru malah bikin inti dari jawaban Kawan Kobi tenggelam dan nggak nancep di ingatan recruiter.

3. Paham sama Isu-Isu Makroekonomi dan Keuangan

Di perusahaan konsultasi sekelas Big Four di Bidang Akuntansi, jago teori di atas kertas aja belum cukup buat bikin recruiter terkesan. Mereka nyari kandidat yang wawasannya luas dan bener-bener melek sama isu makroekonomi terkini, lho!

 

Jadi, pastiin Kawan Kobi udah update soal tren terbaru di Sektor Keuangan, audit, maupun pajak global sebelum masuk ke ruang interview, ya!

 

Biar jawaban kamu makin tajam, pelajari juga gimana dinamika investasi multinasional China saat ini. Kawan Kobi bisa jadiin topik ekspansi mega-proyek Belt and Road Initiative, atau manuver raksasa teknologi dan nikel China di pasar ASEAN buat bahan diskusi yang berbobot.

 

Dengan cara ngebedah isu-isu strategis kayak gini nantinya bakal ngasih sinyal kuat kalau Kawan Kobi bukan pelamar biasa. Cara berpikir kritis Kawan Kobi bakal langsung kelihatan menonjol, ngebuktiin kalau kamu emang talenta unggul yang kualitasnya setara sama lulusan universitas terbaik di Asia untuk Jurusan Bisnis!

 

Tapi jujur, ngebayangin interview pakai Bahasa Inggris suka tiba-tiba ngerasa gugup sendiri, entah takut salah ngomong atau nggak bisa jawab pertanyaan dari recruiter

 

Jangankan amanin posisi di perusahaan Big Four, ngejar target skor Bahasa Inggris demi memenuhi syarat study abroad aja sudah nguras tenaga dan pikiran.

 

Daripada ngerasa tertekan karena belajar sendiri yang malah bisa bikin stres, yuk level up skill Bahasa Inggris Kawan Kobi lewat Program IELTS Exclusive Class.

 

Kawan Kobi bakal dibimbing langsung sama Expert Tutor yang udah paham strategi untuk naklukkin soal-soal IELTS yang terkenal tricky selama 1,5 sampai 2 bulan. Kawan Kobi juga bakal dilatih agar mampu menyusun argumen Bahasa Inggris untuk Tes IELTS yang to the point dan pastinya bebas dari grammar error.

4. Menguasai Skill Basic Sesuai Posisi Yang Dilamar

Mentang-mentang statusnya masih fresh graduate dan daftar buat posisi entry-level, bukan berarti Kawan Kobi bisa datang interview tanpa persiapan teknis, ya! Nyatanya, HRD di perusahaan sekelas Big Four tetap berekspektasi kalau kamu udah punya fondasi teori yang kuat.

 

Misalnya, kalau Kawan Kobi ngelamar divisi Audit, pastiin kamu udah hafal di luar kepala soal siklus Auditing atau standar akuntansi kayak IFRS dan CAS/ASBE (Chinese Accounting Standards). Beda lagi kalau Kawan Kobi incar di divisi Consulting atau Advisory, pemahaman soal framework dasar wajib banget kamu kuasai.

 

Apalagi kalau Kawan Kobi emang punya target kuat nembus prospek karir di China. Buat langkah awal menuju Negeri Tirai Bambu, Kawan Kobi bisa banget mulai lirik opsi universitas di China yang murah buat S1, tapi tetap terbukti punya kualitas fakultas bisnis yang jempolan dan diakui industri internasional!

5. Menguasai Metode STAR

Kalau Kawan Kobi interview di perusahaan raksasa sekelas Big Four, siap-siap deh buat di-spam pertanyaan seputar perilaku Kawan Kobi di masa lalu. Biar jawabannya nggak muter-muter dan langsung bikin recruiter amaze sama Kawan Kobi, kuncinya cuma satu. Yup, kuasai Metode STAR!

 

Metode STAR merupakan rumus buat nyeritain pengalaman nyata  Kawan Kobi, entah pas magang, ngurus organisasi, atau jadi panitia acara kampus secara terstruktur dan berbobot.

 

Kawan Kobi tinggal susun ceritanya lewat alur Situation (kondisi atau latar belakang masalah saat itu), Task (tugas atau tantangan yang harus diselesaikan), Action (tindakan yang kamu lakuin), dan ditutup manis dengan Result atau hasil akhirnya.

 

Familiar sama polanya? Yup, metode ini sebenarnya sebelas-dua belas sama Metode CAR (Context, Action, Result)! Dengan pakai Metode STAR, cara Kawan Kobi ngejawab dijamin bakal jauh lebih analitis, tajam, dan pastinya sangat meyakinkan di mata recruiter.

6. Berpakaian Rapi, Formal, dan Sopan

Percaya deh, first impression itu jadi salah satu hal yang paling krusial! Di ekosistem profesional sekelas perusahaan Big Four, tim recruiter bakal langsung menilai tingkat keseriusan Kawan Kobi cuma dari cara berpakaian di detik pertama bertemu.

 

Biar nggak salah kostum, paling aman dan proper untuk cowok maupun cewek adalah mengenakan setelan business formal. Kawan Kobi bisa memadukan kemeja yang udah disetrika rapi dengan balutan jas berwarna gelap, seperti hitam atau navy.

 

Selain urusan outfit, penataan diri alias grooming juga nggak kalah penting, lho! Pastiin rambut Kawan Kobi disisir rapi dan jangan sampai berantakan pokoknya.

 

Note: Aturan dress code hukumnya wajib dan pantang buat di-skip, apalagi kalau Kawan Kobi dapet panggilan interview offline langsung di kantor mereka.

7. Bawa Dokumen Pendukung

Calon pekerja profesional nggak bakal datang ke tempat interview cuma modal badan doang. Apalagi kalau Kawan Kobi kebagian jadwal interview offline alias tatap muka langsung sama recruiter-nya!

 

Biar kelihatan profesional, pastiin Kawan Kobi bawa beberapa lembar cetakan CV terbaru. Khusus buat nembus Big Four di China, usahain bawa CV dalam Bahasa Inggris dan Mandarin.

 

Terakhir, pastiin semua dokumen pendukung udah tersusun rapi di dalam satu map yang bersih. Bawa berkas-berkas seperti ijazah, transkrip nilai resmi, sampai sertifikat keahlian tambahan. Percaya deh, hal simpel kayak gini berhasil ngasih kesan kuat ke pihak HRD kalau kamu sosok yang terorganisir dan bener-bener siap kerja!

 

Note: Sama kayak aturan dress code, bawa dokumen pendukung seperti CV dan lainnya bersifat wajib dan nggak boleh dilewatin begitu aja, apalagi kalau Kawan Kobi dapet panggilan interview offline langsung di kantor mereka.

Punya profil buat daftar study abroad ke China demi raih satu tempat di perusahaan Big Four tapi Skor IELTS kamu masih stuck gitu-gitu aja? Wah, sayang banget!

 

Faktanya, buat nembus ketatnya seleksi Big Four di China atau masuk kampus top dunia itu punya satu kesamaan yang nggak boleh dilewatin, yaitu butuh bukti kemahiran Bahasa Inggris yang kuat. Jadi, jangan biarin overthinking atau rasa takut gagal tes malah nunda langkah Kawan Kobi buat gapai impian, ya!

 

Kalau selama ini Kawan Kobi ngerasa stuck di Speaking atau bingung nyusun Writing, mending langsung beresin masalahnya bareng Expert Tutor di IELTS Exclusive Class.

 

Sesi belajarnya dijamin asyik, nyaman, dan pastinya ngasih feedback yang to the point buat dongkrak Skor IELTS kamu sampai aman menembus target!

Kesimpulan

Siapa bilang kerja di perusahaan Big Four kayak PwC, EY, Deloitte, dan KPMG itu cuma mimpi yang nggak bisa digapai? Kawan Kobi pasti bisa wujudin mimpi itu kok, asalkan kamu udah pegang strategi yang tepat!

 

Sekarang, Kawan Kobi udah pegang 13 bocoran pertanyaannya. Tinggal gimana cara eksekusinya itu ada di tangan kamu. Pastiin juga Kawan Kobi jago ngejawab pakai Metode STAR, luwes nanganin masalah beda zona waktu, dan siap ngadepin budaya kerja lokal sana yang serba cepat.

 

Tapi ingat, persiapan teknis di belakang layar juga nggak boleh kendor! Asah terus skill bahasa kamu, rajin-rajin update wawasan soal tren makroekonomi global, dan pastiin first impression kamu kelihatan rapi dan profesional pas interview nanti.

 

Biar Kawan Kobi makin ready ngadepin interview kerja di luar negeri, update info beasiswa Asia, sampai hacks nembus kampus top dunia, yuk langsung meluncur dan pencet tombol follow Instagram Kobi Education sekarang juga, ya!

 

Yǒu zhì zhě, shì jìng chéng.

 

Di mana ada kemauan, di situ pasti ada jalan.

 

Referensi: 

Tentang Penulis Tim Kobi
Ditulis oleh Tim Editorial Kobi yang berpengalaman dalam memberikan informasi seputar beasiswa, tes IELTS dan SAT, serta persiapan studi S1 di luar negeri.
Mau up to date sama artikel terbarunya Kobi? Yuk subscribe sekarang! 👇

Cek privacy policy disini!

Search Your Article

Jangan lewatkan kesempatan emas untuk kuliah ke luar negeri! Yuk mulai cari informasimu sekarang!