5 Jenis Beasiswa LPDP di 2026, Serta Berbagai Syarat dan Timelinenya!

Kawan Kobi, berencana daftar LPDP tahun ini? Yuk, kenali 6 jenis Beasiswa LPDP lengkap dengan syarat dan timeline biar peluang lolos makin besar!

Share:

kobi education-jenis beasiswa lpdp-gambar logo lpdp untuk artikel mengenai berbagai jenisnya

Sumber Gambar: https://lpdp.kemenkeu.go.id/ 

 

Lagi ngerencanain daftar LPDP tahun ini, Kawan Kobi? Jangan asal daftar, yuk kenali dulu berbagai jenis Beasiswa LPDP yang tersedia. 

 

Mulai dari beasiswa umum hingga afirmasi, LPDP punya banyak pilihan sesuai kebutuhanmu. Plus, ada syarat dan timeline penting yang harus kamu tahu biar peluang lolos makin besar. Yuk, simak terus penjelasannya!

Lagi Cari Beasiswa yang Pas? Cek 7 Jenis Beasiswa LPDP 2025 Yang Bisa Kamu Coba!

LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) selalu jadi salah satu beasiswa yang banyak diincar oleh mahasiswa yang ingin melanjutkan Studi S2 atau S3, baik di dalam negeri maupun luar negeri. 

 

Kenapa? Karena beasiswa ini enggak cuma nge-cover biaya kuliah dan biaya hidup, tapi juga kasih banyak benefit lain, mulai dari tunjangan buku, dana penelitian, asuransi kesehatan, hingga tiket pesawat PP.

 

Beasiswa ini punya beberapa jenis, lho, yang masing-masing disesuaikan dengan latar belakang dan tujuan kamu. Per tahun ini, LPDP memiliki kategori beasiswa yang disesuaikan dengan bidang industrinya.

 

Nah, kalau kamu tertarik untuk apply Beasiswa LPDP 2026, berikut adalah 6 jenis Beasiswa LPDP yang bisa kamu coba!

1. Beasiswa Industri Strategis

Ini dia salah satu jenis LPDP terbaru, yakni LPDP STEM Industri Strategis. Sesuai dengan namanya, bidang studi yang dibiayai program ini berfokus mengembangkan 8 industri strategis Indonesia beserta 2 bidang pendukungnya, yaitu Kebijakan Publik dan Hukum. 

 

Nah, bidang yang jadi fokus program ini apa aja, sih? Ini list lengkapnya:

    • Kesehatan;
    • Ketahanan Pangan;
    • Digitalisasi; 
    • Hilirisasi;
    • Pertahanan;
    • Material Maju dan Manufaktur;
    • Energi;
    • Maritim;
    • Kebijakan Publik dan Hukum; 
    • Bisnis dan Ekonomi;
    • Kewirausahaan dan Industri Kreatif.

 

Untuk daftar universitas yang dapat didaftarkan, kamu bisa cek langsung ke booklet resmi dari LPDP.

 

Syarat:

    • Usia: Maksimal 35 tahun untuk Jenjang Magister dan 40 tahun untuk Jenjang Doktor pada 31 Desember di tahun pendaftaran;
    • IPK: Minimal IPK 3,00 untuk magister dan 3,25 untuk doktor (dari skala 4,00). Jika kamu mendaftar untuk program Doktor dari program Magister penelitian, dan tidak memiliki IPK, kamu harus melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asall
    • Bahasa Inggris: Harus memiliki Sertifikat TOEFL/IELTS/PTE Academic yang diterbitkan dalam 2 tahun terakhir.
        • IELTS: 6,0 (S2 & S3 PTDN); 6,5 (S2 PTLN); 7,0 (S3 PTLN)
        • TOEFL iBT: 61 (S2 PTDN); 70 (S3 PTDN); 80 (S2 PTLN); 94 (S3 PTLN)
        • PTE Academic: 50 (S2 & S3 PTDN); 58 (S2 PTLN); 65 (S3 PTLN)
    • Rekomendasi (Tidak Wajib): Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi yang dapat mendukung aplikasi kamu. Surat yang dikeluarkan maksimal 1 tahun.
    • Khusus Kewirausahaan dan Industri Kreatif:
        • Mengunggah proposal bisnis bagi yang sudah memiliki usaha maupun belum. Isi proposal bisnis tersebut adalah: 
              • Ide atau gambaran produk/bisnis;
              • Analisis pasar;
              • Pendiri usaha (founder);
              • Rencana produk dan pemasaran;
              • Rencana produksi/operasi;
              • Rencana pengembangan;
              • Rencana keuangan.
        • Mengunggah surat pernyataan komitmen sesuai format resmi, yang ditandatangani di atas materai, serta diketahui Rektor atau Dekan Perguruan Tinggi yang akan/sudah memiliki program kewirausahaan. Surat tersebut berisi komitmen pengabdian atau menjadi bagian dalam memperkuat tenaga pendidik di Perguruan Tinggi sesuai ketentuan masa pengabdian di LPDP.

2. Beasiswa SHARE

Nah, skema ini juga salah satu yang terbaru dari LPDP. Beasiswa SHARE adalah singkatan dari Social, Humanities, Art for People, Religious Studies, Economics. Yap, beasiswa SHARE ini lebih berfokus pada Ilmu Humaniora, Sosial, dan konomi.

 

Untuk syarat umumnya, kamu bisa cek penjelasan MinBi di bawah ini.

    • Usia: Maksimal 35 tahun untuk jenjang magister dan 40 tahun untuk Jenjang Doktor pada 31 Desember di tahun pendaftaran.
    • IPK: Minimal IPK 3,00 untuk magister dan 3,25 untuk Doktor (dari skala 4,00). Jika kamu mendaftar untuk program Doktor dari program Magister penelitian, dan tidak memiliki IPK, kamu harus melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.
    • Bahasa Inggris: Harus memiliki Sertifikat TOEFL/IELTS/PTE Academic yang diterbitkan dalam 2 tahun terakhir.
        • IELTS: 6,0 (S2 & S3 PTDN); 6,5 (S2 PTLN); 7,0 (S3 PTLN);
        • TOEFL iBT: 61 (S2 PTDN); 70 (S3 PTDN); 80 (S2 PTLN); 94 (S3 PTLN);
        • PTE Academic: 50 (S2 & S3 PTDN); 58 (S2 PTLN); 65 (S3 PTLN);
    • Rekomendasi (Tidak Wajib): Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi yang dapat mendukung aplikasi kamu. Surat yang sudah dirilis maksimal 1 tahun.
    • Personal Statement: Sebuah esai 1.500-2.000 kata yang berisi kelemahan dan kekuatan diri, proses pembelajaran diri dari pengalaman yang membanggakan atau kurang membanggakan, dan kesiapan pendaftar untuk melanjutkan studi.
    • Komitmen Kembali ke Indonesia: Menulis esai komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.

3. Beasiswa Akselerasi Pada Universitas Unggulan

Program beasiswa ini juga terbilang baru, Kawan Kobi. Sesuai dengan namanya, beasiswa ini ditujukan bagi kamu yang ingin menempuh studi magister dan doktor di universitas unggulan. Timeline seleksinya lebih cepat daripada LPDP Reguler.

 

Nah, berikut syaratnya:

    • Usia: Maksimal 35 tahun untuk jenjang magister dan 40 tahun untuk Jenjang Doktor pada 31 Desember di tahun pendaftaran;
    • IPK: Minimal 3,25 dari skala 4. Khusus untuk pendaftar Jenjang Magister dan Doktor yang telah memiliki LoA tidak dipersyaratkan batas nilai minimal IPK;
    • Bahasa Inggris:
        • TOEFL: 94;
        • IELTS: 7,0;
        • PTE Academic: 65.
    • LoA: Wajib dilampirkan oleh pendaftar jenjang S2 sesuai dengan ketentuan LPDP. Untuk Jenjang S3 tidak wajib, dapat melampirkan maksimal tiga program studi beserta bukti pendaftaran.
    • Rekomendasi (Tidak Wajib): Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi yang dapat mendukung aplikasi kamu. Surat yang sudah dirilis maksimal 1 tahun.
    • Personal Statement: Sebuah esai 1.500 – 2.000 kata yang berisi kelemahan dan kekuatan diri, proses pembelajaran diri dari pengalaman yang membanggakan atau kurang membanggakan, dan kesiapan pendaftar untuk melanjutkan studi.
    • Komitmen Kembali ke Indonesia: Menulis esai komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia.

4. Beasiswa Kerja Sama Khusus

Beasiswa ini merupakan hasil kerja sama LPDP dengan berbagai instansi pemerintah, seperti Kemenpora, BRIN, Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI), dan Rumah Sakit Pendidikan.

 

Nah, beasiswa kerja sama khusus yang diberikan pun adalah sebagai berikut:

    • Beasiswa Kerja Sama Khusus LPDP Penghargaan dan Peningkatan Prestasi Keolahragaan;
    • Beasiswa Kerja Sama Khusus LPDP Pendidikan Kader Ulama/Ulama Perempuan;
    • Beasiswa Dokter Spesialis Pada Rumah Sakit Pendidikan Sebagai Penyelenggara Utama;
    • Beasiswa Kerja Sama Khusus LPDP Dokter Spesialis/Subspesialis;
    • Beasiswa Kerja Sama Khusus LPDP Talenta Riset dan Inovasi Nasional;
    • Program Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research.

 

Syarat Umum:

    • Usia: 
        • Jenjang S2: 
            • 35 tahun (Dokter Spesialis);
            • 40 tahun (Pendidikan Kader Ulama/Ulama Perempuan, Keolahragaan – Jalur Peningkatan Prestasi);
            • 45 tahun, khusus Keolahragaan – Jalur Penghargaan Prestasi);
        • Jenjang S3: 
            • 25 tahun (Program Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research – Fast Track);
            • 27 tahun (Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research – Doktor);
            • 40 tahun (Program Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research);
            • 45 tahun (Pendidikan Kader Ulama/Ulama Perempuan, Dokter Subspesialis);
            • 50 tahun (Keolahragaan – Jalur Penghargaan Prestasi).
    • IPK:
        • Minimal 3,00 dari 4,00 untuk Jenjang Sarjana atau profesi Dokter (Program Dokter Spesialis dan Subspesialis);
        • Minimal 3,00 dari 4,00 (Pendidikan Kader Ulama/Ulama Perempuan – Magister, Keolahragaan – Jalur Peningkatan Prestasi – Doktor);
        • Minimal 3,25 dari 4,00 (Pendidikan Kader Ulama/Ulama Perempuan – Doktor, Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research);
        • Minimal 2,50 dari 4,00 (Keolahragaan – Jalur Peningkatan Prestasi – Magister);
        • Skor Kemampuan Bahasa Inggris: Skor IELTS/TOEFL/PTE Academic sesuai persyaratan;
    • Esai: Personal statement, komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, serta rencana kontribusi di Indonesia.

5. Beasiswa Partnership, Double Degree, dan Joint Degree Programs

Selain punya program kerja sama dengan instansi dalam negeri, LPDP juga memiliki beasiswa yang berkolaborasi dengan perguruan tinggi terbaik dunia, loh! 

 

Ada berbagai beasiswa yang bisa kamu daftarkan, mulai dari UNSW, Tsinghua University, hingga beasiswa kerja sama negara seperti Prancis dan Belanda.

    • Beasiswa Co-Funding Tahap 1 Tahun 2026: LPDP – UNSW Program Doktor;
    • Beasiswa Co-Funding Tahap 1 Tahun 2026: LPDP – NUS Program MSVC;
    • Beasiswa Co-Funding Tahap 1 Tahun 2026: LPDP – Tsinghua Master of Finance;
    • Beasiswa LPDP – University of Dundee United Kingdom Program Doktor Bidang Ilmu Hayati (Life Sciences);
    • Beasiswa LPDP – University of Dundee Program Master Bidang Energi dan Ilmu Hayati (Life Sciences);
    • Beasiswa LPDP – University of Dundee Program Doktor Bidang Energi;
    • Beasiswa LPDP – UST Korea Program Master dan Doktor;
    • Beasiswa LPDP – France Program Master;
    • Beasiswa LPDP – NUS Business School Program Master;
    • Beasiswa LPDP – Netherlands Program Master;
    • Program Double Degree dan Joint Degree LPDP.

 

Syarat:

    • Usia: Sesuai ketentuan masing-masing program;
    • IPK: Sesuai ketentuan masing-masing program;
    • Bahasa Inggris: Sertifikat TOEFL/IELTS/PTE yang valid dalam 2 tahun terakhir;
    • Surat Rekomendasi: Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi maksimal 1 tahun setelah dikeluarkan (opsional);
    • Esai: Personal statement, komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, serta rencana kontribusi di Indonesia.

Sudah Paham Timeline LPDP? Ini Timeline LPDP 2026: Dari Pendaftaran Hingga Pengumuman

Kalau kamu lagi nungguin info tentang Beasiswa LPDP 2025, mending catat timeline lengkapnya dari pendaftaran sampai pengumuman, biar enggak ketinggalan momen penting! 

 

Melansir dari laman resmi LPDP, setiap jenis Beasiswa LPDP, baik reguler, afirmasi, maupun yang lainnya, punya jadwal yang sama, jadi kamu bisa siap-siap dari sekarang! Yuk, simak dengan cermat supaya enggak ada yang terlewat!

 

Tahapan Seleksi

Tanggal (Tahap 1)

Estimasi Tanggal (Tahap 2) 

Pendaftaran Seleksi

22 Januari – 23 Februari 2026

Juni – Juli 2026

Seleksi Administrasi

24 Februari – 12 Maret 2026

Agustus 2026

Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi

13 Maret 2026

Agustus 2026

Pengajuan Sanggah

14-17 Maret 2026

Agustus 2026

Pengumuman Hasil Sanggah

10 April 2026

September 2026

Seleksi Bakat Skolastik

15-28 April 2026

September 2026

Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik

30 April 2026

Oktober 2026

Seleksi Substansi

4 Mei – 12 Juni 2026

November 2026

Pengumuman Hasil Seleksi Substansi

22 Juni 2026

November 2026

Periode Perkuliahan (Paling Cepat)

Bulan Juli 2026

Januari 2027

 

Udah Tahu Mau Ambil Program Apa?

Mulai dari beasiswa reguler, targeted, hingga program spesial lainnya, setiap jenis beasiswa LPDP ini bisa jadi kesempatan besar untuk kamu mengembangkan karier dan pengetahuan. 

 

Jangan lupa, setiap beasiswa punya syarat dan timeline yang harus kamu penuhi, jadi pastikan kamu enggak kelewatan informasi pentingnya, ya!

Belum Punya Sertifikat IELTS Buat Daftar LPDP? Yuk Siapin Bareng Kobi!

Udah semangat daftar LPDP, tapi malah kepentok di syarat Sertifikat IELTS? Atau mungkin kamu masih ragu bisa dapet skor sesuai ketentuan? 

 

Padahal, LPDP mensyaratkan kamu untuk punya skor IELTS tertentu, loh! Untuk daftar S2 PTLN, kamu butuh skor 6,5. 

 

Kalau kamu mau daftar kampus top dunia, seperti Harvard, kamu wajib menyiapkan skor 6,5 hingga 7,0.

 

Sayang banget kalau kamu gagal daftar karena nilai IELTS yang kurang, kan?

 

Padahal, hal itu bisa diantisipasi kalau kamu siapin dari sekarang, loh. Terlebih, masih ada waktu buat kejar IELTS sebelum LPDP Tahap 2 dibuka pada Juni 2026 ini!

 

Biar target skor IELTS tercapai, yuk ikut Kelas IELTS Master di Kobi Education!

 

Selama 3 bulan, kamu bakal belajar secara intensif untuk dapat skor IELTS terbaikmu! 

 

Bareng Expert Mentor, kamu bakal belajar 4 subtes IELTS secara menyeluruh. Ada berbagai jadwal kelas yang tersedia, baik weekend ataupun weekdays. Pokoknya, bisa disesuaiin dengan kesibukan di kantor ataupun kuliah, nih.

 

Bonusnya, kamu bakal dapat fasilitas 2x IELTS Prediction Tests, yang bisa bantu ukur kemampuan kamu. Oke banget, kan?

Kawan Kobi, belajar IELTS itu bukan cuma buat keperluan berkas aja. Tapi, kamu akan disiapkan untuk berbahasa Inggris level akademis di kampus impianmu.

 

Tunggu apa lagi? Yuk, kejar skor IELTS terbaikmu bareng Kobi!

Daftar Isi

Tentang Penulis Tim Kobi
Artikel ini ditulis oleh Tim Editorial Kobi Education, yang telah berpengalaman lebih dari 5 tahun dalam memberikan informasi seputar beasiswa luar negeri, tips IELTS, TOEFL, SAT, sampai arahan membantu orang tua mengenai study abroad anak mereka
Mau up to date sama artikel terbarunya Kobi? Yuk subscribe sekarang! 👇

Cek privacy policy disini!

Wajib Baca Artikel Ini!