Gambaran Biaya Hidup di Korea, Merapat Yang Mau Study Abroad

Share:

kobi education-gambaran biaya hidup di korea-gambar salah satu kota di korea selatan

Gambaran biaya hidup di Korea bisa jadi patokan kamu buat study abroad. Kira-kira kuliah di Korea Selatan butuh uang saku berapa, ya?

 

Negeri ginseng ini bukan cuma terkenal karena dunia hiburannya, tapi juga kualitas pendidikan. For your information, berdasarkan PISA (Programme for International Student Assessment), program penilaian performa akademis pelajar internasional, Korea Selatan menempati posisi 5.

 

Maka enggak heran, banyak mahasiswa internasional mengincar program beasiswa negara ini, seperti Global Korea Scholarship dan Beasiswa KOICA. 

 

Kalau kamu mau ikutan kuliah di Korea, kepoin dulu biaya hidupnya!

Gambaran Biaya Hidup di Korea Selatan

Layaknya Indonesia, pengeluaran hidup di Korsel juga tergantung sama kota yang kamu tempati. Life expenses di Seoul bisa lebih mahal dibanding Busan. Selain kota yang ditempati, mahal-murahnya life expenses juga bergantung pada pengelolaan keuangan kamu.

 

Kira-kira, berapa ya biaya hidup di South Korea?

 

Simak, yuk, perkiraannya!

1. Akodomasi

Ada berbagai jenis pilihan akomodasi. Harganya bervariasi, tergantung fasilitas yang kamu dapatkan. 

 

    • Asrama – Universitas umumnya memiliki asrama mahasiswa. Biasanya dihuni oleh dua hingga enam orang. Harga sewanya ₩150.000 – ₩600.000 per bulan (Rp1.600.000 – Rp6.600.000). Tidak ada sistem deposit.
    • One Room – Hanya satu ruangan, terdiri dari tempat tidur, meja, kursi, lemari, pantry, dan kamar mandi. Harga sewa satu unit berkisar ₩400.000 – ₩1.600.000 (Rp4.500.000  Rp17.800.000). Namun, ada deposit sekitar ₩5.000.000 (Rp55.000.000). Nantinya deposit ini akan dikembalikan kalau kamu sudah selesai menempati.
    • Two Room Terdiri dari dua ruangan terpisah. Cocok kalau ingin tinggal bareng teman. Harga sewanya berkisar ₩800.000 – ₩2.500.000 (Rp9.000.00 – Rp28.000.000).
    • Kosan – Kalau mencari alternatif lebih murah, bisa pilih kos-kosan atau goshiwon. Ruangannya berukuran 2×3 meter dengan kasur dan meja belajar yang menyatu. Harga sewa sekitar ₩150.000 – ₩600.000 (Rp1.500.000 – Rp6.200.000) per bulan.

2. Makanan

Sebagai anak rantau, kebutuhan perut tidak boleh luput dari catatan. Harga makanan berkisar ₩6.000–₩10.000 atau setara Rp65.000–Rp110.000

 

    • Minimarket – Banyak pilihan camilan dan makanan berat, seperti kimbab, rice box, salad, mie instan, dan lain-lain. Harganya mulai dari ₩1.000 (Rp12.000).
    • Kantin Kampus – Kalau mau kenyang, tapi tetap terjangkau, kamu bisa makan siang di kampus. Harganya kurang dari ₩7.000 (Rp72.000).
    • Street Food Kurang lengkap kalau belum coba jajanan pinggir jalan, seperti odeng atau tteokbokki. Harganya berkisar ₩2.000-₩4.000 (Rp25.000-Rp45.000).
    • Restoran – Untuk makan di restoran, kamu perlu mengeluarkan uang setidaknya ₩10.000 (Rp120.000).
    • Bahan Makanan – Biar lebih hemat, beli bahan makanan dan masak sendiri di rumah. Harga bahan makanan mulai dari ₩1.500 (Rp18.000).

3. Transportasi

Sebagai mahasiswa, kamu pasti mengandalkan transportasi umum, seperti bus, kereta, dan taxi. Berikut rincian biaya yang harus kamu keluarkan:

 

    • Bus – Tarif dasar sekali jalan adalah  ₩1.500 (sekitar Rp18.000). Cocok untuk perjalanan antar kota.
    • Subway – Tarif dasar sekali jalan ₩1.400 (sekitar Rp17.000).
    • Taxi – Sejauh 2 kilometer pertama tarifnya ₩3.800 (sekitar Rp45.000). Tarif selanjutnya ₩1.000 (sekitar Rp12.000). Lebih mahal di malam hari dan hari llibur.
    • Kereta Bawah Tanah – Mulai dari ₩1.250 (sekitar Rp15.000) sekali jalan. 

 

Kamu disarankan membeli kartu transportasi umum, seperti T-Money atau Cashbee untuk menghemat perjalanan. Kartu ini dapat dibeli di berbagai tempat, seperti stasiun kereta, toko serba ada, dan mesin penjual otomatis.

4. Hiburan

Butuh hiburan untuk melepas penat setelah belajar? Kamu bisa menonton film atau karaoke bersama teman. Harganya mulai dari ₩10.000 atau setara Rp120.000.

5. Kebutuhan Lain

Untuk internet dan pulsa, kamu harus mengeluarkan uang sekitar ₩28.000 – ₩66.000 (Rp337.000 – Rp794.000) per bulan. Kalau tinggal di apartemen, listrik, air, pendingin ruangan, pemanas ruangan, dan sampah mulai dari ₩66.000 (Rp3.500.000). Kebutuhan lain, seperti membeli alat mandi, perawatan diri, atau camilan setidaknya ₩100.000 (Rp1.200.000)


Berdasarkan rincian tersebut, kamu harus menyiapkan biaya hidup setidaknya ₩1.000.000 – ₩1.500.000 atau setara Rp12 juta – Rp18 juta per bulan.

Kenapa Harus Study Abroad ke Korea Selatan?

1. Kemudahan Fasilitas

Selama kuliah di negeri ginseng, kamu enggak perlu khawatir karena fasilitas di negara ini rantau friendly. Negara maju ini punya infrastruktur publik yang baik, transportasi umum memadai, akses wifi di setiap sudut kota, bahkan minimarket 24 jam.

2. Biaya Kuliah Lebih Terjangkau

Kalau dibandingkan dengan negara maju lainnya, seperti Eropa dan Amerika Serikat, biaya kuliah di Korsel lebih terjangkau. 

 

Biaya kuliah universitas negeri rata-rata sekitar Rp46 juta per tahun, sedangkan universitas swasta rata-rata sebesar Rp93 juta per tahun. Lebih murah dibandingkan biaya kuliah di Amerika Serikat yang mencapai Rp850 juta per tahun.

 

Gambaran biaya hidup di Korea Selatan juga lebih rendah dibandingkan negara maju lainnya. Cocok buat kamu yang mau kuliah di negara maju dengan biaya terjangkau.

3. Kualitas Pendidikan Tinggi

Korsel juga terkenal dengan sistem pendidikannya yang unggul, lho. Melansir dari QS World University Ranking (WUR), beberapa universitas di Korsel telah diakui dan masuk peringkat dunia, seperti Seoul National University, Korea University, dan Yonsei University

List Beasiswa Korea Selatan

1. Global Korean Scholarship

Pemerintah Korea Selatan memberikan beasiswa penuh kepada mahasiswa internasional yang ingin kuliah Jenjang D3/S1/S2/S3. Pendaftaran ditutup bulan September/Oktober (D3/S1) dan Maret (S2/S3).

 

Beasiswa ini termasuk populer dan menjaring banyak peminat. Kenapa, sih, harus banget daftar GKS?

    • Fully funded;
    • Bebas pilih ratusan kampus;
    • Gratis kursus Bahasa Korea;
    • Tidak wajib pulang ke negara asal;
    • Tanpa syarat LoA;
    • Tidak wajib tes IELTS atau TOEFL.

2. Gwangju Institute of Science and Technology (GIST)

Gwangju Institute of Science and Technology menawarkan beasiswa kepada mahasiswa internasional untuk melanjutkan studi S2 dan S3. Apa aja keuntungannya?

 

    • Biaya kuliah penuh;
    • Tunjangan bulanan;
    • Akomodasi;
    • Tiket pesawat pulang-pergi;
    • Asuransi kesehatan.
  •  

3. KOICA Scholarship

Beasiswa ini diberikan oleh Korea International Cooperation Agency (KOICA) untuk melanjutkan studi S2. KOICA Scholarship termasuk beasiswa fully funded

 

Tapi, beasiswa ini cuma bisa diikuti oleh mereka yang bekerja pada sektor pemerintahan, termasuk PNS dan lembaga NGO.

  •  

4. KAIST International Student Scholarship

Beasiswa ini ditawarkan oleh KAIST University untuk studi Jenjang S1. Banyak jurusan yang bisa kamu pilih. 

 

KAIST International Student Scholarship juga termasuk beasiswa fully funded, lho. Pendaftarannya dibuka mulai bulan Agustus hingga September.

Nah, itu dia gambaran biaya hidup di Korea yang harus kamu tahu. Yuk, kejar mimpimu kuliah di sana dengan prepare diri dari sekarang. Semoga berhasil!

Daftar Isi

Artikel Lainnya

Ingin up to date dengan artikel terbaru Kobi? Yuk subscribe sekarang 👉

Cek privacy policy disini