Key Higlights:
- Gagal SNBP bukan akhir, masih ada peluang kuliah ke luar negeri, kamu bisa memulainya dengan cari berbagai informasi yang mendukung tujuan barumu;
- Kampus luar negeri nggak bergantung pada SNBP, tapi banyak aspek salah satunya Bahasa Inggris;
- Strategi yang tepat penting buat kamu yang pengen study abroad, biar nggak salah ambil jalan, seperti siapin dokumen dasar berupa CV, rapor, sampai ijazah.
Setiap tahunnya, ada 500 sampai 600 ribu siswa yang harus menghadapi kenyataan pahit karena gagal lolos SNBP.
Â
Persaingan yang ketat membuat jalur ini tidak bisa diandalkan sebagai satu-satunya harapan.
Â
Saat dihadapkan pada situasi ini, Kawan Kobi perlu berpikir lebih terbuka dan strategis dalam menentukan langkah selanjutnya.
Â
Lalu, apa aja yang bisa dilakukan setelah gagal SNBP agar tetap bisa melanjutkan studi, bahkan hingga ke luar negeri?
Â
Simak artikel ini sampai selesai ya!
Gagal SNBP? Inilah Langkah-Langkah Strategis Yang Bisa Kamu Lakukan!
1. Reset Mindset
Ubah perspektifmu, karena SNBP gagal, bukan berarti kamu nggak bisa kuliah. SNBP itu hanya salah satu jalur masuk kamu kuliah, bukan satu-satunya jalur.
Â
Banyak jalur lain, terutama buat kamu yang tertarik buat nyoba kuliah ke luar negeri, bisa melalui beasiswa atau jalur mandiri dengan biaya pribadi.
2. Kumpulkan Informasi Seputar Study Abroad
Langkah awal yang paling penting adalah cari informasi sebanyak mungkin, tapi tetap pada jalur yang sesuai.
Â
Misalnya, kamu bisa mulai cari tau negara tujuan, biaya kuliah, bahasa yang digunakan, sampai syarat masuk kampusnya.
Â
Gunakan sumber yang mudah diakses dan resmi ya, seperti website dan media sosial kampus atau lewat YouTube.
3. Tentukan Intake Tercepat
Setelah Kawan Kobi udah dapetin semua informasi penting yang dibutuhkan untuk studi ke luar negeri, langkah selanjutnya ialah menentukan intake.
Â
Intake adalah waktu kamu mulai kuliah, umumnya jika di luar negeri terdapat dua waktu yaitu saat Fall (sekitar September) atau Spring (sekitar Januari).
Â
Jika pengumuman SNBP biasanya sekitar Maret dan ingin kuliah di tahun yang sama, maka kamu bisa mencoba mendaftar ke kampus yang masuk kuliahnya pada September.
4. Siapkan Dokumen Dasar Secepat Mungkin
Ada berbagai dokumen dasar yang bisa kamu siapkan sesegera mungkin, seperti paspor, rapor atau ijazah, hingga CV.
Â
Pada tahap ini, kamu nggak harus fokus ke arah sempurna, seenggaknya dilengkapi terlebih dahulu dokumen dasar yang sekiranya diminta.
Â
Dokumen bisa diperbaiki sambil jalan, tapi kamu belum ada sama sekali, kamu nggak bisa mulai daftar ke kampus manapun.
5. Kejar Sertifikat Bahasa
Bahasa Inggris selalu jadi syarat utama buat bisa tembus ke kampus luar negeri, dan IELTS seringkali jadi syarat yang wajib buat dipenuhi pendaftar.
Â
Misalnya, University of British Columbia yang memberlakukan syarat IELTS dengan minimal skor 6.5 atau Tsinghua University yang juga meminta IELTS sebagai persyaratan administrasinya.
Â
Kalau kamu ngerasa udah punya kemampuan Bahasa Inggris yang mumpuni, gas aja buat langsung ambil jadwal ujian.
Â
Tapi, kalau kamu ngerasa perlu improvement lebih, coba belajar kembali atau ambil kursus, sambil nunggu pendaftaran kampus yang kamu tuju dibuka.
6. Cari Beasiswa Dengan Syarat Yang Nggak Ribet
Setiap beasiswa jelas punya aturan yang berbeda.Â
Â
Kalau kamu pengen proses yang cepat dan nggak ribet, coba cari beasiswa yang nggak butuh banyak syarat buat dipenuhi di awal.
Â
Misalnya, nggak mewajibkan buat upload sertifikat bahasa terlebih dahulu atau boleh pakai Surat Keterangan Lulus, kalau semisal Ijazah SMA-mu belum keluar.
Â
Ada beasiswa yang nggak ngewajibin pendaftarnya buat lampirin sertifikat bahasa lho, yaitu Romanian Government Scholarship, mungkin bisa jadi salah satu opsi yang juga bisa kamu coba.
Baca Juga Artikel Ini: 11 Cara Mengatur Waktu di Tengah Padatnya Jadwal Sekolah untuk Persiapan Study Abroad!
7. Nggak Terpaku Mendaftar ke Satu Kampus
Kalau kamu udah mutusin buat nyoba study abroad, penting banget buat bikin beberapa opsi.Â
Â
Contohnya, Plan A daftar ke National University of Singapore, Plan B daftar ke University of Toronto, Plan C daftar ke KAIST.
Â
Kita nggak pernah tau, plan mana yang bakal jadi titik keberhasilan kita, tapi dengan nyiapin berbagai opsi dapat bantu ningkatin peluang kamu lolos studi di luar negeri.
8. Siapin Mental untuk Hadapi Culture Shock di Negeri Orang
Kuliah ke luar negeri nggak hanya ngomongin tentang akademik, tapi juga adaptasi hidup selama di negara orang.
Â
Ketika di luar negeri, kamu akan menghadapi beragam culture yang mungkin akan buat kamu kaget, karena ngerasa beda banget sama di Indonesia.
Â
Untuk itu, penting banget untuk siap belajar hal baru dan punya mindset nggak gampang nyerah, kalau nggak, kamu bakalan susah adaptasi selama di sana.
9. Jangan Panik dan Tetap Tenang
Gagal SNBP memang bikin kecewa, tapi keputusan yang diambil saat panik justru sering jadi kurang tepat.
Â
Daripada buru-buru ngambil keputusan tanpa pertimbangan, mending kamu jeda sebentar untuk menenangkan diri dan melihat opsi yang masih bisa dimaksimalkan.
Â
Saat kamu tenang, pikiran bisa menjadi lebih jernih, mulai dari memilih kampus, menentukan negara, sampai menyusun langkah selanjutnya untuk pendaftaran.
10. Ambil Gap Year
Langkah paling terakhir jika memang dari segala aspek kamu belum siap, maka mau nggak mau kamu sepertinya perlu gap year terlebih dahulu.
Â
Meskipun kesannya bakal tertinggal dan pikiran nggak karuan karena ngeliat teman udah mulai kuliah. Tapi gap year juga punya keuntungan kok Kawan kobi.
Â
Ketika gap year, kamu bisa mempersiapkan segalanya lebih matang, mulai dari bahasa asing, esai, sampai motivation letter, sehingga saat pendaftaran dibuka kamu udah dalam kondisi yang siap.
Baca Juga Artikel Ini: 10 Langkah Awal Supaya Sukses Kuliah ke Luar Negeri Yang Perlu Kamu Ketahui!
Gimana? Jadi Makin Beranikan Buat Ambil Keputusan Sekarang!
Setelah tau berbagai langkahnya, kini saatnya kamu mulai ambil keputusan.Â
Â
Jangan terlalu lama menimbang ya Kawan Kobi, takutnya kesempatan yang masih terbuka hilang gitu aja.
Â
Ingat, rencanamu boleh berubah karena gagal SNBP tahun ini, tapi tujuanmu untuk tetap dapat kuliah bisa kamu capai selama kamu berani melangkah.
Mau Nggak Keteteran Saat Kelas 12? Yuk Mulai Persiapan Bahasa Dari Sekarang
Dari semua tahapan yang udah MinBi spill sebelumnya, hal yang perlu kamu perhatikan adalah terkait bahasa.
Â
Banyak siswa yang baru sadar pentingnya Bahasa Inggris saat Kelas 12, padahal waktu yang tersedia udah sangat terbatas.
Â
Dengan memulainya dari Kelas 10, kamu punya waktu yang lebih panjang untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggrismu.
Â
Daripada bingung dan ngerasa sulit belajar sendiri, mending bareng Kobi aja lewat Program IELTS Exclusive!
Â
Ada berbagai benefit yang bisa kamu dapetin dan nggak bakal rugi deh kalau ikutan!
- Free Konsultasi Persiapan Beasiswa: Takut salah langkah? Kamu bakal dibimbing langsung, jadi nggak perlu trial and error sendirian!
- Durasi Belajar Selama 1,5 – 3 bulan: Program ini fokus dan terarah, jadi kamu tetap bisa kejar target tanpa buang waktu!
- Kelas Semi Privat 3-6 Siswa: Cocok buat kamu yang sering nggak fokus dan minder kayak di kelas besar
Kalau kamu mau tau lebih banyak informasi beasiswa, follow Instagram Kobi ya. Di sana, kamu bakal dapetin informasi beasiswa paling update deh pokoknya.Â
Â
Nggak hanya satu-dua informasi, tapi sampai puluhan, semuanya udah disiapin khusus kamu pejuang beasiswa.