Estimasi Budgeting Kuliah ke Luar Negeri untuk S2 di China, Mulai Dari Visa Sampai Biaya Hidup!

Kira-kira berapa ya budgeting kuliah ke luar negeri untuk S2 di Cina? Cek estimasi biaya tes bahasa, visa, biaya kuliah, sampai biaya hidup bulanan versi MinBi di sini!

Share:

kobi education-budgeting kuliah ke luar negeri untuk s2 di china-gambar berbagai perkumpulan wisudawan yang sedang berkumpul di depan logo salah universitas china terbaik

Key Takeaways

Kawan Kobi, apakah kamu pernah mendengar ungkapan “carilah ilmu sampai ke negeri China”?

 

Sebagai salah satu negara dengan peradaban tertua di dunia, China tetap eksis menjadi tujuan pelajar di seluruh dunia untuk melanjutkan pendidikan.

 

Tidak terkecuali oleh Kawan Kobi di Indonesia, ada banyak pilihan universitas ternama yang bisa kamu jadikan opsi untuk meneruskan studi, seperti Peking University, Tsinghua University, dan lain-lain.

 

Tapi, satu hal penting yang sering dikhawatirkan oleh Kawan Kobi dan Parents adalah, biaya kuliah ke China mahal, enggak ya?

 

Biar Kawan Kobi dan Parents punya bayangan, MinBi akan spill estimasi biaya kuliah, biaya hidup, serta biaya riset yang harus kamu persiapkan sebelum melanjutkan S2 ke negeri tirai bambu.

 

Yuk, kita hitung bersama!

Apa Saja Jenis Biaya Yang Harus Disiapkan untuk Kuliah S2 Ke China?

Sebelum belajar ke luar negeri, ada beberapa pos pengeluaran yang harus kamu persiapkan untuk melengkapi dokumen serta persyaratan yang diminta oleh universitas.

 

MinBi udah rangkumin 5 biaya wajib yang harus kamu persiapkan sebelum melanjutkan S2 ke China!

1. Biaya Tes Bahasa

Sebelum melanjutkan studi ke luar negeri, sudah pasti kamu harus memiliki sertifikat keahlian bahasa.

 

Untuk lanjut Studi S2 ke China, kamu harus melampirkan hasil tes Bahasa Inggris atau Bahasa Mandarin seperti IELTS, TOEFL, atau HSK.

 

Jika kamu ingin mengikuti Tes IELTS, biaya yang harus kamu bayar untuk mengikuti ujian ini adalah Rp3,600,000 untuk satu kali tes. Kamu bisa melihat jadwal dan lokasi ujian di website penyelenggara.

 

Sedangkan Tes TOEFL iBT, harganya berkisar antara Rp3,806,418 tergantung dari perbedaan kurs saat kamu mendaftar. Perlu diperhatikan jika kamu akan dikenakan biaya tambahan jika terlambat mendaftar atau mengubah tanggal ujian.

 

Untuk ujian kemampuan Bahasa Mandarin atau HSK, biaya ujiannya berkisar antara Rp250,000 – 1,300,000 tergantung dari tingkat yang kamu pilih.

 

Kebutuhan tes bahasa ini bisa kamu sesuaikan dengan persyaratan yang diminta oleh universitas tujuanmu, ya!

2. Biaya Visa

Visa yang kamu butuhkan untuk melanjutkan studi ke China adalah visa X1 untuk durasi tinggal lebih dari 180 hari.

 

Setelah tiba di China, kamu harus mengurus izin tinggal selambat-lambatnya 30 hari sejak kedatangan pertama.

 

Terdapat tarif konsuler yang berlaku hingga 31 Desember 2026. Untuk Kawan Kobi yang baru memproses visa setelah tanggal tertera, harus cek kembali perubahan biayanya, ya.

 

Pembuatan visa ini tersedia dari layanan reguler hingga express.

 

Jenis Visa

Reguler

Express Level 2

Express Level 1

X1

Rp774,000

Rp1,349,000

Rp1,686,000

Resident Permit

Rp1,088,534 – 2,179,940

Cek Kesehatan

Rp1,362,462

 

*) Estimasi biaya visa sudah termasuk pajak 11%

 

Pihak penerbit visa juga memiliki layanan antar jemput pos untuk Kawan Kobi yang berhalangan untuk menyerahkan dokumen secara langsung atau menjemput dokumen jika sudah selesai.

3. Biaya Kuliah

Estimasi biaya kuliah S2 di China bervariasi tergantung dari jurusan yang kamu pilih.

 

Contohnya jika kamu melanjutkan S2 dengan kelas pengantar Bahasa Inggris di Shanghai Jiao Tong University, biaya pendaftaran yang harus kamu bayar di awal adalah 800 RMB (sekitar Rp2,179 juta)

 

Sedangkan untuk biaya kuliah berkisar antara 28,900 RMB hingga 150,000 RMB (sekitar Rp78,854 juta – 408,009 juta) per tahun.

 

Contoh lainnya, jika kamu melanjutkan S2 dengan kelas pengantar Bahasa Inggris di Zhejiang University, biaya pendaftaran yang harus kamu bayar di awal adalah 800 RMB (sekitar Rp2,179 juta)

 

Untuk biaya kuliahnya berkisar antara 30,800 RMB hingga 66,000 RMB (sekitar Rp83,785-179,542 juta ) per tahun

 

Biaya ini sudah termasuk dengan biaya riset di lingkungan kampus, ya!

4. Biaya Buku dan Peralatan Tulis

Saat kuliah, kamu tentu membutuhkan modul belajar, buku tulis, pulpen, dan peralatan tulis lainnya.

 

Biaya modul belajar biasanya terpisah dari biaya kuliah setiap semester. Estimasi biaya yang dibutuhkan untuk membeli modul kuliah adalah 1,000 hingga 2,500 RMB (sekitar Rp2,720 – 6,803 juta) per tahun.

 

Untuk kebutuhan lain seperti buku catatan dan alat tulis, kamu bisa membelinya di toko sekitar atau melalui situs belanja online dengan kisaran biaya Rp1,000 – 11,000 per barang.

5. Kebutuhan Lainnya

Setelah menyiapkan biaya untuk kebutuhan belajar, yang harus kamu persiapkan selanjutnya untuk Studi S2 ke China adalah biaya kebutuhan sehari-hari.

 

Contohnya seperti biaya asuransi kesehatan, tempat tinggal, kebutuhan pokok, transportasi, dan Internet

 

Seperti beberapa opsi tempat tinggal bagi mahasiswa internasional Shanghai Jiao Tong University (SJTU) yang berkisar antara 700-14,900 RMB (sekitar Rp1,905 – 40,610 juta) per tahun.

 

Biaya ini disesuaikan dengan fasilitas kamar yang kamu pilih, ada yang berkapasitas satu orang hingga dua orang.

 

Adapun asuransi kesehatan bagi mahasiswa internasional yang harus dibayar setiap tahunnya sebesar 800 RMB (sekitar Rp2,177 juta).

 

Untuk biaya makan, kamu bisa memanfaatkan kantin universitas agar lebih hemat, lho!

 

Biaya untuk satu kali makan di kantin universitas tentunya sudah disesuaikan dengan budget mahasiswa, berkisar antara 12-17 RMB (sekitar Rp32,762 – 46,413) saja.

 

Selain itu kamu juga bisa, lho memasak makanan sendiri di rumah agar menu harian bisa disesuaikan dengan seleramu!

 

Untuk transportasi di China, kamu bisa memanfaatkan berbagai jenis transportasi umum, seperti bus, subway, taxi, atau sepeda. Biayanya bisa berbeda tergantung daerah tempat kamu tinggal.

 

Contohnya di Shanghai, biaya bus sangat terjangkau hanya 2 RMB (sekitar Rp5,454) per rute. Jika kamu mau mengeksplor wilayah lain dengan subway, tiketnya berkisar antara 1-10 RMB (sekitar Rp2,727 – 27,270)

 

Taks di China juga bisa menjadi opsi jika kamu membutuhkan transportasi yang cepat, biayanya berkisar antara 10-12 RMB (sekitar Rp27,270-32,752 ) per perjalanan, diikuti dengan argo setelah 3 km pertama.

 

Kamu juga bisa menyewa sepeda dengan biaya 3 RMB (sekitar Rp8,181) untuk satu kali pemakaian.

 

Selama di China, tentu kamu juga membutuhkan internet. Jika kamu memilih untuk membeli SIM lokal, biayanya antara 150-250 RMB (sekitar Rp409,063 – 681,771). Kamu sudah mendapatkan 10-30 GB paket Internet dengan durasi 7 hingga 30 hari.

 

Jadi total estimasi biaya kuliah S2 ke China adalah sebagai berikut:

 

Tes Bahasa Inggris

Rp 3,350,000 – 3,600,000

Tes Bahasa Mandarin

Rp 250,000 – 1,300,000

Visa

Rp 774,000 – 1,686,000

Resident Permit

Rp 1,088,534 – 2,179,940

Cek Kesehatan

Rp 1,362,462

Biaya Pendaftaran

Rp 2,179,000

Biaya Kuliah Per Tahun

Rp 78,854 – 408,009 juta

Biaya Modul Per Tahun

Rp 2,720 – 6,803 juta

Biaya Tempat Tinggal Per Tahun

Rp 1,905 – 40,610 juta 

Asuransi Kesehatan Per Tahun

Rp 2,177 juta

Biaya Makan Per Bulan

Rp 2,177 -4,081 juta 

Transportasi Per Bulan

Rp 272,462 – 762,895

Internet 

Rp 409,063 – 681,771

 

*) Biaya yang tercantum disesuaikan dengan kurs per 2 November 2026, ya

 

*) 1 RMB = Rp2,727

Alternatif Beasiswa untuk Melanjutkan Studi Ke China

Kawan Kobi, apakah menurutmu biaya yang harus disiapkan sebelum kuliah ke China sungguh banyak?

 

Jika iya, MinBi punya satu solusi alternatif agar kamu bisa tetap enjoy melanjutkan studi tanpa perlu pusing memikirkan biaya kuliahnya.

 

Kamu bisa mencoba beasiswa yang ditawarkan oleh berbagai lembaga seperti beasiswa universitas atau bantuan dana pendidikan dari pemerintah setempat.

 

Contohnya seperti beasiswa dari China Scholarship Council (CSC) yang memberi bantuan dana pendidikan bagi mahasiswa S2 yang mencakup seluruh biaya kuliah, asrama, dan asuransi.

 

Uang saku bulanannya juga ga kalah menarik lho, Kawan Kobi. Bisa mencapai 3000 RMB (sekitar Rp8,173 juta) per bulan!

Sudah Tahu Estimasi Biayanya Tapi Masih Bingung untuk Persiapan Dokumennya?

Itu dia estimasi berbagai biaya yang kamu butuhkan jika ingin melanjutkan Studi S2 ke China! Banyak banget, ya?

 

Selain menyiapkan biaya untuk studi, kamu juga harus menyiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkan untuk mendaftar ke universitas impian, seperti ijazah dan transkrip nilai, esai personal statement serta study plan, surat rekomendasi, dan masih banyak lagi.

 

Disinilah Kobi Education hadir untuk membantu Kawan Kobi semua dalam mempersiapkan diri dengan Mentoring persiapan kuliah S2 bersama Expert Mentor!

 

Kamu akan dibimbing secara 1-on-1 untuk mempersiapkan segala kebutuhan untuk menaklukkan kampus impian!

Yuk, persiapkan Studi S2-mu ke China dari sekarang! Agar persiapannya matang dan peluangmu untuk lolos semakin besar!

 

Seperti kisah inspiratif dari kak Ami yang one shoot melanjutkan S2 ke Harvard University! Keren banget, kan?

 

Jangan lupa follow Instagram Kobi Education untuk informasi studi ke luar negeri lainnya! 

Tentang Penulis Tim Kobi
Ditulis oleh Tim Editorial Kobi yang berpengalaman dalam memberikan informasi seputar beasiswa, tes IELTS dan SAT, serta persiapan studi S1 di luar negeri.
Mau up to date sama artikel terbarunya Kobi? Yuk subscribe sekarang! 👇

Cek privacy policy disini!

Search Your Article

Jangan lewatkan kesempatan emas untuk kuliah ke luar negeri! Yuk mulai cari informasimu sekarang!